Total SA menandatangani tiga perjanjian minyak dan gas dengan Syria yang akan memperkuat keberadaan group dalam jangka panjang di negara, menurut Chief Executive Christophe de Margerie.

Penulis : Eric Watkins

Total SA menandatangani tiga perjanjian minyak dan gas dengan Syria yang akan memperkuat keberadaan group dalam jangka panjang di negara, menurut Chief Executive Christophe de Margerie.

Tiga perjanjian “membuka jalan untuk meningkatkan kerjasama antara Total dan Syria dan mendukung pengoperasian kami dalam partnership dengan perusahaan minyak nasional dari negara ini,” kata De Margerie, saat menemani Presiden Perancis Nicolas Sarkozy dalam perjalanan ke Syria.

Perjanjian pertama memperbaharui lisensi minyak Deir Ezzor yang keseluruhan dimiliki oleh Total dan bersama-sama dioperasikan oleh Total dan Syrian Petroleum Co (SPC) melalui joint venture Deir Ezzor Petroleum Co.

Total mengatakan lisensi untuk Deir Ezzor diperpanjang selama 10 tahun sampai 2021, dan perpanjangan tersebut akan memungkinkan perusahaan Perancis untuk perpanjangan dan optimize production dari lahan Jafra, Qahar, dan Atalla.

Diskusi antara dua pihak dimulai pada awal April daripada perjanjian awal, yang ditandatangani pada tahun 1988, yang mengizinkan Total untuk memproduksi 30,000 b/d minyak di Deir Ezzor.

Perjanjian kedua mencakup mempertinggi hasil dari lahan gas dan kondensat Tabiyeh untuk meningkatkan pengiriman gas untuk pasar lokal dari Deir Ezzor plant. Perjanjian ini akan membantu Total mengembangkan aktivitasnya di industri gas Syria.

Perjanjian ketiga datang dalam bentuk MoU dengan SPC dan Syrian Gas Co akan mendirikan strategic partnership yang “akan mengizinkan pengembangan common projects antara Total dan perusahaan-perusahaan tersebut.”

Sumber: www.ogj.com