Sebenarnya ‘kematangan’ Technical Experience-lah yang lebih menentukan dalam karir seorang Technical Safety Engineer. Bagi seorang Safety Engineer, lebih penting untuk memahami bagaimana Daily Operation (process) dan Maintenance juga pemahaman tentang Equipment-nya. Kemudian perlu ‘Processor’ didalam otak anda di-Set untuk selalu berfikir Preventif/Protective terhadap Risk (Jgn lupa ALARP criteria yg dispesifikasikan oleh Company) sehingga Inherent Safety Design bisa dilaksanakan secara Optimum.
Code & Standard itu jumlahnya ribuan, tetapi perlu juga bagi kita utk memilih dan memahami mana Applicable Standard yg akan kita gunakan sebagai reference dalam bekerja. Mungkin lebih mudah bila anda membuat catatan kecil yg berisi List/katalog Standard yg kira2 akan jd referensi anda bekerja.

RISK/ Safety Engineering Re:Tanya Keahlian Professional untuk Lulusan Teknik Elektro

Tanya – herman wahyudi

Dear all….

Nama saya herman wahyudi…

Saya punya saudara, dia lulusan teknik elektro…

Dia bertanya, kira2 apa keahlian professional yang bisa menunjang ilmu dari jurusan teknik elektro?

Misalnya, kalo dari teknik sistem perkapalan ato teknik mesin kan bisa mengambil kursus sebagai NDT inspector ato welding inspector, ato mungkin jadi piping engineer…

Nah kalo dari teknik elektro apa yang harus di ambil?
Dan dimana lembaga nya?

Terima kasih

Tanggapan 1 – roeddy setiawan

Dear Pak Herman,

Opini saya bisa jadi apa saja pak, the limit is our imagination. saya punya boss dulu, dr electronic, tapi jadi field foreman, lantas ke onshore terminal foreman, yg terdapat gas plant yg ruwet, crude processing, exporting facilities, interface dg masarakat . lalu jadi personal manager, seterusnya jd wakil company yg paling direspect bule opininya.

Tanggapan 2 – rüstäm sälëh

Pak Herman,

Minta saja ke saudaranya cari kerja terserah apa sesuai dgn jurusannya atau sedikit melenceng gpp.
Jadikan tempat dimana kita bekerja sebagai tempat belajar sekaligus mengaplikasikan ilmu yg pernah kita dapat dikuliahan,…sekalian dapat penghasilan.

Tanggapan 3 – Akh. Munawir

Sharing dari pengalaman pribadi,

Back ground saya adalah lulusan T. Elektro (Sistem Pengaturan), dan karir dimulai dari:
Kerja di Pabrik sbg Automation Engineer, lalu berpindah ke perusahaan Inspeksi sbg Instrument Engineer, pindah lagi ke perusahaan EPC sbg Fire Protection Engineer, dan skr diperusahaan yg berbeda sbg Safety Engineer.

Saran saya bekerja-lah/training terlebih dahulu yg sesuai background anda. Dan bisa jadi dlm perjalanan karir nanti-nya anda bisa merubah haluan krn ada ketertarikan terhadap bidang yg lain.
Dan jgn buat batasan2 dari pikiran anda sendiri atau omongan orang lain, yg membuat PENJARA bagi karir anda.

Tanggapan 4 – Achmad Husni

Pak Munawir/rekan-rekan Profesional,

Saya tertarik untuk bertanya dari penjelasan bapak dibawah tentang profesi sebagai safety engineer. untuk menjadi safety engineer code/standards apa yang perlu kita dalami pak? untuk sertifikasi, sertifikasi apa saja ya yang menunjang karir kita sebagai safety engineer khususnya dalam dunia mining.

Mohon pencerahannya.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia bulan April 2008 dapat dilihat dalam file berikut :