Bebas fiskal ada dua macam: 1. pindah alamat ke luar negeri; misal kita kerja di LN, terus alamat pasport di ganti jadi alamat yang di LN (lewat KBRI), kita bisa dapat bebas fiskal 4 kali dalam setahun, kalau mau ganti alamat lagi ke Indonesia, harus bikin surat pulang di KBRI; 2. karena adanya perjanjian khusus; Provinsi-provinsi di Sumatera sudah menandatangani perjanjian zona khusus dengan Singapore, jadi kalo kita punya pasport dari daerah ini, ya bebas fiskal kalau ke luar negeri (i.e. Singapore). Catatan: walaupun kita punya paspor bebas fiskal, misal Kepri sama Riau, apabila terbang dari daerah lain yang tidak ada perjanjian khusus dengan Singapore, apabila kita akan ke Singapura, tidak bebas fiskal.

Tanya – iva destriana

Kepada teman-teman migas,

Mohon informasi tentang fiskal.
Setahu saya pemegang pasport riau yang akan keluar negeri melalui batam dan dumai bebas fiskal
apakah berangkat dariAirport pekanbaru ke luar negeri juga bebas fiskal?

Terimakasih sebelumnya.

Tanggapan 1 – Hadie

Setahu saya ada beberapa daerah atau propinsi yang kerja sama seperti kaltim bebas fiskal ke brunai, philiphina dan malasyia. Riau bebas fiscal ke malasyia dan singapore,
saya dah coba pasport balikpapan ke kuala lumpur lewat SSK Riau bebas fiscal.cuma bayar air port tax saja. semoga membantu.

Tanggapan 2 – OK Taufik

Warga Sumut setahu saya bebas fiskal ke KL, tapi pasport Kaltim saya ke KL lewat Polonia tetap bayar fiscal.

Tanggapan 3 – Dedy Novandi

Kalo anak bayi bayar fiskal juga gak Pak?

Tanggapan 4 – Noviwaldy Jusman

Saya ikutan Sharing..Khusus daerah sekitar Sijori terjalin kerjasama dari Riau, Batam bebas bepergian melalui Port daerah tersebut, namun berkembang juga untuk keberangkatan dari Port Padang, Sumatera Utara(polonia,tanjungbalai dsbnya)kemudian juga Palembang..nah pemegang paspor terbitan daerah diatas bebas fiskal untuk bepergian dari port diatas..Namun jika pemegang paspor diatas berangkat dari Bandara lain maka tetap dikenakan Fiskal Rp. 1 Jt untuk Airport & Rp. 500Rb untuk Sea port..
Sehingga bagi penduduk diatas akan menjadi lebih murah berkunjung ke Singapore, Malaysia Thai dari pada berlibur ke Bali & Jakarta..alhasil memang menguntungkan negara jiran..Malaka umumnya dihidupi oleh masyarakat Riau yang berobat ke sana, dan Penang bagi masyarakat Medan yang berlibur ke Penang,Singapore bagi masyarakat Riau & Kepri dsb..
Tentu hal ini sangat disayangkan karena dana kita justru mengalir ke negara-negara tsb..
Mungkin ini bargaining kita untuk quota TKI kesana..
Kita ambil posistifnya saja..

Tanggapan 5 – Nugraha

Iva,

Setahu saya, yang bebas fiskal kalau dari Riau menuju Malaysia (mungkin juga termasuk Singapore kalau dari Batam). Saya tidak yakin apa bebas fiskal juga berlaku dari Riau untuk tujuan luar negeri lainnya.

Tanggapan 6 – Panic Day

Beberapa bulan lalu, saya bersama istri menyeberang ke Singapura dan Malaysia menggunakan passport Palembang dan Padang dari Batam bebas fiskal…

Dari pihak pelabuhan diinfokan bahwa, semua passport dari sumatra (kecuali medan) bebas fiskal menuju Singapura dan Malaysia.

Semoga membantu.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia ini dapat dilihat dalam file berikut: