Agip KCO telah memilih sebuah konsortium engineering yang dipimpin oleh WorleyParsons Europe Ltd. untuk merancang fasilitas untuk tahap kedua dari lahan minyak Kashagan raksaksa di Kazakhstan.

Penulis : Uchenna Izundu

Agip KCO telah memilih sebuah konsortium engineering yang dipimpin oleh WorleyParsons Europe Ltd. untuk merancang fasilitas untuk tahap kedua dari lahan minyak Kashagan raksaksa di Kazakhstan.

Dalam LoI, yang berlaku sampai 31 Desember, Agip meminta front-end engineering and design services untuk fasilitas onshore dan offshore. Pengerjaan bernilai 31 juta dolar.

“Ada juga option untuk services post-Phase II FEED, termasuk pengerjaan awal, detailed engineering and procurement services, technical assistance, and design-system integrity,’ kata Aker Solutions ASA, salah satu perusahaan dalam konsortium engineering.

Kashagan, yang memiliki 34.5 milyar bbl minyak di tempat tersebut, adalah sebuah lahan yang menantang yang memiliki tekanan tinggi dan level sulfide hydrogen tinggi. Disamping itu, Kashagan berada di area sensitive secara lingkungan dengan kondisi cuaca yang sulit. Produksi pertama 150,000 b/d produksi dari lahan semula dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2005, tapi produksi ditunda sampai quarter keempat 2012 yang disebabkan oleh tantangan secara tekhnik, peningkatan biaya, dan reconfiguration dari offshore plant dengan mendorong tingkat efisiensi dan standard keselamatan.

Kashagan, berada pada 80 km tenggara Atyrau di North Caspian Sea, yang akan dikembangkan dalam tiga tahap.

WorleyParsons dan Aker Solutions menjamin engineering services, fabrication, dan hook-up untuk tahap pertama, yang diharapkan akan menelan biaya 19 milyar dolar.

Partner joint venture untuk tahap II adalah WorleyParsons, dengan 45% saham, CB&I UK Ltd. 25%, dan Aker Engineering & Technology 30%.

Agip dipimpin oleh Eni SPA dengan 18.52% saham. Partnernya adalah Royal Dutch Shell PLC, ExxonMobil Corp., dan Total SA, 18.52% each; ConocoPhillips 9.26%; and KazMunayGas and Inpex 8.33% each.

Sumber: www.ogj.com