Select Page

Ada yang tau brand apa yang support automatic interlocking? Saya punya sistem yang punya dua input, satu dari 220 V normal power dan satu lagi dari 220 V UPS. Pengennya klo normal power failure Breaker UPS langsung On dan breaker normal power Off. Klo normal power kembali normal, breaker normal power kembali On. Please advise. Thank you.

Tanya – Ivan Mufthi

Dear All,

Ada yang tau brand apa yang support automatic interlocking? saya punya sistem yang punya dua input, satu dari 220 V normal power dan satu lagi dari 220 V UPS. Pengennya klo normal power failure Breaker UPS langsung On dan breaker normal power Off. Klo normal power kembali normal, breaker normal power kembali On. Please advise. Thank you.

Tanggapan 1 – ardi soma

Dear Pak Mufthi,

Kayak nya Terasaki Punya pak..klo ga salah bisa sampai 3 dan 4 pole breaker..
Klo ga salah dia punya type :

T2ML12L3A T2 LINK INT LEFT 3P 125AF Koo bapak, butuh 2 pole, tinggal minta 2 pole.. yg type diatas adalah 3 pole..

Bisa di searching di google kok pak..

Hanya itu yg bisa saya, mohon koreksi klo salah.

Tanggapan 2 – Ahmad Toha QH

Pak Mufthi

Kalau Pakai MG bisa juga, pakai MCCB yang Motorize, yang ada langsung Motorize nya minimal NS630Nb. kemarin saya buat untuk panel Kapal, di sebut ( Clean Power ), satu dari UPS satu normal Supply, saya pakai 2 contactor dan 1 MCCB karena ampere nya Kecil cukup pakai NS100N.

Tanggapan 3 – Kunarta DjayaPutra@serica-energy

Dear Ivan,

Menurut hemat saya,

Prinsip dasar dari UPS adalah suplai power yang tidak terputus (Uninterruptable Power Supply) yang dicapai dengan adanya Battery back-up. Sehingga kalau supply dari normal power putus automatically battery yang men supply power ke beban listrik. Automatic interlock itu ada di dalam UPS itu sendiri, bukan dari supply ke beban.

Untuk meyakinkan supply dari normal power, kadang2 incoming ke UPS ada 2 diperoleh dari sumber yang berbeda. Tapi lucunya (Engga tau ini lucu atau salah kaprah) yang ada diperoleh dari sumber yang sama, Cuma berbeda circuit breaker nya saja.

Mudah2 an ini akan memberikan masukan sebagai pertimbangan anda dalam menentukan system distribusi listrik.

Tanggapan 4 – Budiawan Butarbutar

Pak Ivan,

Pak Kunarta benar. So, automatic interlocking antara normal supply dan UPS ada di UPS itu sendiri.

Jika source beban bapak berasal dari 2 UPS maka bapak memerlukan static transfer switch, untuk mengalihkan source dari UPS-1 ke UPS-2 atau sebaliknya. Sistem begini banyak juga diaplikasikan di data center dan di kapal.

Tanggapan 5 – jhony rakhman

Dear Ivan,

Biasanya rata2 semua brand sistem UPS memang didesign sebagai backup power supply listrik secara automatis….Hanya saja sebelum memilih brand, tentukan dulu spesifikasi UPS yang kita inginkan misalnya jenis load dari UPS tersebut, berapa jumlah daya yang dibutuhkan, dll…
(Berdasarkan pengalaman, saya punya rekomendasi brand yang cukup handal…Please japri untuk info lebih lanjut).

Share This