Sebenarnya buta warna sangatlah meresahkan sang penderita untuk berkarir khususnya di mining dan oil and gas, hanya saja kita haruslah pandai-pandai mencermati kelemahan ini sebagai kelebihan yang tanpa batas. Perlu Anda ketahui bahwa karir di dunia mining / oil and gas bukanlah saja berkecimpung di engineering saja. Sebagai gambaran, dunia oil and gas itu melingkupi Upstream Company, Downstream Company, EPC Contractor dan juga Vendor Supplier.
Sedangkan untuk department yang lain pun, yang buta warna bisa merencanakan karir di warehouse & logistic, procurement, management, ataupun di HR Department. Memang rasa puas akan sangat berbeda dengan kita menjadi engineer, hanya saja ujung2nya kita tetap akan menikmati indahnya dunia oil and gas.

Tanya – thoma_jobs

Kawan-kawan dan kakak-kakak sekalian,

Saya lulusan teknik kimia, sewaktu kuliah saya bercita-cita masuk dunia migas tapi katanya rada susah kalo buta warna, sebenernya seberapa besar sih pengaruh buta warna di dunia migas? Saya buta warna partial(sebagian), kira-kira masih bisa masuk migas gak?
Makasih sebelumnya.

Tanggapan 1 – Ari Firmansyah

Setahu saya dulu, syarat untuk kuliah di teknik kimia adalah tidak buta warna (meskipun partial). Jadi aneh kalau sekarang anda sudah lulus teknik kimia tapi baru ketahuan buta warna. Mestinya hasil tes buta warna dilampirkan saat daftar kuliah.

Tanggapan 2 – ari widod

Saya lulusan teknik kimia. Pernah ada rekan se-angkatan kami, karena beliau terbukti buta warna partial sewaktu registrasi awal, akhirnya dipindahkan ke teknik industri. Itu pun kebijakan kampus, karena yg bersangkutan udah capek2 ikut UMPeTaN dan lulus. Dan akan sangat menyulitkan (minimal bagi mahasiswa itu sendiri) bila tetap dipaksakan masuk teknik kimia, karena kuliah teknik kimia byk berhubungan dengan zat2 berwarna. Apa jadinya klo salah mengidentifikasi warna dan salah mengambil senyawa ketika praktikum, bisa kacau suasana lab nantinya…

Tanggapan 3 – Thomas Yanuar

Perihal buta warna partial ini sudah pernah kita bahas beberapa waktu lalu, esensi pemicu diskusinya, serupa dengan pertanyaan Mas. Silahkan dilihat di website resmi migas kita ini. Atau jika Mas jeli, kira-kira 2-3 hari lalu.
Pak Budhi memasukkan hasil postingan/diskusi ini ke posting Rangkuman Berita Migas di alinea-alinea bawah.
Mungkin ada Rekans lain yang ingin menambahkan.

Tanggapan 4 – Ayah Raihan

Saya pernah mengalami masalah serupa, bedanya saya dulu baru diterima di teknik kimia sudah ditolak mentah2 walaupun akhirnya pindah ke teknik fisika. Masalah ini pasti akan menjadi beban psikis penyandang buta warna sebagian, apalagi saya punya pengalaman kurang mengenakkan waktu awal2 mencari kerja dulu, pernah gagal masuk perusahaan gara2 tidak lulus tes kesehatan (salah satunya tes buta warna).

Tapi selama mas masih mau berusaha pasti ada jalan, tidak perlu berkecil hati, karena semua orang pasti dilahirkan dengan kelebihan dan kekurangannya masing2, masih banyak posisi2 di perusahaan2 termasuk perusahaan MIGAS yang membutuhkan kelebihan2 mas dan tidak mendiskualifikasi orang2 buta warna sebagian seperti kita. Kata orang sih rejeki ngga akan kemana, yang penting tetap berusaha, berdoa dan tawakkal.

Tanggapan selengkapnya dari Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia ini dapat dilihat dalam file berikut: