Sebelum implementasi WiFi XMeter pada suatu project ada baiknya melakukan benchmarking dengan para pemakai terutama kendala apa saja yg membuat hilang/lemahnya signals WiFi dan berapa jumlah minimum XMeter untuk mencapai signal availability 100%.

Pembahasan – Budhi, Swastioko (Singgar Mulia)

Untuk keperluan pengembangan NUI Platform, maka saya mencoba mencari beberapa solusi terbaik, diantaranya adalah dengan menggunakan wireless transmitter.

Tanggapan 1 – Abu Abdurrahim

Budhi,

Saya pingin mengemukakan sedikit pandangan tentang WiFi XMeter ini.

Sebelum implementasi WiFi XMeter pada suatu project ada baiknya melakukan benchmarking dengan para pemakai terutama kendala apa saja yg membuat hilang/lemahnya signals WiFi dan berapa jumlah minimum XMeter untuk mencapai signal availability 100%.

Berdasarkan pengalaman kami menggunakan WiFi XMeter pada applikasi open channel (onshore)untuk water temperature monitoring, beberapa kali kami mengalami kehilangan signals WiFi, terutama pada saat badai debu. Menurut kami hal ini terutama disebabkan oleh jarak antara WiFi XMeters cukup jauh (sekitar 100 meter) dan jarak terdekat WiFi XMeter ke Gateway hampir 200 meter – jumlah XMeter sedikit. Penyebab lainnya adalah berubah arahnya WiFi XMeter karena kami install pada floating unit seperti buoy.

Tanggapan 2 – Admin Migas

Ini Ismail Umar ex COPI ?

Justru karena hal seperti inilah maka saya tertarik untuk menyelenggarakan Seminar Wireless Plant yang masih terasa baru bagi sebagian anggota.
Masih banyak yang harus kita gali dari manufacturer mengenai keuntungan dan kerugian dari penerapan wireless transmitter ini.
Dan saya beruntung bahwa PTCS bersedia untuk mendatangkan para expert wireless plant yang mereka punyai.
So… jangan lewatkan kesempatan berharga ini, segera daftar ke panitia. Gratis kok bagi anggota Migas Indonesia.

Untuk kasus anda ini, seharusnya begitu sinyal hilang, tranmitter ybs akan mencari wireless transmitter yang lainnya untuk metransmisikan data.
Banyak yang bisa kita explore nantinya selama seminar berlangsung seperti bagaimana pengaruhnya terhadap peralatan lain yang menggunakan sinyal 2.4 GHz, bagaimana ijin penggunaan frekuensi dari Telkom, berapa lama baterai bisa bertahan sebelum recharge, apakah bisa untuk penerapan SIS selain PCS, scanning time, informasi apa saja yang bisa ditransfer, remote calibration, dsb.