Select Page

Sebagai info, silahkan disimak penjelasan dari Code of Standard Practice for Steel Buildings and Bridges AISC 303-05 March 18, 2005(Supersedes). Agak mengherankan jika common practice penggunaan anchor bolts meski untuk struktur kecil atau static equipment tersebut masih
diperdebatkan oleh pihak vendor. Apalagi dengan usul pengelasan di rebar, yang jelas2 memberikan efek penurunan kekuatan material karena induksi panas (berubahnya material chemical properties). Kapabilitas dalam bidang pengetahuan dasar struktur dan material mereka patut dipertanyakan.

Tanya – Didit Haryanto@merakenergi

Rekan-rekan semua,

Mohon bantuan apakah ada peraturan yang menyebutkan (PPBBI atau AISC) yang secara explisit menyebutkan bahwa ‘connection’ steel structure ‘coloum-base plate’ dengan ‘concrete pondasi’ harus menggunakan anchor bolts ? Saya lagi perang argumentasi dengan vendor dari China yang katanya di sono typical boiler ‘kecil’ tidak pakai anchor bolts tetapi langsung dari rebar pondasi yang akan di welding ke structure baja, ini yang tidak lazim digunakan di indonesia dan International Standard. Sebagai informasi bolier saya kira-kira capitasnya 300 t/ hour. Mohon info dan sarannya.

Tanggapan 1 – Nurakhit

Untuk share aja memang untuk kapasitas boiler kecil ada yang memakai join bukan jenis anchor . Bisa dengan welding dan kebetulan hal itu biasa dilakukan untuk instalasi boiler yang notabene produksi dari china. Untuk produk luar china kebetulan saya belum pernah.

Bapak bisa melihat pembangkit yang digunakan kapasitas 2x15MW di eastern textile.

Untuk perang argumentasi sah2 saja.

Tapi kita perlu untuk lebih memperhitungkan dari segi factor turunnya kekuatan material rebar ketika dibending ke baseplate structure disini banyak terlibat human eror.

Tanggapan 2 – sonny hadi christianto

Nurakhit,

Refer-nya penjelasan di PPBBI atau AISC ( Truba banyak punya tuh di CDCC) di upload aja ke milis untuk kita-kita karena temen loe di sini 2X30 MW lampung juga begitu connectionnya (jaka sembung bawa cangkul….)

Info saja buat Didit :

Anda akan menemukan banyak kesulitan erection dilapangan karena harus benar2 align As to As center line steel struccture dengan pondasi concrete dengan kondisi verticality column bagus (masuk toleransi) hati hati juga kalo vendor chinanya ngawur alias sok tau.

Tanggapan 3 – Thomas Yanuar

Hallo Pak Didit,

Sebagai info, silahkan disimak penjelasan dari Code of Standard Practice for
Steel Buildings and Bridges AISC 303-05 March 18, 2005(Supersedes).
Agak mengherankan bagi saya jika common practice penggunaan anchor bolts
meski untuk struktur kecil atau static equipment tersebut masih
diperdebatkan oleh pihak vendor Bapak (cina).
Apalagi dengan usul pengelasan di rebar, yang jelas2 memberikan efek
penurunan kekuatan material karena induksi panas (berubahnya material
chemical properties). Kapabilitas dalam bidang pengetahuan dasar struktur
dan material mereka patut dipertanyakan.

Untuk erection dilapangan, AISC juga menyebutkan toleransi yang diijinkan
dalam anchor bolts installation. Saya menyarankan, untuk verticality, Pak
Didik bisa menaikkan 5 mm diatas level yang ditulis dari gambar. Namun 0
(zero) mm tolerance untuk horizontal antar anchor bolt, sedangkan diagonal
boleh/maksimal plus/minus 2 mm berlaku untuk group of anchors.
Lubang/hole untuk achor positioning di base plate equipment/steel structure
memberikan batas toleransi hingga 3 mm untuk horizontal.
Pertimbangan menaikkan batas vertikal 5 mm yang saya tulis diatas adalah
antisipasi down displacement dari anchor bolts ketika pelaksanaan pengecoran
(misalnya template anchor terinjak-injak pekerja dll). Sebagaimana yang
disyaratkan dalam AISC juga common practice bahwa minimal sisa thread/ulir
dari ancor adalah 3 ulir (sekitar 5 mm) setelah instalasi nut dan washer.
Maka jika terjadi penurunan/down displacement ketika sedang dicor, penaikan
5 mm ini paling tidak diharapkan mampu mengakomodasi (penurunan) dan
memenuhi persyatan sisa minimal ulir.
Saya pikir Pak Didit tidak bakal menemui kesulitan dalam erection nantinya.
Satu lagi (buat pak Sony), rebar bending menurut saya (kecuali hot bending)
tidak mengurangi kekuatan material rebar. CMIIW.

Tanggapan 4 – rahmat ardiansyah

Pak Didiet,

Saya bikin boiler paling besar 50 t/hr Pak. Sebagai perbandingan, boiler saya yang kapasitas 7 t/hr combi (water and fire tube), single drum pakai anchor Pak. Tetapi saya pernah buat boiler 20t/h (fire tube) tidak pakai anchor. Setahu saya kalau boiler sudah sebesar itu adalah water tube boiler, sigle drum, dan tinggi banget….bagaimana kalau nggak pakai anchor. Tingginya berapa meter Pak…..civil engineer harus terlibat Pak.
Saya yakin anchor bolt diparlukan bukan boiler itu besar atau kecil, lagian yang dimaksud boiler kecil/besar itu dasarnya apa?. Baru-baru ini saya dapat calon pembeli yang mengatakan base plate boiler di las bukan diikat pakai anchor….saya sudah buka-buka ASME Sec 1 dan TRD…tdk diatur Pak. Atau ada pengalaman dari temen-temen lain..

Share This