Saya Hari minggu kemaren Menginstall ‘Ubuntu’ di Kompi saya, Saya coba dual OS ( Yaitu Linux + W-XP), nah masalah nya waktu menginstall lampu mati dan saya harus mencoba lagi setelah lampu hidup, tapi apa yg terjadi…ternyata Komputer saya gak Hang, alias Cuma bisa memperlihatkan merek Materbord nya saja ( Biostar ) tapi gak bisa masuk ke BIOS nya ( saya ingin masuk ke bios karena ingin menset BIOS ke CD-ROM Default ).
Please teman teman ..apa sich sebenar nya terjadi…kok gak bisa masuk bios…..dan status komputer Hang…( Cuma memperlihatkan Bukaan pertama – Yaitu Merek Motherbord )…
Apakah ini tanda Linux dan W-XP tidak bisa bersahabat…ato emang si
Kompi saya….bermasalah…..tapi kalo bermasalah please donk di bukakan solusi nya.

Tanya – Erwin (Jakarta) Erwin@WorleyParsons

Dear Kawans,

Saya Hari minggu kemaren Menginstall ‘Ubuntu’ di Kompi saya, Saya coba dual OS ( Yaitu Linux + W-XP), nah masalah nya waktu menginstall lampu mati dan saya harus mencoba lagi setelah lampu hidup, tapi apa yg terjadi…ternyata Komputer saya gak Hang, alias Cuma bisa memperlihatkan merek Materbord nya saja ( Biostar )…tapi gak bisa masuk ke BIOS nya……..( saya ingin masuk ke bios karena ingin menset BIOS ke CD-ROM Default )……………..
Please teman teman ..apa sich sebenar nya terjadi…kok gak bisa masuk bios…..dan status komputer Hang…( Cuma memperlihatkan Bukaan pertama – Yaitu Merek Motherbord )…
Apakah ini tanda Linux dan W-XP tidak bisa bersahabat…ato emang si
Kompi saya….bermasalah…..tapi kalo bermasalah please donk di bukakan solusi nya..

Tanggapan 1 – Nugraha

Erwin,

Agak susah memang kalau tidak dilihat langsung. Tebakan pertama pasti ada hubungannya dengan proses instalasi yang belum selesai tadi.
Tapi saya sarankan coba reset BIOS-nya dulu, supaya bisa akses BIOS. FYI, ada beberapa cara me-reset BIOS, tergantung produsen motherboard-nya, jadi refer ke manual motherboard-nya. Kalo gak ada referensi, biasanya cara paling ampuh adalah mencabut batere BIOS (bentuknya seperti batere jam tangan), kemudian memasangnya kembali.
Mudah2an ini bisa membantu.

Tanggapan 2 – Farizan Riadhi

Sedikit menambahkan,

Sebagian motherboard juga menyediakan sejenis jumper khusus untuk reset yang bisa dicabut dan dipasang lagi. Coba cabut dan pasang lagi aja jumper nya kalau anda liat ada reset jumper di motherboard nya. Good luck

Tanggapan 3 – harry alfiyan

Sedikit menambahkan,

Sebagian motherboard juga menyediakan sejenis jumper khusus untuk reset yang bisa dicabut dan dipasang lagi. Coba cabut dan pasang lagi aja jumper nya kalau anda liat ada reset jumper di motherboard nya.
Good luck

Tanggapan 4 – Farizan Riadhi

Sedikit berbagi pengalaman…

Saya juga pernah bermasalah seperti itu, tidak masuk BIOS sama sekali, bahkan ketika dinyalakan tersaji layar full hitam dan terdengar bunyi nyaring (tut..tut..tut..) atau tiiiiiiiiiiitt (panjang), yang biasanya hanya berbunyi dua kali, yaitu ketika BIOS start dan ketika loading WINDOWS.
Waktu itu saya coba2 troubleshooting kalau2 ada part dalam PC yang ngadat dengan bongkar pasang satu2 dan mencoba restart. Mulai dari powersource (power supply dan baterai CMOS), harddisk, RAM, VGA, dll, dan ternyata BIOS kembali aktif bila modem saja yang dicabut (padahal jarang dipakai internet!!), lalu sekitar dua hari setelahnya penyakit itu kambuh lagi.

