Select Page

Closure Pig Trap sejatinya haruslah tahan terhadap hydrostatic pressure, dan demikian pula halnya dengan seal pada closure tersebut. Leak test menggunakan nitrogen tidak diperlukan karena pada akhirnya hydrostatic test akan menampakkan hasilnya kalau memang ada leak.

Tanya – Farid Maruf

Dear All,

Saya memohon pencerahan tentang kebocoran yg barangkali terjadi di bagian quick opening closure dari suatu pig launchers/receivers.
Maksud saya kemungkinan kebocoran di seal antara closure dan pig launcher/receiver itu sendiri.

Saya saat ini lagi menghandle fabrikasi pig launcher/receiver.
Spec dan datasheet tidak meminta nitrogen leak test, tp entah kenapa si inspector meminta leak test.
Kata pak inspector, leak test tersebut utk menguji kebocoran di seal-nya tsb.

Pertanyaan saya, apakah musti harus dilakukukan nitrogen leak test?

Tanggapan 1 – Amal Ashardian

Biasa nitrogen dipakai untuk purging alias ngusir udara dan gas lain.
Kalau mau leak test pakai nirogen, emang mau dikasih tekanan sampai berapa pak??,
Bisa bisa …terjadi pendinginan ..malah bisa menimbulkan kegagalan structure…

Tanggapan 2 – Farid Maruf

Pak Amal,

Tekanannya 715psig, 1430psig, 2227.5psig

Mohon Pencerahannya

Thanks

Tanggapan 3 – Amal Ashardian

Kalau memang harus…..pakai angin saja pak (pakai udara saja) nanti sealnya dikasih sabun….kalau bocor kelihatan buihnya dan udara memiliki effect refrigerant yang rendah Kalau sampai bocor….temperature nya ngga bakalan jatuh ke cryogenic zone , lebih aman……

Tanggapan 4 – Isya Muhajirin

Pak Farid,

Closure pig trap sejatinya haruslah tahan terhadap hydrostatic pressure, dan demikian pula halnya dengan seal pada closure tersebut. Menurut saya, leak test menggunakan nitrogen tidak diperlukan karena pada akhirnya hydrostatic test akan menampakkan hasilnya kalau memang ada leak.
Closure-nya pake GD engineering, ya Pak? (cuma penasaran aja).

Tanggapan 5 – Farid Maruf

Pak Amal,

Maaf baru bales… Kalo boleh minta advise pada temperature berapa yach bisa mencapai area crygenic zone? Apakah dengan pressure 2000-an psig N2 temperaturnya turun drastis?

Pak Isya,

Kita pake dari TDW pak?

Terima kasih sebelumnya atas pencerahannya.

Tanggapan 6 – Kautsar

Dari yang biasa saya lakukan waktu hydrotest sama migas (di Sanggar Sarana Baja dan Grand Kartech), HT dilakukan pd pig launcher/receiver sekalian sama Closurenya..Biasanya closure harus punya Form-U2….Karena untuk pig launcher sudah dikategorikan sebagai Bejana Tekan..Jadi pressure yang diterima clossure adalah satu kesatuan sebagai Vessel itu at least, tekanan hydrotest based on ASME VIII Div1 2004 = 1.3 x MAWP x S(design)/S(test)….

Jadi kalo emang ada kebocoran di seal-nya, pasti akan terdeteksi saat hydrotest selama 2 jam pada tekanan Test Pressure…Jadi perlu sekali sebelum ngundang migas, diadakan pre HT…

Semua Spec & Code itu sebagai minimum requirement yang harus dipenuhi, jadi kalo ada yang lebih stricht, ya lebih baik lagi.

Tanggapan 7 – roeddy setiawan

Pak Farid,

Menarik sekali kalau inspektor anda minta pneumatik test lebih baik anda ganti inspektur secepatnya, saya kurang tahu latar belakang pneumatic nya, opini saya boleh boleh saja kalau punya test rig nya, maksud saya closed system dimana kalau gagal energy nya tidak mencelakakan,,,,say bisa dihitung energy n2 kalau itu buat kelas 600#, di lepas tiba tiba,, untuk fatality cukup 0.5 psi saja paru paru kita koyak ahirnya sufocating seperti dicekik sampai mati… makanya dipilih water, karena kalau burst tidak expanding. padahal anda tahu kalau hydrotest mesti bocor , hammer sana sini, ,,,,

Tapi pak kalau client anda yg minta ,,,, mau saja , terus minta tanda tangani form nya, changes,,,, baru nanti waktu invoicing hit them hard,,,, buat ini , itu, ,,,,,,50 % lebih mahal..

Tanggapan 8 – mariyoso mariyoso shadeq

Dear All,

Sangat menarik topik kali ini…….

Saya juga lagi mengawasi Pig Launcher…dgn data(sbgn) design pressure 135 barg, test pressure 179,84 barg dan M.D.M.T (-29)……QOC pake GDE…..data terakhir jg minta seal gas test pakai nitrogen dgn tek. 150 barg…bisa didiskusikan… untuk menjawab topiknya mas Farid sebelumnya. Suwun.

Tanggapan 9 – Maurice Hutabarat

Pak Mariyoso,

Tekanan untuk leak test-nya, benarkah 150 barg bukan 150 psi? Dan kenapa harus pakai nitrogen?
Untuk pig receiver/launcher units, saya biasanya cukup melakukan hydrotest saja. Setelah hydrotest, closure dicoba untuk dibuka dan ditutup (functional test), kemudian dilakukan hydrotest lagi selama 15 menit untuk memastikan tidak ada kebocoran di daerah closure.

Tanggapan 10 – mariyoso mariyoso shadeq

Pak Maurice,

Data tersebut saya dapat dari engineering….

Tekananan 150 Barg bukan psi dan menggunakan Nitrogen….

Tanggapan 11 – roeddy setiawan

Dear millis

Pneumatic test harus pakai N2 , dikawatirkan kalu pakai udara (n2 +o2) di dalam piping atau dalam hal ini laucher receiver ada grease, hydrocarbon etc terjadi autoignition lalu explosion. persis seperti mesin diesel. penumatic test dg udara boleh tapi batasnya tidak jauh lebih rendah dr 150 bar ???? yg mau dipakai dlm test ini. sebaiknya reference asme 31.3 kalau kita deal dg piping, asme boiler & pressure vesel untuk pressure vessel.

W = U ,,,,,,,, U = stored energy

U = (k/k-1) P1V1(1-P2 pangkat k/k-1 dibagi P1) kali 144 joules

Kalau mau konvert ke equivalent TNT tinggal dibagi heat of combustion TNT kira kira 8.2 cal/gmole atau 5.026 * 1E6 ft.lb/lb nanti dapatnya equivalent Lb TNT.

Umum nya kalau kita hendak melakukan pneumatic test dimana stored energynya kira kira.

Share This