Select Page

Samsung Group bermaksud akan menginvestasikan senilai 63 milyar dolar untuk mengembangkan 25,000-hektar oil palm plantation dan biodiesel plant di Povinsi Riau.

Penulis : Eric Watkins

Samsung Group bermaksud akan menginvestasikan senilai 63 milyar dolar untuk mengembangkan 25,000-hektar oil palm plantation dan biodiesel plant di Povinsi Riau.

“Mereka membeli lahan baru-baru ini, dan itu adalah investasi pertama mereka. Jumlah investasi kemungkinan akan meningkat 10 kali,” kata Al Hilal Hamdi, yang mengepalai team nasional Indonesia untuk pengembangan biofuel.

Hamdi, yang meminta agar Samsung mengeluarkan 1.5 trilyun rupiah dalam memperoleh lahan dan plant, yang mengatakan fasilitas diharapkan akan online pada 2009 dan akan memproduksi biodiesel 50,000 kl./tahun.

Indonesia saat ini memproduksi dua jenis biofuel: bioethanol yang dibuat dari singkong, sugarcane, dan sorghum; dan biodiesel, dibuat dari minyak jarak dan crude palm oil.

Produksi keduanya diharapkan akan meningkat tinggi setelah bulan Oktober Indonesia berencana akan mengadakan regulasi baru yang mewajibkan bahwa sedikitnya 2.5% konsumsi bahan bakar oleh pengusaha pabrik yang terdiri dari biofuel.

Sumber: www.ogj.com

Share This