Select Page

Mesir telah memulai pengiriman gas alam ke Siria melalui pipeline melalui Jordan sebagai bagian dari project terbesar yang akan mengekspor gas Mesir ke Timur Tengah kemudian ke Eropa.

Penulis : Eric Watkins

Mesir telah memulai pengiriman gas alam ke Siria melalui pipeline Jordan sebagai bagian dari project terbesar yang akan mengekspor gas Mesir ke Timur Tengah kemudian ke Eropa.

Menteri perminyakan Syria, Sufian Allaw, mengatakan line baru akan menyediakan negaranya dengan 88.3 MMcfd gas, yang kemudian meningkat sampai 212 MMcfd selama 9 tahun kedepan.

Mesir telah menyetujui untuk menyuplai ke Jordan, Lebanon dan Syria dengan gas selama 30 tahun berdasarkan term dari 1,200-km Arab Gas Pipeline Project, yang ditandatangani pada tahun 2001.

Tahap pertama dari project, menghubungkan Mesir dengan pelabuhan Red Sea Aqaba Jordan yang diselesaikan pada tahun 2003, dengan pipeline melalui bawah Teluk Aqaba untuk menghindari melintasi wilayah Israel.

Pada tahun 2005, berdasarkan tahap kedua pembangunan, pipeline diperpanjang sampai kota Rihab Jordania, bagian utara dari ibukota Amman.

Mesir telah mengekspor hampir 99 bcf/year gas ke Jordan berdasarkan perjanjian 15 tahun.

Tahap ketiga membawa pipeline ke stasiun power electric Deir Ali Syria selatan dari Damascus, menurut Allaw. Penyambungan lebih lanjut direncanakan ke Lebanon dan Turki, dimana saluran akan disambungkan ke Pipeline Nabucco yang direncanakan untuk pengiriman gas ke Eropa.

Sumber: www.ogj.com

Share This