Setelah mencoba dengan cara yang sama, kali ini giliran 1 RAM saya yang harus dilepas (saya pakai 2 RAM) agar BIOS bekerja. Namun, kejadiannya seperti itu lagi, sampai akhirnya saya bawa ke service komputer dan katanya motherboard saya rusak (????).
Akhirnya saya beli motherboard baru dan komputer bekerja seperti sedia kala. Kesimpulannya, mungkin saja motherboard Bapak yang rusak, sebab jarang kerusakan harddisk bisa mempengaruhi BIOS, paling2 kalau jacknya longgar.

Tanggapan 5 – Mahyarudin Dalimunthe

Alternatif pertama: lakukan clear CMOS. pada umumnya dilakukan dengan memindahkan jumper.posisi jumper untuk clear CMOS tergantung dari layout motherboard. coba cek di buku petunjuk motherboard bapak Erwin.

Alternatif kedua: lakukan format hardisk di komputer lain yang masih dalam kondisi sehat. setelah itu lakukan instalasi operating sistem yang bapak Erwin inginkan… Semoga membantu.

Tanggapan 6 – Aroon Pardede

Seharusnya instalasi ubuntu tidak mempengaruhi BIOS. Dugaan saya, keanehan komputer bapak terjadi karena komputer mati secara tiba-tiba / mendadak.

Mungkin bapak bisa mencabut battery BIOS di motherboard, sekitar 10 menit, lalu dipasang kembali. Harapannya, dengan mencabut battery BIOS, maka settingan BIOS akan dapat kembali ke default.

Bila hal ini tidak berhasil, mungkin nampaknya ada hal yang lebih serius dengan komputer bapak, dan lebih baik dibawa ke service center untuk di diagnosa lebih lanjut.

Semoga bermanfaat,

Tanggapan 7 – dicky ardiansyah

Instalasi OS tdk mempengaruhi BIOS.

Pernah saya alami di saat proses instalasi OS-Win XP Prof mati lampu, baik itu Windows or Linux juga tidak mempengaruhi perubahan BIOS..tapi instalasi failed/gagal. fatal nya lagi bisa badsector atau file file yang ada di drive D bisa hilang apabila drive C ( untuk OS memakai NTFS ).

Apakah OS-Win XP untuk dual OS nya sudah terinstal sebelumnya?

Kalau sudah terinstal, apakah pak erwin tidak bisa masuk/dual booting ke Win XP?

Ada baik nya pak erwin reinstal OS Ubuntu nya lagi sampai finish, untuk mengetahui problem solve nya dimana?

Tanggapan 8 – Bambang Proyo Jatmiko

Mungkin saat mati lampu tersebut ada kerusakan di bagian matherboard.

Coba deh lepas smua komponen yang ada di motherboard (ram, vga, hd, dll) kemudian pasang kembali.

Kalau masih gak bisa, coba pasangkan hd ke cpu lain, kalu terdeteksi kemungkinan kerusakan terjadi pada motherboard.

Tanggapan 9 – widya prasetya

Dear P.Erwin,

Coba direset saja BIOSnya Pak, caranya :

Pada kondisi komputer mati, buka casing lihat di bagian motherboardnya disitu terdapat baterai BIOS (bentuknya seperti baterai jam), lepaskan baterai tersebut dan biarkan beberapa menit lalu dipasang lagi. Dan nyalakan komputer seperti biasa. Bila masih bermasalah, coba Bapak tanyakan lebih lanjut ke Servis Komputer terdekat mungkin saja Hardisknya yang rusak pada waktu penginstallan.

Terima Kasih.

Tanggapan 10 – Hendri D

Sebenarnya Bios (Basic Input Output System) atau disebut juga ROM BIOS bisa di copy atau upgrade. Kemungkinan Bios bapak mengalami apa yang disebut Crash. Coba masuk ke website merk motherboard bapak mungkin di sana ada bantuan bagaimana mengatasi bios yang mengalami crash. Ada aplikasi untuk meng-copy Rom Bios tersebut dan setiap motherboard aplikasi tersebut beda-beda. Semoga ini membantu.