Software predictive maintenance dengan media pelumas berfungsi: 1. Pengaturan data samples, pelanggan, unit mesin, sampling point, jam kerja mesin, jam kerja pelumas, merk-jenis pelumas, etc; 2. Penyajian data di atas dalam bentuk ‘human friendly’, biasanya grafik dengan warna menarik, vektor, indicator (ikon), tren, penentuan nilai ambang atas & bawah, dsb.

Tanya – Masri@sucofindo

Salam Migas Indonesia,

Mohon bantuan mitra Migas Indonesia.

Kami dari Laboratorium Uji New dan Used Lube Oil membutuhkan informasi perusahaan yang sudah menerapkan Soft Ware Lube Oil Monitoring di Indonesia atau di Asia Tenggara. Sedikit hal yang kami ketahui dari prinsip dan kegunaan soft ware tsb adalah sebagai panduan menilai Lube Oil yang akan dan sedang terpakai pada suatu alat ( terutama alat-alat yang menggunakan Lube Oil dalam skala volume yang besar, seperti Turbine Lube Oil, Hydarulic Lube Oil ) dimana penilaiannya adalah perbandingan hasil analisa kimia, fisika dan visual dari oli yang di input kedalam software, sehingga diperoleh suatu rekomendasi tentang kondisi lube tsb ( oli perlu diganti atau tidak, perlu ditambahkan oli atau tidak dsb nya ). Mohon maaf bila ada yang keliru dalam penyampaian kami ini, untuk itu kami mohon pencerahan dari mitra Migas Indonesia.

Tanggapan 1 – nova sariawan

Pak, kami di Trakindo memakai oil commander untuk memonitor oli kami. Oli engine, hydarullic, transmisi, dan coolantnya.

Tanggapan 2 – Andy

Sedikit share pengalaman kami pakai software ‘nyang begituan’: Software adalah perangkat bantu kerja serta kecerdasan buatan manusia untuk memudahkan hidup kita juga (kalo gak hang & kena virus), ujung2nya tergantung sisi penggunanya juga – manusia.

Software predictive maintenance dengan media pelumas berfungsi:

1. Pengaturan data samples, pelanggan, unit mesin, sampling point, jam kerja mesin, jam kerja pelumas, merk-jenis pelumas, etc

2. Penyajian data di atas dalam bentuk ‘human friendly’, biasanya grafik dengan warna menarik, vektor, indicator (ikon), tren, penentuan nilai ambang atas & bawah, dsb.

Titik berat & bobot dari software ‘analisa pelumas’ adalah database terhadap berbagai merk, jenis dan update formulasi dari tiap produsen pelumas – harap di ingat tidak semua formulasi pelumas selalu sama di setiap negara, sering kali terjadi ‘upgrade & adjustment’ dengan berbagai pertimbangan – teknis, ekonomi, HSE, dsb Poin ini yang membuat berbagai software harus selalu ‘berhubungan baik’ dengan supplier pelumas – atau produknya jadi ‘kuper’.

Database tingkat keausan, polutan, etc terhadap design peralatan.. hampir sama dengan case perkembanagan formulasi pelumas, misalnya mesin type yang sama versi 001 pakai standard liner + ring piston…. trus versi 002 pakai liner khusus dengan extra cincin oil scraper di daerah TDC… walhasil tren degradasi TBN akan beda, oksidasi akan beda, dsb… Kalo poin ini kuncinya pada pabrikan mesin/peralatan – Original Equipment Mfg.

Hasil analisa software tsb sangat tergantung 2 parameter di atas plus sebanyak apa parameter uji yang diberlakukan atau menjadi standard kerja lab Anda. Misalnya ada lab yang jual paket test pelumas gas turbine dengan 10 parameter uji… lab lain 15 parameter, dsb.

Selain itu tetap di perlukan seorang interpretation antara bahasa lab uji Anda dengan bahasa peralatan/mesin plus bahasa si pelanggan. Hasil rekomendasi software bersifat rekomendasi umum – seperti ‘rajin olah raga, istirahat yang cukup, jangan merokok, dsb…’, sedangkan tenaga interpreter yang handal sampai ke tingkat..’tolong di ganti sponge filter udaranya… filter oli-nya lewat jadwal gantinya ya?… nozzle-nya udah ‘kencing tuh – kurang atomized’…

Kebetulan saya sempat bikin beberapa SOP buat hal terpenting dari program analisa pelumas… ya apa lagi kalo bukan how to create the value of used oil analysis… next action habis baca analisa pelumas.

Software yang sempat saya pakai:

SIGNUM, MIDAC, ROAR, PAX-it, CAT SOS-punya, LUBETRAK…

Kalo saya boleh sarankan, konsep analisa pelumas via lab sudah old fashion… handling fee nya mahal euy.. selain delay result hasil analisa, alangkah indahnya kalo lab service companies .. menyewakan lab set … untuk konsumen dengan jumlah sample bulanan yang masuk secara estimasi ekonomis – siapa tau harga US$3 ~ $8/test akan tercapai.

Sekalian tanya nih sama rekan2 lain… pilih mana akurat test sekali2 atau trend basis analysis? konteknya analisa pelumas, vibrasi, gs, air dsb..

Silahkan saja japri bila ada yang kurang jelas & mungkin dapat saya bantu lebih lanjut.