Select Page

Untuk internal pipe berdiameter lebih dari 1 meter (42′?), IMHO, bisa dilakukan internal coating, plus aplikasi CP. Jika intake-nya continuous, alias tidak pernah berhenti bekerja, bisa aplikasi ICCP (tapi kayaknya jarang ya?), yang lebih umum sepertinya pakai SACP.
Yang penting adalah pemilihan jenis coating-nya, harus yang compatible dengan CP system.
Untuk air lautnya sendiri, biasanya ada penambahan inhibitor, terutama yang berupa biocide. Injection point harus dirancang/diperhitungkan dengan tepat supaya efektif dan efisien.

Tanya – Nurakhit@trubagroup

Dears all

Mohon informasi lanjut tentang threatment untuk mencegah korosi pipe diameter lebih dari 1 meter, untuk inside pipe maupun outer pipe dengan flow berupa sea water.

Dan kalo untuk under ground threatment. Boleh lah penjelasan kathodic nya atau threatment yang lain seperti rubber lining, coating, maupun fibre application etc.

Thanks buat all community di mailist untuk sharing ilmunya.

Tanggapan 1 – Dwi A.S. Utomo

Pak (Bu?) Nurakhit,

Threat (ancaman) atau treatment (perlakuan)?

Untuk internal pipe berdiameter lebih dari 1 meter (42′?), IMHO, bisa dilakukan internal coating, plus aplikasi CP. Jika intake-nya continuous, alias tidak pernah berhenti bekerja, bisa aplikasi ICCP (tapi kayaknya jarang ya?), yang lebih umum sepertinya pakai SACP.
Yang penting adalah pemilihan jenis coating-nya, harus yang compatible dengan CP system.
Untuk air lautnya sendiri, biasanya ada penambahan inhibitor, terutama yang berupa biocide. Injection point harus dirancang/diperhitungkan dengan tepat supaya efektif dan efisien.

Untuk external pipe, saya pikir common practicenya tidak berbeda dengan aplikasi corrosion protection untuk pipeline, baik untuk underground, underwater, ataupun aerial. Berbagai jenis pipeline coating seperti FBE+PE or PP, Tape/wrapping, dan EPDM (untuk riser) sudah sangat umum digunakan. CP (ICCP & SACP) jg selalu jadi bagian tak terpisahkan untuk underground dan underwater pipe.

Share This