JIS G3101 SS400 equivalent dengan ASME SA 36 / ASTM A36 karena bisa dilihat dengan allowable design stesses di ASME II Table D under klasifikasi SA-36, meskipun demikian material JIS G3101 SS400 adalah merupakan material structural steel yang mempunyai batasan Carbon atau manganese.
Jadi alangkah baiknya sebelum pembelian material dilakukan batasan-batasan Carbon atau manganese dalam PO material yang mengacu pada spec. ASME SA 36, hal ini juga untuk meng-improve sifat weldability material tsb.
Namun jika sudah terlanjur dilakukan pembelian material dan masih ada perbedaan/perdebatan, lakukan determination antara engineering kontraktor & engineering owner-nya.

Tanya – y_nugraha@e-steamboilers

Selama siang pak/bu,

Saat ini salah satu project yang sedang kami tangani membuat skid & piping, dimana salah satu material yang diperlukan untuk skid yaitu H-Beam adalah SA-36 namun selama ini yang kami terima adalah material JIS 3101 SS-400 dengan tebal 6mm, didalam Code ASME Section II-A & JIS untuk spesifikasi jenis material H-Beam ini memang sama yaitu untuk steel plates for general structure & menurut salah satu mill. bahwa untuk tebal plate dibawah 6mm itu terkatagori ke dalam SA-36, namun timbul keraguan bagi client kami apakah memang SS-400 masih sebanding dengan SA-36 dengan tebal dibawah 6mm, mohon penjelasannya.

Tanggapan 1 – novembri nov

Pak Nugraha…

Clientnya suruh rajin rajin mbaca gitu pak …

Masak simple gitu aja dia nggak yakin….

Cocoknya yang jadi client ya yang bisa jawab …

Jadi malas jawabnya…he he he…

Client client ….

Tanggapan 2 – Tek Ri

Dear Pak Nugraha,

Berikan ke client hasil hitungan mekanikal dari skid, ganti allowable stress (mechanical propoerties) SA-36 ke berdasarkan allowable stress SS400.

Kalau kuat masa sih gak diaccepted sama client.

Simplenya sih bandingkan saja mechanical properties-nya masing-masing, dengan catatan ukuran H Beam JIS sama atau lebih besar daripada ASME.

Kalau gak mau juga, entertainment-nya kurang kali.

Semoga berhasil.

Tanggapan 3 – adi yudistira

Kalo menurut saya justru kontraktor yg harus lebih rajin dan kreatif mengemas suatu proposal supaya bisa meyakinkan client yg ‘kurang paham’… dan walaupun client tersebut paham menurut saya sah2 aja kalau dia minta suatu penjelasan secara ‘well documentation’ (ini namanya tertib administrasi ;)).. mungkin bisa dicoba step2 brkt :

1. search & secrutinize references dari masing2 spec. tersebut (estimate 1 jam)

2. Buat komparasi dari parameter2 atau requirement2 dalam sebuah tabulasi (estimate 15 menit)

3. Jangan lupa buat justifikasinya dengan dasar yg benar (estimate 5 menit)

4. Kalo perlu lampirkan sekalian copy reference-nya dan put highlight pada concern itemnya (mana tau clientnya selain ‘kurang paham’ juga kurang literature)– estimate 3 menit

5. Review & check ulang apa yg sudah dibuat (estimate 5 menit)

See, ga sampe 2 jam untuk prepare dan ber-tertib administrasi ria daripada bolak-balik argument tapi tak kunjung selesai.. cuma perlu menyingkirkan sedikit rasa malas saja..;)

Jangan lupa to be submitted by transmittal yaa.. hehe..

Jadi, hindari explaination dgn kata2 ‘menurut’ org lain tapi tanpa data… kadang pengalaman yg bertahun-tahun tapi kalo ilmu yg dipakai selama itu salah, bisa jadi kata2 ‘menurut org lain’ itu juga salah (saya tdk mengatakan kalo yg dikatakan org mill manufacture itu salah loh)… so, chek & recheck lah jawabannya…

Ada yg mau mengoreksi atau menambahkan? boleeehh.. dgn senang hati..

Tanggapan 4 – Endri Prasetyo

Sependapat dengan Pak Adi, memang kadangkala ada waktu yang harus dialokasikan untuk hal semacam ini, baik pada fase bidding maupun eksekusi sebuah project. Kendala biasanya pada masalah material sourcing. Dan untuk membuat argumen perlu dibuatkan komparasi dalam bentuk tabulasi properties masing2 material yang tentunya lebih komunikatif. Dan terakhir dibuat suatu kesimpulan bahwa material tsb equivalent.

Tanggapan 5 – Kiagus Ismail Hamzah Mahbor

Menurut saya, JIS G3101SS400 tidak dapat menggantikan SA36, karena sesuai dengan ASME IX, SA36 mempunyai P No. 1, sedangkan JISG3101SS400 tidak mepunyai P no ataupun S No. Kalaupun client ataupun owner setuju untuk menggunakan SS400, maka harus membuat WPS untuk SS400 juga. (saya sarankan pakai aja SA-36, karena akan menambah panjang pekerjaan bila mengunakan SS400).

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia ini dapat dilihat dalam file berikut :