Select Page

Banyak equipment yang dimasukkan dalam category rotating equipment seperti Agitator/Mixer, screw conveyor, dll. Jika memperhatikan jenis plant dan kebutuhan proses produksinya juga terdapat beberapa rotaing equipment khusus seperti dikenal centrifuge, rotary vacuum filter, rotary drum drier, dan lain-lain. Yang paling mendasari pekerjaan seorang rotating equipment engineer adalah memahami prinsip dasar kerja mekanis dari masing-masing equipment tersebut. Dengan memperhatikan berbagai aspek/pengetahuan yang terlibat secara comprehensive.

Tanya – Uum Mulyana

Dear rekan-rekan migas, saya mau minta saran mengenai dunia rotating equipment. Apa aja skill yg harus dikuasai oleh seorang rotating engineer or repair engineer (sebutan di tempat saya bekerja) sehingga layak menyandang predikat engineer…..atau mo ngasih buku juga boleh
Thanks

Tanggapan 1 – gulabed

Basically mengenai Mechanical (Teknik Mesin), additionalnya : Control Logic, Vibration dan khusus untuk Turbine Engine ada tambahan mengenai Surge dan Stall (Surge lebih penting karena effeknya lebih fatal). Dengan makin berkembangnya informasi di internet saya kira semua itu bukan masalah besar lagi, asal rajin nyarinya.
Mudah2-an info ini bisa memberikan masukan yang berarti… Good Luck…

Tanggapan 2 – Maurina Andriana

Kebetulan ini salah satu mata kuliah yang lagi saya ambil.

Pak Uum, bisa membaca buku handbook of condition monitoring karangan B.K.N. Rao ataupun membaca buku
A guide to the condition monitoring of machinery karangan Michael Neale.
Buku ini membahas secara comprehensive mengenai maintenance strategy, particularly mengenai condition monitoring.

Tapi mungkin sangat basic, dan tidak se-advance rekan2 dari teknik mesin. Tp, ini cukup membantu saya dalam memahami prinsip kerja equipment dan prosedur maintenance dan operation suatu equipment.

Semoga bisa sedikit memberi pencerahan bagi Pak Uum.

Tanggapan 3 – Ilham B Santoso

Kalo tidak salah..pertanyaan ini pernah saya temukan di salah satu milis alumni. Dan rasanya yang bisa saya sampaikan masih sama, yaitu:

Pengetahuan yang sangat menunjang bagi rotating equipment Eng, menurut saya, adalah tentang:

• prinsip kerja rotating equipment ( turbine, compressor, pompa,dll) dan prinsip serta metode performance testing,

• komponen utama yang menunjang beroperasi nya equipment seperti: sealing system, bearing, coupling, lubrication

• vibration/rotor dynamic analysis : modal analysis, force vibration/unbalance response, transient analysis

• aplikasi condition monitoring : vibration, oil analysis, dll

• spesifik teknik troubleshooting : balancing, alignment,

• related industrial standard , API (khususnya API 684), ASME ITP, dll

• tentu sangat menunjang juga di tambah pengetahuan tentang control system seperti PLC system.

Tentu hal ini bisa dipelajari secara bertahap seiring dengan bertambahnya pengalaman berinteraksi dengan rotating equipment.

Kebetulan saya juga sedang menyusun materi training tentang rot. Eqpt. untuk internal dan sebagian sudah ditrainingkan, semoga akhir minggu ini bisa sempat saya share sedikit demi sedikit.

Tanggapan 4 – tata@polyprima

Menambahkan saja dari apa yang sudah dikemukakan sebelumnya. Sebetulnya masih banyak lagi equipment yang dimasukkan dalam category rotating equipment seperti Agitator/Mixer, screw conveyor, dll. Jika memperhatikan jenis plant dan kebutuhan proses produksinya juga terdapat beberapa rotaing equipment khusus seperti dikenal centrifuge, rotary vacuum filter, rotary drum drier, dan lain-lain. Namun secara umum seperti disampaikan Pa Bambang, rotating equipment seperti compressor, turbin dan pompa merupakan yang sering dijumpai.

Yang paling mendasari pekerjaan seorang rotating equipment engineer adalah memahami prinsip dasar kerja mekanis dari masing-masing equipment tersebut. Dengan memperhatikan berbagai aspek/pengetahuan yang terlibat secara comprehensive. Selain condition monitoring termasuk di dalamnya tribology dan lain sebagainya, pengetahuan lain yang juga diperlukan untuk mempertajam pemahaman dan analisa dari rotating equipment adalah secara integrasi juga menelusuri pengetahuan mengenai material dan pengetahuan proses yang terkait secara umum. Pun termasuk seperti disebutkan Pa Bambang pengetahuan tentang control system, PLC/DCS yang melibatkan disiplin pengetahuan instrumentasi dan Electical juga diperlukan seperti interlock system, motor listrik dll.

Selanjutnya akan diperlukan pengetahuan mengenai proses repair yang terkadang tidak bisa dipisahkan dari welding, coating dan lain-lain. Dimana pengetahuan mengeai srandard-standard international akan sangat diperlukan.

Share This