Untuk incompressible fluid, seperti condensate, tekanan dalam storage/bomb tentu tergantung pada berapa banyak vapor yang ada dalam storage/bomb tersebut, yang kemudian akan tergantung dari temperatur storage/bomb dan vapor pressure liquid. Jika temperatur storage/bomb lebih tinggi daripada boiling point liquid, maka akan menyebabkan sebagian liquid teruapkan yang akan mengakibatkan tekanan storage/bomb meningkat, karena semakin banyak uap yang terbentuk (besarnya peningkatan tekanan storage/bomb tergantung dari vapor pressure liquid-nya). Atau untuk surge drum/KOD, kalo terjadi fenomena flashing, maka makin banyak uap yang terbentuk dalam sistem, yang juga akan menyebabkan tekanan surge drum/KOD meningkat.

Tanya – gumelar purnama

Dear member,

Ada pertanyaan yang ingin saya ajukan ke rekan-rekan.

Setelah saya sampling kondensate di sales point yang bertekanan (sampling pointnya setelah pompa), tekanan di cylinder bombnya (berpiston), sbg container, menjadi nol. Kondensatenya berasal dari storage tank. Kenapa terjadi drop pressure padahal tidak ada kebocoran di cylinder bomb? Mohon pencerahannya. Thanks.

Tanggapan 1 – roeddy setiawan

Dear Pak Gumelar,

Posting yg menarik, hal ini sering dijadikan subject oleh auditor metering bahwa kita tidak melakukan good job pd saat sampling sehingga mempengaruhi hasil dr pengukuran, terutama sample yg didapat akan dipakai sbg feed buat chromatograph.

Sebetulnya prosesnya sederhana sekali, saya kira penurunan tekanan nya tidak terjadi immediate, tapi setelah bapak bawa sample tersebut ke lab, mungkin besoknya bapak lihat lagi ternyata tekanan nya berbeda dg yng direcord kemarin ??????. pada waktu sampling temp condensate bapak ada diatas atas atau sama dg ambient temp say 90 F , bapak bawa ke lab yng air conditioned say temp 72 F, nah condensate bapak mengalami penurunan temperature yang mengakibatkan penurunan tekanan. hope this help.

Tanggapan 2 – gumelarpurnama

Perlu saya informasikan bahwa pressure drop terjadi sebelum sampel dibawa ke lab alias suhunya tidak berubah signifikan. apakah pressurenya menyesuaikan dengan pressure condensate storage tank (positive pressure/ di atas atmosperic sedikit)?

Tanggapan 3 – roeddy setiawan

Dear Pak Gumelar,

Kalau seperti yg bapak amati, saya kira 90 pct probability kebocoran terjadi dan kedua ada vapor space di sample bom anda.

Tanggapan 4 – gumelarpurnama

Dear all,

Mungkinkah karena sampel yang diambil sudah 1 fasa maka pressurenya sama dengan pressure storage tank condensate (di atas atm sedikit)?

Tanggapan 5 – adhi budhiarto

Mas Gumelar,

Bukankah fenomena ini merupakan fenomena normal?

Untuk incompressible fluid, seperti condensate, tekanan dalam storage/bomb tentu tergantung pada berapa banyak vapor yang ada dalam storage/bomb tersebut, yang kemudian akan tergantung dari temperatur storage/bomb dan vapor pressure liquid. Jika temperatur storage/bomb lebih tinggi daripada boiling point liquid, maka akan menyebabkan sebagian liquid teruapkan yang akan mengakibatkan tekanan storage/bomb meningkat, karena semakin banyak uap yang terbentuk (besarnya peningkatan tekanan storage/bomb tergantung dari vapor pressure liquid-nya). Atau untuk surge drum/KOD, kalo terjadi fenomena flashing, maka makin banyak uap yang terbentuk dalam sistem, yang juga akan menyebabkan tekanan surge drum/KOD meningkat.

Itu makanya pada surge drum dilengkapi dengan pengatur tekanan yang split range antara supply gas dari fuel gas/nitrogen dengan buangan gas ke flare. Kalo tekanan surge drum berlebihan, melebihi set point, maka akan dibuang ke flare. Sedangkan kalo tekanan surge drum kurang dari set point, maka akan ada supply fuel gas ke dalam surge drum.

Mas Gumelar mengaggap ada pressure drop mungkin karena mas Gumelar membandingkannya dengan tekanan yang ada di line. Tentu liquid di line bertekanan karena berasal dari pompa yang bertekanan. Tapi, kalo mas Gumelar mengambil 2 macam sampling: sampling yang satu diambil persis pada dowstream pompa yang bertekanan 10 kg/cm2g, misalnya, dan sampling yang lain diambil pada dowstream di dekat storage tank yang cuma bertekanan 1 kg/cm2g, misalnya, maka begitu masuk bomb dengan volume yang sama dan temperatur yang sama, maka insya Allah tekanan bomb-nya pasti sama.