Bagaimana ya cara menentukan lower heating value (LHV), jika komposisi yang kita punya mengandung komponen-komponen seperti C6-cut, C7-cut, C11+, dll. Yang mana komponen itu hanya diketahui molecular weight dan density saja.
Setau saya HYSYS tidak bisa mengeluarkan nilai LHV untuk komponen2 seperti itu (baik dia sebagai single komponen atau multi komponen).
Apa ada perhitungan manualnya?
Atau harus di asumsi?

Tanya – Renita Anggreini

Dear milister,

Saya mau tanya, bagaimana ya cara menentukan lower heating value (LHV), jika komposisi yang kita punya mengandung komponen-komponen seperti C6-cut, C7-cut, C11+, dll. Yang mana komponen itu hanya diketahui molecular weight dan density saja.
Setau saya HYSYS tidak bisa mengeluarkan nilai LHV untuk komponen2 seperti itu (baik dia sebagai single komponen atau multi komponen).
Apa ada perhitungan manualnya?
Atau harus di asumsi?
Terima kasih.

Tanggapan 1 – roeddy setiawan

Dear Renita,

Hem menarik nih apa yg ibu posting , sering sekali kita diberi sesuatu yg vague spt yg anda posting c6 cut, c6plus tanpa ditambah informasi lain dr mana c6 plus atau cut di definisikan… sepertinya akal akalan laborans yg malas menyalin apa yg keluar dr gc column, tapi ibu bilang ada tambahan mw,,,, sebenernya bisa dikejar tuh dr mana mw itu didapatkan kan tidak didapat dr para pembisik spt para pimpinan kita, lihat saja kalau mereka rapat ha ha ha,,

Kalau dikejer dan mereka buka kartu

mwcomposite = sigma MWi x Xi kalau tahu mwi tentunya tahu HVi mudah kan

hvcomposit= sigma HVi x Xi HVi tinggal dilihat didaftar disalin di excell ketemu tuh

Tentu saja hisis ngak punya daftar bagai mana bisa hysys dibanding 4 years college masih jauh lah kalau mau mengadalkan hisis.

Lha bagaimana kalau laborans ngak mau buka kartu ???? anda bisa usul supaya kenaikan gaji nya ditunda atau sekalian diusulkan buat diganti he he he ,,, sepertinya extrim usulan nya.

Kadang kadang mw cut itu didapat dr boss kita expat ha ha bisa engak u ngejer saya rasa kalau sama expat biar lapor sama badan apa tuh mijas engak akan ada respons bisa bisa di setrap kita ,, tapi jangan kuatir sebenernnya banyak yg bisa kerjakan ,

Di buku gpsa ,,,, yg data book kalau di pencilengi ada graph heating value antara api vs heating value…. tadi anda bilang dikasih tahu gravity nah rubah ke api dapt kan heating value(ada hhv dan lhv, suka suka mana saja ).

Ada banyak graph yg bisa and pakai disini mulai dr entalpi combustion gas temp,, vs heating value ada carbon/hidrogen ratio vs heating value….

Nah puas puas kan saja ngelihatnya pilih yg paling ruwet ,,,, kalau ditanya ulang dari mana u dapat ,,, tinggal mendelik saja lha u dr mana dapat mw cut koyo ngene.

Tangapan 2 – Ledy.Febriana@vico

MBAk Renita,

Bisa memakai Hysis Extension Gas properties bisa cek LHV dan HHV nya..

Semoga membantu,

Tanggapan 3 – Muhammad Darwis

Mas Budhi,

Saya menangkap problem mba Renita adalah Hysys tidak menampilkan LHV sebuah stream yang mengandung hypopthetical component.

Hysys akan menampilkan LHV sebuah stream jika DHc(entalpi pembakaran) untuk tiap-tiap hypothetical component yang dikandungnya sudah diinput.

Heating value sebuah component adalah kalor yang dihasilkan ketika component tsb dibakar.
Atau bisa dikatakan heating value adalah entalpi pembakaran component tsb.

Perbedaan lower heating value (net) dan higher heating value (gross) adalah :

– Jika water yang dihasilkan fasenya adalah gas , maka kalor yang dihasilkan disebut lower heating value.

– Jika water yang dihasilkan fasenya adalah liquid (berarti ada kalor tambahan yang dihasilkan dari perubahan fase dari gas ke liquid), maka kalor yang dihasilkan disebut higher heating value.

Reaksinya :

a Component + b O2(g) =======> c CO2(g) + d H20(g) DHc = …. Btu/lbmole

Dengan : DHc = (c. DHf CO2 + d. DHf H2O) – (a. DHf Component + b. DHf O2)

Dimana :

a, b, c dan d adalah koefisien reaksi.

DHf = entalpi pembentukan (Btu/lbmole)

DHc = entalpi pembakaran (Btu/lbmole)

g = gas

Dari persamaan diatas, untuk mengetahui heating value sebuah component, diperlukan data entalpi pembentukan component tsb (DHf).

Di Hysys, untuk component-component standard seperti CH4, C2H6, Hysys sudah provide entalpi pembentukan & entalpi pembakaran pada temperature 25 deg C.

Untuk hypothetical component seperti C6-cut, C7-cut, C11+, dll, Hysys hanya provide entalpi pembentukan saja (estimasi dari hysys).

Untuk entalpi pembakarannya kita harus input ke list properties hypothetical componentnya.

Beberapa cara untuk menghitung LHV sebuah stream yang mengandung hypothetical component :

1. Jika entalpi pembakaran hypothetical component tsb sudah ada, langsung input ke list properties (caranya bisa dilihat di excel).

2. Jika entalpi pembakaran hypothetical component tsb tidak ada, gunakan entalpi pembentukan hypothetical component tsb yang sudah diprovide Hysys, untuk menghitung entalpi pembakarannya (dengan persamaan diatas). Tetapi yang jadi masalah adalah kita tidak mengetahui koefisien-koefisien reaksinya (a, b, c dan d) sebab tidak ada data rumus moleculnya.

3. Langkah terakhir kita bisa mengambil DHc berdasarkan nilai DHc component standard, meskipun ini tidak terlalu valid.

Misal untuk C6-cut kita ambil DHc sama dengan c-Hexane (C6H14), untuk C7-cut kita ambil DHc sama dengan n-Heptane (C7H16).

untuk C11+ kita ambil DHc sama dengan C11H24.

Untuk prediksi DHc (entalpi pembakaran), mba Renita bisa baca buku-buku yang berbicara tentang prediction of physical properties.

Di bukunya Prausnitz, “The Properties of Gas and Liquid”, memuat metoda untuk memprediksi DHf (entalpi pembentukan), tetapi tidak untuk DHc (entalpi pembakaran).

Mohon rekan-rekan menambahkan dan koreksi penjelasan ini.

Attachment : Heating value

Tanggapan 4 – Terrorist

Dear all,

Menambahkan sedikit tentang metode untuk memprediksi nila Hf dan Hc, ada buku yang lebih lengkap dibandingkan bukunya Prausnitz yaitu ‘Chemical Properties Handbook’-nya Carl L. Yaws, akan sangat membantu khususnya untuk mahasiswa tingkat akhir yang kesulitan mencari Properties Data dalam penyusunan tugas akhir-nya. semoga membantu.