Job Desk dari seorang ‘Project Control Engineer’ kurang lebih membantu manajemen di dalam hal merencanakan dan mengontrol biaya dan waktu dalam sebuah project. Kalau mau tahu lebih detail bisa search di google atau yahoo lowongan mengenai project controls, nanti bisa melihat sendiri detailnya. Karena pada dasarnya sama cuma mungkin ada beberapa perusahaan yang meminta requirement yang agak berbeda tergantung projectnya, di client atau contractor dan lain sebagainya.

Tanya – Dwi Octavia

Dear all,

Rekan-rekan migas yang terhormat, saya pendatang baru di dunia migas.Saya ingin bertanya mengenai Job Desk dari seorang ‘Project Control Engineer’ itu seperti apa ?
Mohon pencerahannya?

Tanggapan 1 – Maretdhioko, Imam (Ma’aden)

Buat Dwi,

Kurang lebih job desk membantu manajemen di dalam hal merencanakan dan mengontrol biaya dan waktu dalam sebuah project. Mungkin rekan-rekan lain bisa bantu. Kalau mau tahu lebih detail bisa search di google atau yahoo lowongan mengenai project controls, nanti Dwi bisa melihat sendiri detailnya. Karena pada dasarnya sama cuma mungkin ada beberapa perusahaan yang meminta requirement yang agak berbeda tergantung projectnya, di client atau contractor dan lain sebagainya.

Ini definisi project controls dari salah satu perusahaan contractor yang besar.

Project Controls

Project controls professionals provide an independent voice with an objective view of how Bechtel’s projects are doing in all aspects of performance, including cost and schedule. Project controls makes the biggest contribution when reporting project data, assessing progress in the field, and then analyzing and interpreting the data as well.

Tanggapan 2 – Dirman Artib

He…he…he….

Agak lucu juga sebenarnya pada praktek, karena project control itu hanya sebagai pengolah dan penyedia data, bukan pengendali (control), paling tinggi hanya sebagai pengajuan rekomendasi, justru pengendali sebenarnya adalah Project Manager yang mengambil suatu tindakan berdasarkan data-data tersebut.

Mungkin sama juga seperti term Quality Control, karena pada prakteknya si QC man tidak mengambil tindakan, tetapi hanya mengidentifikasi ketidaksesuaian (nonconformance), mencatat dan melaporkan. Jadi sama saja hanya sebatas penyedia data dan pengaju rekomendasi. Justru tindakan datang dari misalnya si welder yang hasil lasa-an nya tidak sesuai dengan standard ASME SEct.VIII (hanya contoh).

Tanggapan 3 – Riyah Suharto

Buat Dwi (lagi),

Tiga aspek yg umumnya selalu ada dlm sebuah proyek: waktu, mutu & biaya.

‘Mutu’ alias kualitas langsung di-handle oleh rekan’ Quality Control. Bgmn dgn ‘waktu’ & ‘biaya’? Tentunya ini kerjaannya Project Control.

Sependapat dgn yg disampaikan P.Imam (mngkn beliau ini jg praktisi Project Control) tiap company punya permintaan sendiri’ sesuai dengan kbthnnya & skala proyeknya.

Hanya saja sepengetahuan saya ‘dunia’ Project Control ini cukup luas, berikut diantaranya:

– Planning/Scheduling

– Cost Control

– Cost Estimate

– Repoting

– Change Management

– Risk Assessment/Management

– Invoicing (bukan ‘commercial invoice’ lho maksudnya)

– (silakan ditambah lg).

Definisi Project Control yg disampaikan P.Imam boljug tuh .. kliatannya jadi model yg ideal atau mungkin ke depan tuntutan Project Control Engineer akan seperti itu.