Yang paling banyak dibutuhkan pasar domestic dewasa ini adalah rig
dengan kapasitas 350HP s/d 550HP, karena selain bisa untuk drilling
(walaupun untuk shallow wells) juga digunakan untuk work-over atau well
service yang sifatnya memang ‘on-going’ di lapangan2 yang sedang
berproduksi. Rig dengan kapasitas yang lebih besar juga dibutuhkan, namun
pangsa pasarnya tidak sebanyak rig2 kecil tsb (in terms of rig population).

Tanya – Stanly Alexander

Dear Milis,

Saya mohon bantuannya untuk informasi mengenai Rig.

Hal-hal yang saya ingin minta bantuannya :

1. Harga pasaran sewa Rig untuk setiap kapasitasnya

2. Kapasitas berapa saja yang kira-kira di butuhkan oleh pasaran untuk saat ini?

3. Dalam penyawaan Rig, equipment atau accesories apa saja yang include?Apakah harga juga sudah termasuk equipment, man power, dll?

4. Apa yang dimaksud dengan Modern Rig dan Old Rig?

Untuk bantuannya saya ucapkan terima kasih

Tanggapan 1 – ndut aja

Dear pak Stanly

Klu harga sewa Rig biasanya per HP saat ini saya ada kontract 1 HP. $. 30/ Day untuk Rig WO/WS.

Saat ini yg lagi ramai 350 -340

Yaa klu Rig Modern itu mungkin ada Top Drive nya klu dulu kan cuma pakai Rotary table
klu harga sewa biasa nya cuma Rig aja klu Accessories nya banyak sekali pak tergantung nego sama user nya

Demikian semoga membantu kurang dan lebihnya begitulah pak…

Tanggapan 2 – Stanly Alexander

Dear Pak Raiza,

Thanx buat infonya pak.

Apakah harga rig untuk setiap daerahnya berbeda?

Kalau dengan harga segitu, sudah termasuk man power atau belum?

Thanx

Tanggapan 3 – Harry Eddyarso

Dear Bung Stanly Tatimu,

Saya coba jawab ya:

1. Harga pasaran rig saat ini berkisar antara US$ (20-25) per Horse
Power (excluding fuel) atau US$ (25-30) per HP including fuel. Range harga
tsb berdasarkan Surat APMI ke Kepala BPMigas (dan KKKS ?) tertanggal 12
Desember 2007. APMI = Asosiasi Pemboran Minyak Indonesia. Surat APMI tsb
dikeluarkan berkenaan dengan kenaikan harga minyak dunia yang gila2an sejak
awal 2007 (harga crude oil saat ini naik sampai lebih dari 140% dibanding
dengan harga crude di awal 2007). Karena fluktuasi harganya yang
unpredictable, umumnya drilling contractor lebih suka komponen harga fuel
dikeluarkan dari Rig Operating Day-rate alias ‘sewa kering’ or ‘dry rental’
atau fuel disediakan oleh penyewa (KKKS or Operator).

2. Yang paling banyak dibutuhkan pasar domestic dewasa ini adalah rig
dengan kapasitas 350HP s/d 550HP, karena selain bisa untuk drilling
(walaupun untuk shallow wells) juga digunakan untuk work-over atau well
service yang sifatnya memang ‘on-going’ di lapangan2 yang sedang
berproduksi. Rig dengan kapasitas yang lebih besar juga dibutuhkan, namun
pangsa pasarnya tidak sebanyak rig2 kecil tsb (in terms of rig population).

3. Dalam penyewaan rig, umumnya yang include (yang pasti harus ada)
adalah 5 komponen utama, yaitu: Hoisting equipment (mast atau derrick,
drawworks, traveling block, sub-structure, dsb), Rotary System (rotary
table, kelly, swivel, dsb), Circulating System (mud pumps, solid control
equipment, mixing hopper, tanks, dsb), Blow-Out Preventer Systems (Annular
rams, Pipe rams, Accumulator, Choke manifold, Poor Boy Separator, dsb),
Power Systems (Gensets atau prime movers) plus accessories seperti tubulars
(drill pipes, drill collars), elevator, slips, handling tools, subs, dsb.
Harga sewa harian rig umumnya sudah termasuk peralatan di atas plus manpower
nya. Yang optional adalah: top drive unit, rotating heads, iron roughnecks,
casing running tools (CRT), dsb.

4. Yang dimaksud dengan ‘modern rig’ mungkin peralatan pengeboran
dengan disain di atas standard, yang dilengkapi dengan optional items yang
saya sebut di point 3 di atas (top drive, CRT, iron roughnecks, computerized
drilling instrumentation, dsb). Selain itu, rig2 modern dilengkapi dengan
system hydraulics yang memungkinkan rig tsb bisa di ‘rig-up’ (didirikan) dan
di ‘rig-down’ (dismantled) dengan cepat dan menggunakan manpower yang
minimum. Ada juga rig desain baru yang punya kemampuan untuk ‘skidding’ dari
satu well slot ke well slot berikutnya di cellar yang sama tanpa harus
men’dismantling’ rig nya. Tujuan utama dari disain modern rig tsb adalah
agar operasi pengeboran dapat dilakukan dengan cepat dan aman baik bagi crew
nya maupun bagi environment. Alhasil, Total Cost Ownership (TCO) dari sumur
yang dibor bisa jauh lebih hemat dengan kualitas yang lebih baik.

Semoga sharing info dari saya ini dapat membantu Bung Stanly dan rekan2
semua.

Tanggapan 4 – Stanly Alexander

Pak Harry, terima kasih banyak atas infonya. Benar-benar sangat membantu.

Kalau saya boleh tanya lagi, mengenai perhitungan perincian untuk gaji man power, bagaimana caranya?
Apakah Pak harry bisa membantu saya?atau ada rekan yang lain yang bisa membantu?

Thanks,