S-curve adalah sebuah bentuk ideal dan hanya sebuah penamaan untuk memudahkan penyebutan.

Tanya – Cahyo Laksono Hadinoto

Maaf sebelumnya,

Aku mau numpang tanya bagaimana cara buat S-Curve di Primavera untuk distribusi Weight Factor di Resources.
Sebelumnya sekedar informasi, aku sdh coba set-up di bagian Data -> Resource
+ Resource Curve (Template = Bell Shape). Akan tetapi hasil akhirnya/kurva keseluruhannya tidak terlihat seperti yg diharapkan ‘S-Curve’.

Atas responnya, saya ucapkan banyak terima kasih.

Tanggapan 1 – rifa ariefandi

Sedikit komen dari saya, mgkn dari job sequencenya perlu diatur lagi spy S-Curvenya sesusai dgn harapan..
Apakah untuk smua resource yg di assign sdh di set dgn template bell shape?
Tapi kalo mnrt saya, S- Curve itu tdk hrs spt S, asalkan sequence dan resource ter set sesuai dgn logikanya, kalaupun memang bentuknya tdk trl persis yg diharapkan, yah memang mgkn harus seperti itu, stdaknya data nya akurat..terutama pendistribusian resourcenya..

Tanggapan 2 – broery_amfm

S-curve adalah sebuah bentuk ideal dan hanya sebuah penamaan untuk memudahkan penyebutan. Jika mas Cahyo sudah benar distribusinya yaah itulah kebutuhan real-nya. Banyak faktor yang mempengaruhi bentuk ‘S-curve’, walau bentuknya seperti bukit etap namanya yaa S.

Tanggapan 3 – Rusdy

Sekedar sharing ‘my 2 cents’,

Kalau pembobotan (weight Factor) dan relationshipnya sudah benar, tapi bentuknya masih belum ideal, berati bapak perlu mengecek Resources loading diagramnya. Bila ada resources yang overloading maka perlu di leveling. Supaya durasi proyek tidak berubah leveling dilakukan tidak melebihi Total Float dari masing2 activity.

Tidak semua resources mesti di set resource curvenya ‘Bell-Shaped’.
Karena ada juga activity yang ‘Back-Loaded’ (ex. Procurement Activity), ‘Front-Loaded’ (ex. Engineering activity) atau bahkan ada yang linier seperti project management, dll.

Semoga membantu,

Tanggapan 4 – Cahyo Laksono Hadinoto

Terima kasih atas sarannya Pak Rudy,
Mumpung masih bisa tanya2, kadang kala aku kurang mengerti dengan yg namanya ‘leveling’.
Jikalau berkenan, mohon pencerahaanya lagi tentang leveling ini.

Kebetulan sekali saya sudah mendapatkan ‘loading’ dari Weight Factor (WF) dan mendapatkan kurva – S meski hasilnya tidak maksimal. Dilihat dari kurvanya ada beberapa bagian yg ‘melonjak/sebaliknya’ sehingga saya mengeditnya via Excel’ secara manual. nah, mendengar dari penjelasan bapak perihal leveling tadi, apa sih kegunaannya dr leveling itu? apa pengaruhnya dari S-Curve yg kita buat?

Mohon pencerahannya,
Terima kasih banyak.