Untuk mengubah minyak tanah menjadi rantai karbon yang lebih ringan, diperlukan reaksi pemecahan komponen-komponen minyak tanah tersebut mejadi komponen dengan rantai karbon yang lebih pendek (misalnya saja dengan cara thermal crakcing, hidrocracking, dst).
Kita ambil contoh, hidrocracking.Hydrocracking merupakan proses perengkahan minyak bumi rantai panjang dengan menggunakan gas hidrogen (H2) dan katalis. Umpan hydrocracking merupakan senyawa karbon rantai panjang. Dengan umpan tersebut akan dihasilkan produk berupa gasoline, kerosin, minyak pelumas, dan LPG.

Tanya – adrian.syarif

Adakah kemungkinan minyak tanah di ubah ke rantai hydrokarbon yang lebih ringan melalui proses distilasi ?
Karena saya bukan ahli kimia jadi mau tanya ke forum ini,minta penjelasan,trims.salam

Tanggapan 1 – Dwi A.S. Utomo

Pak Syarif,

Kalau melalui distilasi saja, jawabannya tidak.
Distilasi tidak memutus atau menyambung rantai karbon, hanya memisah-misahkan fraksi HC berdasarkan perbedaaan titik didih saja.

Tanggapan 2 – agus suryono

Dear Pak Adrian,

Minyak tanah yang beredar di pasaran merupakan fraksi kerosene yang punya boiling range 150 – 270oC dan SG 0.7950. Fraksi Kerosene ini mengandung C11 s/d C18.
Kalo dengan Distilasi, ya..tidak bisa merubah ke fraksi yang mengandung rantai carbon yang lebih rendah. Hanya dengan proses cracking menggunakan katalis yang dapat melakukan itu.
Bisa jadi dengan Distilasi, dapat dipisahkan sedikit fraksi Naphta (yang punya boiling range 50 – 180oC) dan Light Kerosene (yang punya boiling range 160 – 200oC) dari fraksi kerosene (atau yang biasa disebut minyak tanah).
Demikian, semoga membantu.

Tanggapan 3 – M Zaki Zulqornain

Pak Adrian,

Sebetulnya pertanyaan yg harus diajukan terlebih dahulu adalah: kenapa ingin minyak tanah diubah lagi ke rantai HC yg lebih ringan? Sebetulnya minyak tanah itu (harusnya) berharga mahal karena bisa dipakai utk bahan bakar mesin jet (pesawat), tapi di negara kita orang lebih senang utk menggunakannya sbg bahan bakar kompor. Such a wasteful utilization.

Tanggapan 4 – Rawindra

Betul, dulu setiap menjelang takbiran atau Agustusan kami selalu menyumbang contaminated Avtur (tank bottom) ke desa2 sekitar daerah operasi buat pasang obor, dan biasanya selalu berlebihan shg dipake ibu2 di dapur, karena property Avtur sama saja dgn kerosene / minyak tanah.

Apakah pak Adrian bergagas menutup peluang bisnis bandit2 pengoplos solar dengan minyak tanah ?

Tanggapan 5 – marosbi lamasta

Pak Syarif,

Untuk mengubah minyak tanah menjadi rantai karbon yang lebih ringan, diperlukan reaksi pemecahan komponen-komponen minyak tanah tersebut mejadi komponen dengan rantai karbon yang lebih pendek (misalnya saja dengan cara thermal crakcing, hidrocracking, dst).
Kita ambil contoh, hidrocracking.Hydrocracking merupakan proses perengkahan minyak bumi rantai panjang dengan menggunakan gas hidrogen (H2) dan katalis. Umpan hydrocracking merupakan senyawa karbon rantai panjang. Dengan umpan tersebut akan dihasilkan produk berupa gasoline, kerosin, minyak pelumas, dan LPG.

Contoh reaksi hydrocracking parafin

R – CH2 – CH2 – R’ + H2 à R – CH3 + R’ – CH3

jadi senyawa dengan rantai karbon yang lebih panjang, direaksikan sehingga membentuk senyawa-senyawa dengan rantai karbon yang lebih kecil.
Setelah proses crakcking tersebut, senyawa hasil reaksinya barulah kita pisahkan menjadi masing-masing fraksinya melalui distilasi.

Tanggapan 6 – adhi budhiarto

Betul Pak, cuma dengan reaksi cracking aja minyak tanah bisa diubah jadi fraksi yang lebih ringan. Kalo cuma dengan distilasi, cuma akan mengubah range titik didihnya, namun masih dalam fraksi hydrocarbon yang sama.

Secara sederhana, reaksi hydrocracking yang umum adalah mengubah :

* Umpan gas oil (biasanya dari Vacuum Distillation Unit) menjadi kerosene, naphtha, dan LPG.

* Umpan kerosene menjadi naphtha dan LPG.

Tanggapan 7 – adhi budhiarto

Sori, produk diesel nya kelupaan.

Secara sederhana, reaksi hydrocracking yang umum adalah mengubah :

* Umpan gas oil (biasanya dari Vacuum Distillation Unit) menjadi diesel, kerosene, naphtha, dan LPG.

* Umpan diesel menjadi kerosene, naphtha, dan LPG.

* Umpan kerosene menjadi naphtha dan LPG.

Sedangkan tipe katalis yang dipake adalah : amorphous (maximize diesel or kerosene), zeolite (maximize naphtha), atau semi-zeolite (tengah-tengah antara amorphous dan zeolite).

Tanggapan 8 – daniendar

Yup,

Jika mo menjadikan kerosene/minyak tanah ke naptha harus melalui creaking. tetapi sebenarnya dari sisi harga antara naptha dan kerosene tidak terlalu jauh, bahkan kadang lebih mahal kerosene.
kerosene didunia dikenal sebagai avtur, bahan bakar pesawat terbang dan kerosene yang dijual di agen-agen sebenarnya secara spec mendekati mendekati avtur walupun masih perlu ditread beberapa parameter dan ditambah chemical ASA (anti static agent).