Pipeline minyak Baku-Tblisi-Ceyhan akan memulai kembali pengiriman 1 juta b/d pada akhir tahun, menurut Menteri Energi Azerbaijan, Natiq Aliyev.

Penulis : Eric Watkins

Pipeline minyak Baku-Tblisi-Ceyhan akan memulai kembali pengiriman 1 juta b/d pada akhir tahun, menurut Menteri Energi Azerbaijan, Natiq Aliyev.

BTC line telah beroperasi pada kapasitas yang turun 850,000 b/d yang disebabkan oleh tutupnya sebagian dari lahan Azeri-Chirag-Gunashli (ACG) di Caspian Sea setelah sebuah kebocoran gas dekat satu platform.

Platform Central Azeri, satu dari empat yang memproduksi minyak dari lahan ACG, akan memulai kembali produksi selambatnya bulan Desember, kata Rovnaq Abdullayev, kepala State Oil Co. Azerbaijan Republic (SOCAR).

Pengumuman bertepatan dengan rencana yang dinyatakan pada 14 November bahwa SOCAR dan KazMunaiGas, Kazakhstan menyetujui basic principles dari project untuk membawa minyak Kazakh melintasi Caspian Sea dari tahun 2013—beberapa dari mereka mengharapkan untuk mengirim melalui BTC line.

Berdasarkan perjanjian, Kazakhstan akan membangun sebuah jaringan pipeline dari lahan minyak Tenghiz dan Kashagan untuk terminal ekspor di daerah pesisir Caspian. Minyak nantinya akan dikirim dengan tanki ke terminal yang kemungkinan akan dibangun di pantai Azeri.

Sejak di Baku, minyak akan dikirim melalui BTC line atau dengan trans-Caucasus rail ke pelabuhan Georgia di Black Sea.

Kapasitas pengiriman pertama dari sistem akan berdiri di 500,000 b/d, yang akhirnya naik 0.75-1.2 juta b/d.

Persetujuan saat ini berdasarkan pada 16 Juni 2006, perjanjian antar pemerintah yang ditandatangani oleh kedua negara dalam transportasi 25 juta ton minyak Kazakh melalui BTC.

Menteri Energi Kazakh, Sauat Mynbayev mengatakan project trans-Caspian akan memberi banyak keringanan yang dibutuhkan untuk bisnis energi di Kazakhtan, yang berjuang untuk menyediakan kapasitas yang cukup untuk mengekspor produksi minyak mentahnya yang meningkat kepada pembeli di Eropa dan China.

“Kami menaruh banyak harapan dalam mengangkut minyak melintasi Caspian,” kata Mynbayev menambahkan, ”kami tertarik dalam jalur ekspor yang berbeda.”

Pada tahun 2015 Kazakhtan mengharapkan akan mengekspor 100 juta ton minyak mentah, kata Mynbaev pada 14 Nov di acara penandatanganan di Baku.

Pemerintaj Kazakh menetapkan biaya dari project transport trans-Caspian, termasuk terminal dan tanki, senilai 3 milyar dolar.

Pengumuman dari tanggal pasti untuk pengiriman ke Azerbaijan datang setelah Kazakhstan pada bulan lalu mengakhiri perselisihan dengan investor luar negeri yang mengakhiri pengembangan dan pengoperasian dari lahan minyak Kashagannya.

Pemerintah dan perusahaan minyak internasional yang mengembangkan lahan Kashagan menyetujui untuk menggandakan saham Kazmunaigas dalam project.

Anggota konsortium lainnya termasuk Royal Dutch Shell PLC, ExxonMobil Corp., Total SA, ConocoPhillips, dan Inpex Holdings Inc.

Pengembangan Kashagan yang dipimpin Eni SPA, dimana KazMunaiGas saat ini akan memiliki saham 16.81%, diharapkan akan memulai produksi pada 2013.

Awal bulan ini, pengiriman pertama dari minyak Kazakh—disuplai oleh lahan Tenghiz—termasuk BTC line setelah diangkut melintasi Caspian Sea melalui tanki, menurut Tamam Bayatli, pembicara untuk operator pipeline PLC BP.

Juru bicara menolak mengatakan berapa banyak minyak yang dikirim, tapi pejabat SOCAR mengatakan sebanyak 100,000 b/d dari minyak Kazakh pada akhirnya dapat dikirim melalui line 1,700-km.

Sumber: www.ogj.com