Select Page

WPS adalah prosedur yang tertulis dan terkualifikasi (jika menurut ASME) untuk memberikan panduan kepada pelaksana (welder/welding operator) untuk melaksanakan las produksi. Berisi variabel2 penting, penting tambahan dan tidak penting sesuai dengan proses las yang digunakan. WPS mengacu kepada PQR. Perubahan dapat dapat dilakukan pada variabel tidak penting untuk menyesuaikan permintaan produksi tanpa memerlukan re-kualifikasi.
PQR adalah rekaman dari semua data2 yang digunakan untuk pengujian tes coupon. PQR mencatat semua variabel yang digunakan selama pengelasan uji dan pengujian termasuk hasilnya.

Tanya – Muhammad Syafriansyah@tripatra

Dear master2,

Saya mau Tanya apa bedanya Welding Procedure Specification (WPS) dengan Procedure Qualification Record (PQR).

Terimakasih atas penjelasannya.

Tanggapan 1 – ferdian rudi

Mas Syafrie,
Saya coba jawab ya..

Saya juga pemula, jadi mungkin ada koreksi dari teman2 yang lain

PQR : Procedure Qualification Record

Ini merupakan dokumen yang isinya mengenai laporan selama percobaan untuk mengetahui spesifikasi pengelasan yang paling sesuai untuk suatu proses pengelasan untuk satu sambungan/joint, yang meliputi heat input, arus, jenis filler, posisi pengelasan, lapisan las,dll. Hasil pengelasan ini kemudian dilakukan mekanical test untuk diketahui mana yang paling baik.

WPS : Welding Procedure Qualification

Bisa dikatakan hasil dari PQR yang paling sesuai untuk suatu joint. Isinya kurang lebih sama seperti PQR. WPS ini yang dijadikan panduan welder selama proses pengelasan.

Kurang lebih seperti itu, untuk lebih jelas dan benarnya mungkin teman2 yang lain bisa menambahkan, mohon maaf jika ada kesalahan.
Thanks

Tanggapan 2 – novembri nov

WPS merupakan document yang berisi petunjuk bagaimana melakukan produksi welding di lapangan. Didalamnya berisi parameter parameter proses dan technik melakukan pengelasan. WPS dibuat dari data yang diambil pada waktu running test coupon. Kumpulan kumpulan data pada waktu melakukan running test coupon, NDT dan mechanical test tersebut dinamakan dengan PQR.

Jadi PQR bis aterdiri dari : data material (certificate),, consumable, proses welding (amp, volt, HI, travel speed, polarity), record lulus NDT, record lulus DT.

Data data dari PQR diolah dengan mengikuti aturan dari code terutama masalah tolerance dari parameter paprameter welding. Hasil dari olahan data ini dipindahkan dalam suatu summary yang disebit WPS.

Tanggapan 3 – Farizan Riadhi

WPS dan PQR dapat ditemukan di ASME sect.IX, kalau gampangnya menurut saya

WPS = Prosedur (atau perencanaan lengkap), sedangkan PQR itu hasil/record sesuai dengan yang dilakukan di lapangan. Ada yang bisa menambahkan?

Tanggapan 4 – Endri Prasetyo

Pak Syafri,

Menambahkan dikit walaupun sebenarnya intinya sama.

WPS adalah prosedur yang tertulis dan terkualifikasi (jika menurut ASME) untuk memberikan panduan kepada pelaksana (welder/welding operator) untuk melaksanakan las produksi. Berisi variabel2 penting, penting tambahan dan tidak penting sesuai dengan proses las yang digunakan. WPS mengacu kepada PQR. Perubahan dapat dapat dilakukan pada variabel tidak penting untuk menyesuaikan permintaan produksi tanpa memerlukan re-kualifikasi.

PQR adalah rekaman dari semua data2 yang digunakan untuk pengujian tes coupon. PQR mencatat semua variabel yang digunakan selama pengelasan uji dan pengujian termasuk hasilnya.

Tanggapan 5 – deni@sse-vanderhorst

Prosedur pengelasan (WPS) adalah suatu perencanaan untuk pelaksanaan pelaksanaan yang meliputi cara pembuatan konstruksi pengelasan yang sesuai dengan rencana dan spesifikasi dengan menentukan semua hal yang diperlukan dalam pelaksanaan tersebut.

Perencanaan terebut harus di uji dengan melakukan pengelasan pada tes coupon sesuai dengan parameter dalam draft prosedur tsb. Setelah itu membuat test specimen dan melakukan uji specimen dengan NDE dan DT. Hasil uji tersebut dicatat dan disertifikasi pada lembar yang dinamakan PQR (Procedure Qualification Record).

Share This