Monojoints, as part of the cathodic protection applied on gas or oil pipelines are subject to the ASME B31.8 or ASME B 31.3. Obviously the Monolithic Insulation Joint may be calculated in accordance to ASME VIII Div. 1, but it is important to remember that the Joint must be considered as a independent pressure vessel loaded with the internal pressure only. This is why using the the Code ASME B 31. for gas or oil pipelines project is more suitable.

Tanya – robby yuli yuli

Dear Millister

Saya ingin sharing tentang Calculation Insulation Joint , disuatu pipeline gas.

Apakah calculation nya ( baik thickness, bending moment etc )

Menggunakan code ASME B31.8 atau ASME sec.VIII div.1 ( Vessel pressure)

Mohon pencerahannya dari para rekan millist yang familiar dengan hal ini.

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

Tanggapan 1 – Ismail Hamzah Mahbor Kiagus

Silakan anda baca Appendix Q, ASME B31.8,

Tanggapan 2 – Pulung Bimantoro

Dear Pak Robby,

Apakah yang dimaksud adalah Monolitic insulating joint??
Setahu kami selama ini, tidak pernah dilakukan sizing secara khusus, cukup mengikuti ukuran pipa, karena insulating joint adalah produk standar yang semua manufactur membuat sesuai dengan ASME Sec. VIII div.1 ; sedangkan materialnya biasanya API 5L Gr. B.

Mungkin yang harus di specify adalah Minimum electrical resistance at dry air (biasanya diatas 5 Mega ohm), Dielectric resistance (biasanya diatas 3KV), working pressure sesuai dengan ANSI rating ( ANSI 150, 300 atau 600# atau standart lain PN10, 25, atau PN64-100). Biasanya untuk ANSI 150# working pressure nya up to 25 Bar dan testing pressurenya 1,5 kali, atau 38 Bar. dst.
Karena konstruksi insulating joint terdiri dari dua metal yang sama sekali terpisah, dan disekat oleh bahan isolator (NBR dan Polycarbonate), maka hindarkan pemasangan dari beban bending dan shearing. Karena memang didesain untuk menahan pressure, sesuai dengan kekuatan pipa.
Sedangkan sa’at pengelasan juga harus diperhatikan jangan sampai melebihi temperatur 70 derajat Celsius pada lokasi isolatornya.
Yang perlu diperhatikan adalah Wall thickness, yang sering di perdebatkan. Karena kita sering menggunakan pipa schedule 40 minimum, maka sering tidak ketemu thickness nya antara pipa dan IJ class 150#. Untuk class 300# keatas sih nggak ada masalah. Biasanya untuk Welder yang berpengalaman, katanya di trimming dulu, solved.

Mohon ma’af bila ada kekurangan di penjelasan saya. Saya ada beberapa catalog manufacturer IJ, bila dibutuhkan dan contoh data sheet nya.

Tanggapan 3 – robby yuli yuli

Terima kasih Pak Pulung atas pencerahannya memang yang saya maksud adalah Monolitic insulating joint, yang jadi masalah ada dua vendor yang menawarkan produk nya beserta hitung-hitungan nya tetapi kedua vendor ini memiliki calculation untuk insulation joint ini berbeda yang satu berdasarkan ASME B31.8 disana banyak dijelaskan tentang bending moment dan yang satunya reffer ke ASME Sec.VIII div.1app.II yang related dengan perhitungan Flange connection ( di assumsikan flange connection/ welding neck flange ) dan ketemu minimum wall thickness ( trb )
Tetapi mungkinkah kita untuk melakukan stress analisys sebelum kita fit up ke Pipeline , kalau calculation insulation joint kita berdasarkan ASME sec.VIII.

Tanggapan 4 – Ismail Hamzah Mahbor Kiagus

*Dear Robby,*

**

*Monojoints, as part of the cathodic protection applied on gas or oil pipelines are subject to the ASME B31.8 or ASME B 31.3. Obviously the Monolithic Insulation Joint may be calculated in accordance to ASME VIII Div. 1, but it is important to remember that the Joint must be considered **as a independent pressure vessel loaded with the internal pressure only. This is why using the the Code ASME B 31. for gas or oil pipelines project is more suitable.*

*In both cases some commonly known and used rules and principles of the fields of metallurgy and endurance are being used for the strength calculations.*

**

*ASME B 31 is used for calculations of strength of the joules because there is a bigger pressure put on the external loads on tested devices.*