Select Page

Ketika minyak goreng terbakar sebaiknya dipadamkannya dengan fire blanket atau dengan karung basah, sebab jika dipadamkannya dengan disiram air, berat jenis minyak lebih ringan dibanding air, jadi minyak yg terbakar akan berada diatas air. Dan ketika air itu meluber ke tempat lain, si minyak yg terbakar akan ikut terbawa diatasnya. Jadi, kebakaran akan semakin membesar.

Pembahasan – Wibisono, Nugroho@conocophillips

Ada file menarik mengenai simulasi kebakaran didapur dan cara sederhana pemadamannya disampaikan oleh korban kebakaran dapur. File-nya gede banget nih (1MB).

<>

Tanggapan 1 – Budhi, Swastioko (Singgar Mulia)

Itu lah yang membikin susah untuk meneruskan file video ke Milis Migas Indonesia.

Untuk itu saya buka folder baru di halaman download www.migas-indonesia.net dengan nama “Safety Flash – Koleksi Video”.

Atau URL : http://migas-indonesia.net/index.php?option=com_docman&task=cat_view&gid=125&Itemid=42

Kebetulan juga, di rumah saya mempunyai banyak koleksi video safety seperti ini.

Untuk yang berukuran kecil, akan diusahakan untuk memindahkannya ke folder ini secara bertahap.

OK, video “Kitchen Oil Fire” kiriman dari Weby – Moderator KBK Instrumentasi sudah saya letakkan di URL di atas.

Kemudian saya pindahkan juga video “Cell Phone Accident at Shell Facility” dan “Soehanah Blowout” dari folder Attachment Milis ke folder di atas.

Check saja tiap minggu folder ini, pasti isinya selalu bertambah.

Tanggapan 1 – Aroon Pardede

Saya baru meng unduh (download) clip nya…. Pertanyaan saya berkaitan dengan clip itu, di clip itu dijelaskan, bahwa panci dalam keadaan bterbakar (minyak goreng yang terbakar???), tidak boleh menyiramnya dengan air?? Di clip itu ditunjukkan, ketika panci yang terbakar itu disiram air, apinya malah membesar dan melahap seluruh kitchen set, seolah-olah air itu malah menjadi pemicu besarnya api???

Mengapa demikian?? Bila tidak boleh disiram air, mengapa justru fire fighter menggunakan air dalam memadamkan kebakaran?? Saya tidak mengerti logikanya?? Ada yang bisa memberikan pencerahan??/

Tanggapan 2 – andoko@gunanusa

Saya bukan orang HSE, tapi saya coba untuk berbagi info dengan bapak,

Sepengetahuan saya ketika minyak goreng terbakar sebaiknya dipadamkannya dengan fire blanket ato dengan karung basah,

Sebab jika dipadamkannya dengan disiram air, berat jenis minyak lebih ringan dibanding air, jadi minyak yg terbakar akan berada diatas air. Dan ketika air itu meluber ke tempat lain, si minyak yg terbakar akan ikut terbawa diatasnya. Jadi, kebakaran akan semakin membesar.

Fire fighter setau saya juga tidak hanya air, tapi ada juga yg berisi Gas CO2, chemical foam dan chemical powder.

Jadi bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan.

Mungkin bagi anggota milis dari HSE bisa lebih memberikan pencerahan.

Tanggapan 3 – Ade Surya

Dear P’Parede,

Sehubungan dengan hal tersebut dibawah bapak harus memahami tentang BJ (berat jenis) yg mempunyai BJ minyak< BJ air sehingga membuat minyak terapung, coba dibayangkan jika minyak yang lebih ringan disiram air, tentu saja permukaan minyaknya jadi lebih tinggi dan bisa saja menyebar karena efek air tersebut. Untuk pemadam api ada beberapa materi pemadam yang digunakan, dan hal ini tergantung dari sifat bahan yang akan dipadamkan untuk menghindari efek kebakaran yang lebih parah lagi, dan bisa memadamkan api lebih cepat, seperti misalnya kalo memadamkan kebakaran yang diakibatkan oleh listrik, tentu saja kita tidak boleh menggunakan air, karena sifat air yg konduktor, dan untuk memadamkan kebakaran akibat minyak kita tidak mungkin menggunakan air, kita menggunakan foam/dry powder/CO2. Prinsip pemadaman api adalah memotong hubungan/ reaksi yang terjadi antara Bahan (fuel), Panas(Heat) dan O2 (oksigen) yang sangat terkenal dengan sebutan segitiga API. Bahan dan materi pemadam api seperti:

1. Air

2. Dry Powder

3. CO2

4. Foam

dari video yang ada di milis di gambarkan ttg pemutusan reaksi dengan memutus supply oksigen dgn menaruh blanket (selimut) sehingga reaksi kimia api terputus.

Mudah2an informasi pendek ini bisa menjawab pertanyaan bapak.

Pembahasan selengkapnya dari Rangkuman Diskusi Milis Migas Indonesia dapat dilihat dalam file berikut:

Share This