‘Rectification Grout Bags Subsea Pipeline’ dulu namanya colus bags dari stolt comex, bisa di cari di web sitenya. Bag tersebut di taruh di tempat yang scoured oleh diver, slury dipompa dari atas barge sampe colus bag itu melembung karena masih fluid nanti deform ikut pipa., pump stop slurry ngak bisa keluar , hose disconect selesai.

Tanya – M. Ramadhan Agus

Ass, wr, wbk.

Kepada teman-teman migas indonesia saya butuh bantuan nich.

Adakah teman2 migas th tentang ‘Rectification Grout Bags Subsea Pipeline’?

Jika th dimanakah artikel tersebut bs didapat. Terima Kasih.

Tanggapan 1 – roeddy setiawan

Pak Agu,

Dulu nama nya colus bags dari stolt comex, bisa di cari di web sitenya. bag tersebut di taruh di tempat yang scoured oleh diver, slury dipompa dari atas barge sampe colus bag itu melembung karena masih fluid nanti deform ikut pipa., pump stop slurry ngak bisa keluar , hose disconect selesai.

Kalau di approve sama asset bikin saja sendiri di karung beras mas tinggal ditiup pake slury sama ,,, awas ada kapeka disini bisa bisa dibilang penipuan he he he.

Kalau crane operator nya jago, angkat aja dikit pipeline nya. palet sement di sogokkan dibawah, turun pipanya , tinggal.. only took 45 minute kita sudah angker job lagi ke next target he he he,,, kalu berani tapi, resiko ada sekali, kalu buckle amblass blass.

Tanggapan 2 – asuyant

Pak Agus,

Menambahkan sedikit dari uraiannya Pak Roeddy.
Urutannya memang kira-kira seperti begitu, tapi kalau saya boleh menyarankan, jangan pernah memakai bag bikinan sendiri apalagi karung beras karena beli yang aslipun tidak terlalu mahal.

Waktu rektifikasi pipa Pagerungan dulu, kita memakai produknya SeaStruct, bisa dilihat di http://www.sea-struct.com.au/.

Artikel detailnya saya kurang tahu, tapi sepertinya bisa diminta dari SeaStruct.

Tanggapan 3 – didik.s.pramono@exxonmobil

Pak Agus,

Bagaimana kalo dengan aplikasi CSMP (Cement Solid Mud Pasta), dimana komposisi material utamanya adalah semen, serabut kelapa dan lumpur. Konsep dan step installasinya kurang lebih sama dengan apa yang dijelaskan Pak Roeddy dibawah. Pasta yang sudah jadi kemudian ditransfer oleh diver dengan menggunakan delivery flexible pipe (flexible hose) ke geomattress yang sudah disiapkan sebelumnya di posisi seabed yang dikehendaki. Metode ini juga sudah beberapa kali diaplikasikan di East Kalimantan.

Tanggapan 4 – johan noviansyah

Pak Agus,

Menambahkan saja, Metode CSMP yg pak Didik jelaskan memang sering digunakan untuk repair pipeline dimana pipe nya bisa ambles. Sebaiknya pake gout bag buatan manufature yg sudah ada certificatenya seperti yg teman2 jelaskan dibawah.
Untuk lifting pipe nya pake lifting bag di beberapa point sepanjang pipe yg akan di repair dan dibantu dengan side davit, tentunya kudu di cek stress yg terjadi dan mempertimbangkan factor tide. terutama kalo tide nya cepat dan perbedaanya jauh antara surut dan pasang.

Tanggapan 5 – roeddy setiawan

Dear pak Agus,

Ini sebetulnya agak berbeda, tapi sangat penting. Saya setuju sekali dg komentar pak asuyant, dlm pekerjaan di oil and gas advertising type effort haruslah selalu menyertai proposal, kalau engak pakai seberapa penting, cost effective , the biggest bang for the buck, akan disisihkan sebelum bertanding, kenapa karena yg jadi pengawas menurut saja, tidak punya qualifikasi sbg pengawas…. nah jadi meskipun pakai karung beras plat ijo, kalau kita presenting nya
pakai drum band, sulap coperfield dan dung dung petasan pasti di terima dg senang hati dr sisi internal contractor kps, bpmigas, maupun audit nanti her he he. kalau engak pastikan bapak punya sleeping bag di ruang pemeriksaan nanti 3 tahun dari sekarang, terus terang yg diperlukan buat ganjel apa saja yg bisa holding the slurry sampai semen nya ngeset, habis itu kalau di mau jalan jalan ikut arus (ngelupas) ya silahkan. tapi nanti yg mereksa kerjaan kita bisa berpendapat lain, mereka insist thd wording apa yg tertulis dlm narative beda dg apa yg dikerjakan, be aware dg inspectur yg baru bisa mengeja spt ini.