Di UAE, untuk posisi yang sama gaji karyawan lokal lebih besar dari gaji expatriate. Aturan mainnya memang dibuat begitu. Tapi perlu diperhatikan bahwa penduduk lokal UAE adalah minoritas, populasi expatriate bisa 3-4 kali lebih banyak. Negara-2 di midle east rata-rata menerapkan kebijakan seperti ini. Soal gaji bagus untuk karyawan Migas Indonesia, bisa diharapkan dari 2 hal : kebijaksanaan / proteksi pemerintah; usaha karyawan untuk meningkatkan kompetensi dan nilai jual. Kebijaksanaan pemerintah diluar kendali karyawan. Sedangkan usaha untuk meningkatkan kompetensi, kendali ada ditangan karyawan.

Pembahasan – kristiawan

Rekan milis,

Di UAE, untuk posisi yang sama gaji karyawan lokal lebih besar dari gaji expatriate. Aturan mainnya memang dibuat begitu. Tapi perlu diperhatikan bahwa penduduk lokal UAE adalah minoritas, populasi expatriate bisa 3-4 kali lebih banyak. Negara-2 di midle east rata-rata menerapkan kebijakan seperti ini.

Soal gaji bagus untuk karyawan Migas Indonesia, bisa diharapkan dari 2 hal :

– kebijaksanaan / proteksi pemerintah

– usaha karyawan untuk meningkatkan kompetensi dan nilai jual

Kebijaksanaan pemerintah saya anggap diluar kendali karyawan. Sedangkan usaha untuk meningkatkan kompetensi, kendali ada ditangan karyawan.

Ada 1000 jalan menuju Roma, seperti juga ada banyak cara untuk meningkatkan kompetensi dan nilai jual karyawan. Saya pribadi memilih menjadi member organisasi profesi dan mendapatkan sertifikasi professional yang dikenal secara internasional.

Seperti rekan-rekan milis, saya punya pengalaman kerja yang cukup (there’s no substitute to experience) dan bekerja untuk perusahaan yang menerapkan standard internasional. Waktu mempersiapkan diri untuk ujian sertifikasi, sebagian besar materi sudah saya pahami dari pengalaman kerja. Tetap butuh extra effort untuk memenuhi standar yang ditetapkan oleh organisasi profesi pemberi sertifikasi. Sejauh ini saya bisa arrange untuk ikut dan lulus 2 ujian sertifikasi. Tanggapan market tenaga kerja internasional terhadap achievement ini baik, saya pindah kerja ke perusahaan lain dengan kenaikan gaji yang cukup signifikan. Dalam bekerja saya juga lebih confident karena memahami best practice yang direkomendasikan oleh para ahli di organisasi profesi.

Sekedar sharing pengalaman pribadi, tingkatkan kompetensi dan gaji akan naik.

Tanggapan 1 – ihsan Maruf

Setelah membaca ini Saya sangat tertarik & sebenarnya Saya ingin mengembangkan diri (meningkatkan kompetensi) menjadi lebih baik supaya lebih Confident. Yang Saya ingin tanyakan Bagaimana & dimana menjadi member organisasi profesi dan memdapatkan sertifikasi professional yang di kenal secara internasinal? berapa biayanya?
Terimakasih atas informasinya.

Tanggapan 2 – Helky Zunnur

Setuju dengan pa kristiawan…

Gaji akan meningkat seiring dengan kinerja dan prestasi kita!

‘Dont try to catch the shadow, just do the best we can and the shadow will follow us’ begitu kira2 petuah yang pernah diberikan senior saya.

Yang saya mo tanyakan, bolehkah di share best practice gmn kita meningkatkan kompetensi kita ??? mungkin bisa berguna untuk kawan milis lainya jg, dan satu lagi, badan apa saja yang bisa memberikan pelatihan atau rekomendasi pa kristiawan untuk mendapatkan sertifikasi seperti yang diceritakan ??

Saya pernah mendapatkan pelatihan ttg ‘how to be CEO’ yang inti dari pelatihan tersebut kita harus menjadi orang yang ‘disukai’ dalam artian ketika orang percaya dan ‘suka’ dengan sikap,pekerjaan kita maka segalanya akan mudah,

Jika kita berhasil mereka akan berkata ‘he is the man’ atau ‘dia memang ahlinya untuk itu’ dan jika kita gagal mereka kan berkata ‘ mungkin lain kali atau itu cuma bad luck aja’.

Tetapi ketika orang tidak suka dengan kita , jika kita berhasil mereka akan berkata ‘ ah cuma kebetulan aja tuh’ dan jika kita gagal ‘ sukurin, ke laut aja sono’ atau ‘mang ente ga bisa apa2’.

Oleh karena itu relationship dan kerjasama tim disini harus dijaga sebaik-baiknya.

Trims ‘sekedar sharing’

Tanggapan 3 – kristiawan

Dear Pak Helky,

Kalau sekolah2 di luar INA, mereka selalu ada yang namanya continuing education atau engineering outreach apapun namanya yang memberikan tools tambahan supaya bisa lebih competitive and certified. di indonesia skill yang seperti itu bisa didapat dr banyak lembaga yg memberikan kursus dari mulai operation sampai economic, sayang belum dibikin jd standard yg diakui international, say kalau ikut course drilling di IADC akan lain dilihat calon employer dibanding drilling course lokal padahal mungkin saja yg lokal lebih baik ????.

Sesudah itu jam terbang juga penting, kita bisa saja seratus kali kursus naik sepeda lewat internet, atau khatam baca 100 x tapi belum tentu bisa naik sepeda, to be able to do it you must excersize your skill. disni masalah nya, yang mau di exersize kan biasanya value nya besar banget, so not everyone will have a chance.

Tanggapan dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia mengenai diskusi diatas dapat dilihat dalam file berikut: