Select Page

Annual Increment biasanya ada dua aspek yang akan mempengaruhi increment tsb. Satu adalah inflation yang akan mempengaruhi general increment dan yang kedua adalah performance yang akan mempengaruhi individual increment atau biasa disebut sebagai merit increase.

Tanya – Paulinus STG

Mumpung masih hangat ttg gaji ..

Ada yg punya info, berapakah nilai kenaikan gaji untuk memasuki tahun 2008 ini.?
Teman2 di Oil companies ato di EPC mungkin punya scheme yg berbeda ?
Ada yg mo sharing?<.i>

Beberapa perushaan menggunakan yg sering kita sebut ‘Magic Number’ .. ntah darimana asalnya pokoknya sekitar 6% ato 10% … keputusan semata2 dari management.

Ada kasus 2 tahun lalu dimana kenaikan gaji dibawah inflasi. Perusahaan ngotot klo itu kenaikan itu sudah significant (10%) padahal inflasi seputaran 18.5%, jadi secara riil walaupun sudah ada kenaikan 10% tetap terjadi penurunan pendapatan sebesar 8.5%.

Jadi saya berfikir dasarnya adalah

% kenaikan = % Inflasi + % kenaikan/improvement kebutuhan hidup yg diharapkan

Nah bilanglah inflasi 2007 itu sekitar 6.5%

Lantas berapakah Magic number di tahun 2008 ini, versi Oilcompanies/EPC ?

Tanggapan 1 – pungki purnadi

Dear rekan Paul,

Pada dasarnya yang namannya mengelola Compensation & Benefits di oil & gas industry di Indonesia adalah hal yang tidak mudah. Ada dua hal yang harus dilihat lebih jauh dalam mengelola C&B, yang pertama adalah internal equity (faktor dari dalam) dan yang kedua adalah external market (faktor dari luar).

Annual Increment, biasanya juga ada dua aspek yang akan mempengaruhi increment tsb. Satu adalah inflation yang akan mempengaruhi general increment dan yang kedua adalah performance yang akan mempengaruhi individual increment atau biasa disebut sebagai merit increase.

Malahan sekarang ini banyak perusahaan migas menggunakan konsep C&B yang mengarah kepada konsep 3P, dimana setiap pekerja dapat menikmati sistim C&B dengan mengacu kepada :

1. Pay for Position (sesuai dengan job description dan job grade nya)

2. Pay for Performance (sesuai dengan hasil kinerja nya orang tsb.)

3. Pay for Person (competency yang melekat kepada orang tsb.)

Kenapa tidak semua perusahaan dapat merespect inflation sebagai acuan dalam general increment ? Hal ini disebabkan karena market tidak semua nya mengikuti nilai percentage inflation sebagai general increment. Yang kedua adalah kemampuan perusahaan secara internal belum tentu sanggup untuk bisa mencapai angka percentage inflation tsb secara jangka panjang.

Jadi kalau ditanya berapa magic number untuk increment tahun 2008 ini, adalah akan sangat tergantung kepada masing2 perusahaan dengan melihat kedua faktor tsb diatas (internal dan external).

Namun bila dilihat secara kasat mata, dan juga mempertimbangkan banyak faktor seperti kenaikan harga minyak mentah dunia, kemudian market wise, dsb. maka banyak perusahaan migas sekarang ini mematok angka 10% sebagai minimum percentage increment tahun 2008.

Demikian sharingnya.

Tanggapan 2 – Paulinus STG

Trims atas penjelasannya rekan Pungki

Singkat saja, ada yg sudah punya survey salary 2008 untuk regional ASIA dan local Indonesia, esp Migas industry ???? klo ada yg punya ato hobi tracking..punten di forward donk ke kita2 he3 …

Mas Budi, klo ada info2 ya …

Share This