Select Page

StatoilHydro telah memulai kembali produksi minyak dari platform Statfjord A di North Sea Norwegia mengikuti penutupannya pada awal minggu ini yang disebabkan kebocoran antara storage cell dan satu shaft platform.

StatoilHydro telah memulai kembali produksi minyak dari platform Statfjord A di North Sea Norwegia mengikuti penutupannya pada awal minggu ini yang disebabkan kebocoran antara storage cell dan satu shaft platform.

Produksi di platform Snorre A dan lahan Vigdis, yang juga terhenti yang disebabkan oleh kecelakaan di Statfjord A, yang telah dimulai lagi pada 25 Mei.

Perusahaan terpaksa mengungsikan sebagian dari crew dan mulai menyapu bersih tumpahan minyak di Statfjord setelah memompa 1,200 cu m dari perairan yang mengandung minyak ke laut sebelumnya untuk alasan keselamatan.

Kecelakaan tidak menyebabkan cedera, kata kepala produksi Statfjord, Lars Petter Lundahl.

Petroleum Safety Authority Norwegia dan StatoilHydro telah mengadakan investigasi pada kebocoran minyak.

Statfjord adalah satu dari lahan produksi terlama di Norwegian continental shelf dengan 19,000 b/d. Saham StatoilHydro adalah 44.34%.

Produksi dari Snorre A dan Vigdis dikirim ke Gullfaks A untuk treatment dan export. Snorre mengirim 75,000 b/d dan Vigdis 44,000 b/d. Saham StatoilHydro pada lahan berturut-turut 33.32% dan 41.5%.

Sumber: www.ogj.com

Share This