Select Page

Terlampir adalah surat terbuka dari saya pribadi kepada para profesional perminyakan.
Kepada Pak Dr. Ir. Taufan Mahendrajaja mohon disebarluaskan di lingkungan ITB.
Terima Kasih atas bantuannya.

Pembahasan – Edi Sutriono@energi-mp

Gents,

Terlampir adalah surat terbuka dari saya pribadi kepada para profesional perminyakan.
Kepada Pak Dr. Ir. Taufan Mahendrajaja mohon disebarluaskan di lingkungan ITB.
Terima Kasih atas bantuannya.

Tanggapan 1 – Arif.Wibisono@ikpt

Menarik sekali isi surat dari P Edi Sutriono,

Jika melihat lagi archive Milist ini, banyak rekan-rekan profesional G&G tidak bisa memberikan pencerahan karena terbentur tidak adanya data penunjang. Mungkin melalui milist ini P Edy bisa berbagi data sehingga kita bisa saling bersumbang saran untuk yang terbaik.

Salam & mohon maaf jika kurang berkenan

PS: saya pribadi prihatin dengan kondisi P Edi, sebagaimana saya prihatin terhadap ribuan saudara saya korban LUSI

Tanggapan 3 – Indra Prasetyo

Setuju dengan pernyataan Mas Arif. Jika Pak Edi mengatakan bahwa kesimpulan terjadinya musibah lumpur lapindo disebabkan oleh kesalahan pemboran adalah berdasarkan hipotesa yang salah dan penggunaan asumsi dan DATA YANG TIDAK BENAR, mungkin Pak Edi bisa menyampaikan melalui milis ini DATA-DATA YANG BENAR dan dapat dipertanggungjawabka sehingga jika memang musibah lumpur lapindo disimpulkan sebagai bencana alam, maka kesimpulan tersebut dapat dipertanggungjawabkan. Karena jika musibah lumpur lapindo disimpulkan sebagai bencana alam, maka implikasinya akan sangat luas, salah satunya adalah negara akan menanggung kerugian yang jumlah milyaran atau bahkan trilyunan rupiah, darimana negara mendapatkan uang? darimana lagi kalau bukan dari uang rakyat juga alias uang pajak kita2 ini. Kurang lebihnya mohon maaf.

Tanggapan 4 – x.sulistiyono@exxonmobil

Masyarakat milis migas adalah masyarakat ilmiah, sehingga sebaiknya Bapak Edi Sutriono mendiskusikannya dalam forum ini dan diperdebatkan secara scientific pula bahwa masalah lumpur Sidoardjo bukanlah kesalahan pemboran dari sumur BP-1. Penyampaian surat terbuka saja tidaklah cukup.Monggo Pak

Tanggapan 5 – Edi Sutriono@energi-mp

Pak Sulis,

Saya sependapat dengan Pak Sulis, Insya Allah nanti kita akan adakan diskusi di milis ini.

Tanggapan 6 – bonie satria

Segera dibuat aja diskusi nya tolong saya diundang.
Kalau perlu dibuat diskusinya di dekat lusi itu – SBY atau SDJ
Saya melihatnya masalah LUSI ini NANT ( no action no talk )

Tanggapan 7 – Teguh Santoso

Yth Rekan-rekan,

Jika data2 ilmiah yang tidak dangkal sudah disampaikan dan lain-lain, lalu bagaimana jika ada pertanyaan seperti ini’ Jika tidak pernah dilakukan pengeboran di Sidoarjo, apakah semburan lumpur tetap akan terjadi?

Dan jika jawabannya adalah Iya (tanpa dilakukan pengeboran semburan lumpur akan tetap terjadi) maka pastilah kejadian sekarang bukan karena kesalahan pengeboran.

Tanggapan 8 – anton_cahyo_prasetyo

Ikut prihatin, bukan hanya pak edi yg di zolimi, tapi ribuan rakyat di situbondo yang tidak berdosa dan tidak tau apa menjadi korban atas musibah ini dan mereka jauh lebih menderita dari Pak Edi. Saya sangat yakin atas hal itu. Rakyat kecil harus rela melihat rumah dan harta benda mereka hilang ditelan oleh lumpur tanpa tidak tau harus berbuat apa dan mengadu kepada siapa. Lantas apakah pantas kita menyalahkan persoalan ini kepada force majeur alam semata ? Saya rasa itu sangat lah tidak adil.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia pembahasan bulan Februari 2008 dapat dilihat dalam file berikut:

Share This