Apa ada rekan yang mempunyai referensi berapa maximum oil flow dalam production tubing (2-7/8′, 3-1/2′ dan 4-1/2′)? Mungkin seharusnya perlu nodal analysis, tapi siapa tahu rekan2 sekalian ada yg punya referensi angka rule of thumb atau spreadsheet yang simple.

Tanya – Michael

Rekan sekalian,

Apa ada rekan yang mempunyai referensi berapa maximum oil flow dalam production tubing (2-7/8′, 3-1/2′ dan 4-1/2′)? Mungkin seharusnya perlu nodal analysis, tapi siapa tahu rekan2 sekalian ada yg punya referensi angka rule of thumb atau spreadsheet yang simple.

Oh ya.. sekalian juga untuk gas flow ya rekans.

Terima kasih sblmnya.

Tanggapan 1 – roeddy setiawan

Bapak bisa lihat di buku nya
prof K Brown – Dale Begg, ‘artificial lift bukunya unik ukuran album photo jaman dulu tinggal dilihat lihat pasti ketemu jang bapak cari
tapi untuk dense phase very difference, tubing 3 1/2 ‘ can produce 150 mmscfd dr reserv -25000ft.

Tanggapan 2 – Triez

Maksimum oil flow?flow rate atau velocity maksudnya,pak?

Klo flow rate bukannya tergantung kebutuhan throughput,br dimensi tubing kita bisa tentukan. Tapi mungkin yang bapak maksud velocity, karena memang ada batasannya.
Coba baca Coleebrook,pak.Saya pernah lihat ada kayaknya.

Tanggapan 3 – Michael

Maksud sy ya rate produksi maksimum pak…untuk tiap2 size tubing.

Gini deh ceritanya pak. background sy drilling.
sy lagi design sumur A. masi ada opsi, apakah kita mau design 4 sumur A (est.rate @well: 1500 bopd) atau 1 sumur multilateral (est.rate @well: 9000 bopd). nah menurut prod eng kami, mau produksi 1500 atau 9000 bopd bisa2 saja pakai 3-1/2′ tubing. saya cuma mau cari opini2 pakar lain saja di forum ini..berapa sih rule of thumb rate max di 2-7/8′ tubing, berapa di 3-1/2′ tubing.

Mohon masukkan lagi dan terima kasih.

Tanggapan 4 – roeddy setiawan

Pak Michael,

Kalau ada gor nya ada,1500 bbl intial production, by the time its ages, produksi turun. i would recommend yg kecil 2 7/8 , the liquid performance lebih baik dr pd 3-1/2′ bisa di check dg nodal.3-1/2 pd rate ini inefficient slippage and fallback jadi resistant yg utama. belum lagi kl sand problem krn low velocity accumulasi di tubing significat, once its stop it fall down, you may have to bail out

Kalau lihat drilling nya, its depend pak kalo sudah biasa pake 31/2 , logistik nya sudah mapan dg 31/2 ops manager sudah seneng . its night mare pak usul pindah ke 2 7/8 , banyak alesan nya tool ngak cocok, operator ngak biasa, klau work over susah, mostly non technical.
hope its help

Tanggapan 5 – Rawindra Sutarto

Benar, ini masalah klasik Teknik Produksi 1. Dan jawaban textbook yang elegan adalah analisis IPR (Inflow Performance Relationship), yang lantas dibikin rumit dgn nama NODAL, sehingga kita tidak lagi cukup berbekal pinsil, kertas grafik milimeter, dan sliderule. Berbagai tubing performance curves dipotongkan dengan ramalan Oil Productivity decline. Karena itu, sayangnya, jarang ada jawaban tunggal, sampai dipilih berdasar alasan2 praktis lapangan dan/atau ekonomis.

Dalam kasus memilih ngebor sekian vertical well vs. multilateral/horizontal well, saya kira cost-of-energy sangat penting ditinjau dari aspek produksi (lifting). Siapa tau 9000 BOPD horz well itu begitu selesai dibor ternyata memerlukan penyelesaian submersible pump, yang mahal dan ribet pengadaannya. Asumsi2 ternyata meleset, malu dong management kpada shareholders, janji 9000 koq keluarnya hanya 3000 BOPD ? Biar pun akhirnya company press-release aman, horz well sukses 9000 BOPD, tapi raport asset team anda akhir tahun beruntung bila dihiasi peringkat C (‘meet the expectation’) !!!
Jadi, hati2 dengan rule-of-thumb, karena cenderung dicomot begitu aja.

Buat contoh aman, ahli2 mesin hidrolis memakai rule-of-thumb berikut karena memang spektrum variabel operasi (flow regime-nya) sempit. Dan variasi properti fluidanya sudah tau pasti … tidak seperti sumur yang bakal menembus reservoir ribuan kaki di bawah sana.

*Recommended Maximum Oil Velocity in Hydraulic Lines*

fps = feet per second

Pump suction lines – 2 to 4 fps

Pres. lines to 500 PSI – 10 to 15 fps

Pres. lines to 3000 PSI – 15 to 20 fps

Pres. lines over 3000 PSI – 25 fps

Oil lines in air/oil system – 4 fps