Biasanya jika fabricator yang membuat design and fabrication Pad Eyes, Pad Eyes harus di approve by ABS atau Loy’d atau badan lainnya sebagai verify dari Pad Eyes yang kita disign. Jika sudah approve Pad Eyes tadi boleh di buat.

Tanya – Deswita Dasril

Dear Senior,

Dalam pengecekan proteksi katodik, metode yang manakah (CIPS/DCVG) yang lebih disarankan (lebih baik)?

Apa kelebihan dan kekurangan masing-masing metode itu?

Mohon pencerahan… Terima kasih sebelumnya…

(Note: Bagi supplier/agen CIPS maupun DCVG di Indonesia mohon informasi/brosur, silahkan japri).

Tanggapan 1 – HEPRIA NALDI

Dear Pak Dasri

Biasanya jika fabricator yang membuat disign and fabrication Pad Eyes, Pad Eyes harus di approve by ABS atau Loy’d atau badan lainnya sebagai verify dari Pad Eyes yang kita disign. jika sudah approve Pad Eyes tadi boleh di buat.

Mungkin millister yang lain bisa menambahkan.

Tanggapan 2 – Reiski

Mba Deswita,

Untuk melakukan fabrikasi container khususnya yg ber kapasitas besar memang di perlukan certification dari third party.

Untuk pad eyes bersertifikat yg di maksud adalah setelah di pasang di container harus dilakukan MPI testing dan container harus di lakukan load test.

Bila kapasitas maximum 15 tons maka laod test harus di lakukan 17 Tons batas safety yg biasa di kehendaki.

Banyak perusahaan yg bisa melakukan MPI testing dan load test.

Tempo hari Radiant Utama pernah melakukan untuk pekerjaan saya ini.

Semoga membantu

Tanggapan 3 – yudha maulana

Dear Deswita,

Kalau kita waktu mengerjakan proyek 2x di total indonesie sertifikasi bisa dilakukan oleh BKI.

Tanggapan 4 – Mico Siahaan

Hi Deswita,

(pak atau bu ya…hehehe)

Kalau yang kami lakukan untuk equipment kami, pad eyes disertifikasi oleh BKI/Sucofindo/Surveyor Indonesia. Mengenai biaya ya bergantung kesepakatan dengan fabrikator, bagian mereka atau bagian pemberi order. Biasanya test yang dilakukan:

1. Cek visual

2. Test MPI (Magnetic Particle Inspection)

3. Load test, untuk kasus Deswita waste container itu akan dicoba angkat dengan dibebani 1.5 – 2X SWL (Safe Working Load).