Banyak faktor yang menjadi dasar penentuan jumlah awak kapal antara lain: 1. shift manning (yang ditentukan oleh port authority); 2. ukuran crew boat tsb.; 3. ruang lingkup pekerjaannya.

Tanya – firman sicakep

Dear Rekan Milist Migas,

Mungkin ada rekan-rekan yang tau tentang peraturan jumlah minimal crew, pada crew boat 26 pax mungkin bisa di sharing ke saya. Terima Kasih.

Tanggapan 1 – Priyo Susetyo

Ukuran utama crew boat tsb berapa pak? kalo yang pernah saya tahu untuk crew boat itu biasanya diisi sekitar 200 penumpang untuk ukuran LOA : 57 meter ,

Width : 11 meter , Draft : 2.20 meter, High : 4.28 meter dan GT : 719 ton.

Mungkin ada yang bisa menambahkan atau koreksi pernyataan saya.
Terima Kasih

Tanggapan 2 – Charles Paul

Setahu saya Pak, banyak faktor yang menjadi dasar penentuan jumlah awak kapal all:

1. shift manning (yang ditentukan oleh port authority)

2. ukuran crew boat tsb.

3. ruang lingkup pekerjaannya

Terima kasih.

Tanggapan 3 – firman sicakep

Pak Charles,

Ukuran Crew Boat:

LOA :16.05

Bm : 5.4 m

Depth : 1.85 m

Draught : 0.85 m

M/E: 2 x 600 HP

Rencana pengoperasian dari darat ke anjungan lepas pantai PP

Biasanya kita merefer pada Surat Keputusan Menteri Perhubungan No KM 70 Tahun 1998 tanggal 21 Oktober 1998 tentang pengawakan kapal niaga, tapi peraturan ini untuk kapal niaga
Apakah bisa dipakai juga untuk Offshore service vessel?

Terima Kasih

Tanggapan 4 – Yuyus Uskara

Om Firmans Sicakep, betul kata Pak Charles, kalo ship manning biasanya merefer ke Point2 tersebut.

Saya mau tanya juga nih, kalo Surat Keputusan Menteri Perhubungan No KM 70 Tahun 1998 tanggal 21 Oktober 1998 itu ratifikasi dari Regulation 14 Chapter V dari SOLAS, masalah Minimum Safe Manning.

Tanggapan 5 – Charles Paul

Salam pak,

Setahu saya yang dijadikan patokan untuk pengawakan adalah IMO A.481(XII). Dan pihak Dirjen Perhubungan laut akan mengeluarkan Sertifikat Keselamatan Pengawakan (Safe Manning Certificate) atau Minimum Safe Manning Document (kalau bendera Singapore yang dikeluarkan MPA) dll.

Nah jumlah yang tertera di sinilah yang menjadi patokan jumlah minimal crew kapal.
Jadi setiap kapal pasti memiliki jumlah minimal yang dijadikan patokan sesuai sertfikat tsb. Pak. Dan setiap kapal pasti harus memiliki sertifikat sejenis. Tinggal menanyakan saja ke owner kapalnya untuk sertifikat ini.

Berikut saya juga lampirkan IMO A 481 (XII).

Maaf Pak, tidak dapat menjelaskan dengan pasti secara angka karena harus dilakukan survei terhadap kapal, kapasitas, jenis muatan/pekerjaan, daerah operasional, dll. baru dapat ditentukan jumlah pastinya.

Tanggapan 6 – Charles Paul

terlampir IMO A.841(XII)