Ada beberapa acuan yang bisa dijadikan referensi untuk boiler : 1. ASME sect. I, II, dan V; 2. Undang-Undang Uap Thn 1930; 3. Peraturan Uap thn 1930; 4. Undang- undang No.1 thn 1970. Pemeriksaan dilakukan oleh ahli Keselamatan Kerja Pesawat Uap dan bejana tekan, melalui badan yang ditunjuk oleh Depnaker.

Tanya – pudjosunarno

Apakah ada peraturan khusus atau procedure untuk Certification Boiler?
Jika ada harus kemana saya bertanya?

Tanggapan 1 – nugroho, basuki

Pak Pudjo –

Apakah yang dimaksud sertifikasi ini utk operatornya atau equipmentnya?

Kalau utk operator boilernya jawabannya Mandatory as per UU uap thn 30 dan UU K3 thn 70.
Utk mendapatkan sertifikasi ini operator harus mengikuti pelatihan boiler bisa melalui pihak ke-3 yang authorized by Depnaker utk melakukan ini + mengeluarkan sertifikatnya.

Sertifikat di sini adalah dalam bentuk boiler operator license yang berlaku dalam kurun waktu tertentu (klu tidak salah 2 tahun CMIIW) dan wajib diextend selama orang yang mejabat posisi boiler operator tsb masih melakukan pekerjaan di boiler.
Kalau utk equipment boiler itu sendiri akan menjadi sah sejak pertama mendapat buku AI boiler (buku merah) yang diterbitkan depnaker dan disimpan di pemilik boiler. Secara berkala buku AI ini akan diupdate utk boiler inpection berkala atau ada hal khusus (misalnya perbaikan boiler dlsb). Buku AI ini akan berlaku selamanya selama boiler itu beroperasi.
Mudah mudahan bisa membantu..

Tanggapan 2 – agregad.tampubolon@bayermaterialscience

Dear Pak Pudjo,

Ada beberapa acuan yang bisa dijadikan referensi untuk boiler :

1. ASME sect. I, II, dan V

2. Undang-Undang Uap Thn 1930

3. Peraturan Uap thn 1930

4. Undang- undang No.1 thn 1970

Pemeriksaan dilakukan oleh ahli Keselamatan Kerja Pesawat Uap dan bejana tekan, melalui badan yang ditunjuk oleh Depnaker.