Flange rating misal 150# itu tidak secara explicit design pressure nya 150 psi. 150, 300, 400, 600, 900, dst itu bukan nilai design pressure, itu cuma penggolongan class rating yang tidak langsung berhubungan dengan nilai design pressure. Nilai design pressure nya mesti dilihat di table yang disajikan di dalam code. Di situ juga disajikan derate pressure nya per temperature, per specific material. Dan nilai pressure yang disajikan di table itu, cuma murni buat menahan pressure saja. Kalau ada external load, (force dan moment) di flange tersebut karena perilaku pipa yang disambungkan, atau valve yang tergantung disitu, design pressurenya juga berkurang, karena sebagian kemampuan flange di gunakan juga menahan external load tsb.

Tanya – Zulhendri@kotaminyak

Dear Rekan milis migas,

Saya ada pertanyaan tentang cara menentukan rating dari flange yang kita perlukan untuk suatu sambungan pipa yang diketahui kondisi operasinya.

Misal, untuk suatu boiler yang bekerja pada pressure dan temperature tertentu, kita ingin membuat koneksi ke level gauge dengan type flange.
Masalahnya, bagaimana cara menentukan rating dari flange yang diperlukan untuk koneksi tersebut.

Atas bantuannya sebelumnya saya ucapkan terimakasih.

Tanggapan 1 – Harlion Bahar

Cara termudah lihat saja rating flange existing dimana flange baru mau dipasang, apakah 150#, atau 300# dstnya. Tentu anda tidak dapat langsung membuat sambungan pipa baru, harus ada paper work, siapkan MOC (Management Of Change) di approve oleh personnel yg diberi authority untuk itu.

Cara lain, lihat di piping code, cari table pressure & temp, material dstnya.

Tanggapan 2 – Amal Ashardian

Flange rating misal 150# itu tidak secara explicit design pressure nya 150 psi. 150, 300, 400, 600, 900, dst itu bukan nilai design pressure, itu Cuma penggolongan class rating yang tidak langsung berhubungan dengan nilai design pressure.

Nilai design pressure nya mesti dilihat di table yang disajikan di dalam code. Di situ juga disajikan derate pressure nya per temperature, per specific material.

Dan nilai pressure yang disajikan di table itu, Cuma murni buat menahan pressure doang. Kalau ada external load, (force dan moment) di flange tersebut karena perilaku pipa yang disambungkan, atau valve yang tergantung disitu, design pressurenya juga berkurang, karena sebagian kemampuan flange di gunakan juga menahan external load tsb.

Mesti harus dilakukan analysis terlebih dahulu buat mendapatkan external loadnya.

Tanggapan 3 – Nazaruddin –

Pak Zuhendri,

Anda bisa lihat di ASME B16.5 (Pipe Flanges and Flanged Fitting). Nilai ‘maximum allowable working pressure’ untuk masing2.

Tanggapan 4 – Zulhendri@kotaminyak

Saya ucapkan terimakasih banyak atas tanggapan dari rekan2 sekalian…

Kebetulan case nya adalah saya perlu mengganti level gauge existing dengan yang baru.
Tapi, data dari exisiting flange nya sudah tidak ada, baik ukuran pipa maupun flange rantingnya.
Satu2nya cara yang terpikir adalah dengan mengambil detail dimensi dari flange yang ada dan membandingkannya dengan data dari code.
Pertanyaannya adalah, apakah cara ini dapat dipertanggungjawabkan dari sisi engineering? Atau ada cara agar kita bisa crosscheck hasilnya?
Sebab, boilernya sendiri buatan Jepang jadi ada kemungkinan menggunakan standar JIS.

Sempat terpikir untuk mengganti flange yang ada dengan yang baru sehingga rating flangenya pasti sama dengan yang di level gauge.
Apakah cara seperti ini memerlukan persyaratan tertentu? Atau cukup dengan mempertimbangkan design pressure dan temperature untuk menentukan rating dari flange yang dibutuhkan.

Sekali lagi saya ucapkan terimakasih.

Tanggapan 5 – fajar tampubolon

Fren Zulhendri,

Perhatikan ajah Maximum operating systemnya, abis tuh bandingkan/cocokan dengan kelas flange yg ada.

Flange #150 mempunyai press max sekitar 280-an PSI k’lo ga salah

Flange #300 mempunyai press max sekitar 500-an PSI k’lo ga salah..

Coba di cek di ASME Fren..

Jadi kalau operating bapak sekitar 400 PSI pakailah Flange kelas 300.. begitu kira2..

Tanggapan 6 – andreas hutagalung

Wah wah….

Mau ikut nambahin aja niyh Pren,

SEPENDEK yang SAYA TAHU…

Hydrostatic test pressure untuk :

flange # 150 kira2 450 PSIG

flange # 300 kira2 1100 PSIG

flange # 400 kira2 1500 PSIG

flange # 600 kira2 2000-an PSIG

flange # 900 kira2 3000 an PSIG

Jadi pilih lah flange yang hydrostatic test pressure nya dapat mencakup operating pressure aliran yang anda .

Jangan lupa pula lengkapi pemilihan Flange dengan gasket yang tepat,,,
pilih yang RTJ atau yang RF ,, sependek yang saya tau siy, biasanya kelas #600 ke atas pakai RTJ, prenn..

SEPENDEK yang SAya TAhu lhooo….

Begitu saja Prennn semoga mambantu….

Tanggapan 7 – Slamet Sutrisno

Dear Rekans

Kali aja membantu, Rule of Thumb begini:

2.5 x Flange rating = MAWP.

Semoga membantu

Tanggapan 8 – Riza S Hardjasasmita – EGD

Pa Zulhendri,

Kalau flange yg digunakan ANSI std bisa dilihat di ANSI B16.5 disitu ada table berdasarkan rating, pressure/temperature dan material yg digunakan. Mudah2an bermanfaat.

Tanggapan 9 – fajar tampubolon

Fren Zul,

Dengan mengukur dimensi memang boleh2 ajah.. Karena Setiap Flange dengan kelas yg berbeda memiliki karakteristik yg berbeda pula. (Dimensi yg berbeda baik tebal, jumlah hole, dan ukuran hole. Biasanya hal ini akan berbeda untuk tiap kelas dan ukuran diameter pipe ). Tapi kan exsisting Flange anda sudah dimakan usia, jadi pasti ada perubahan pada dimensi. Jadi perlu croscheck antara pemilihan berdasarkan operating pressure sampean dengan yg existing. Semoga membantu..