Banyak biologis yang bekerja di perminyakan malah di rig, mendeskripsikan fosil yang keluar bersama drill cuting memeriksa core yang di potong oleh core bit dan banyak lagi lulusan dr teknik peminyakan atau apa saja yang jadi favorit perusahan minyak tidaklah mempunyai skill yang langsung bisa dipakai di perusahaan mereka juga sama sama merangkak dulu, berdiri, dan sebagai nya.

Tanya – ekhayudhapratama

Kepada bapak dan ibu yang terhormat, perkenalkan nama saya Yudha saat
ini saya mahasiswa tgkt akhir biologi UGM dan rencananya wisuda agustus
2008 ini saya penghuni baru milist ini,ada yang membuat saya bingung.
Begini ceritanya pada suatu kesempatan saya pernah kerja praktek dan
penelitian untuk skripsi di PT PERTAMINA UP-II Dumai,RIAU. Kebetulan
disana ada instalasi biotreatment untuk pengolahan limbah fenol serta
amonia sebagai produk sampingan pengolahan minyak,saya sempat
berbincang bincang dengan salah satu staff dari LK3 (Health safety and
environment nya pertamina)dan mereka sangat tertarik dengan konsep
konsep biologi seperti penggunaan indikator biologis untuk melihat
aspek penanggulangan limbah secara dinamis, serta MEOR (Microbial
enhance oil Recovery), nah yang ingin saya tanyakan menurut bapak dan
ibuk kenapa sampai saat ini industri di bidang migas jarang sekali mem
posting lowongan untuk biologi dan jika ada harus memiliki exprience
yang lama? saya saat ini sangat bingung karena sebagai seorang biolog
kemampuan yang saya miliki di bidang lingkungan dan industri migas
merupakan minat utama saya,jika bapak bapak dan ibu punya info
lowongan kerja di bidang migas terkait biologi saya mohon infonya,
terima kasih bapak dan ibu yang saya hormati.

Tanggapan 1 – roeddy setiawan

Pak Eka,

Bayak biologis yang bekerja di perminyakan malah di rig, mendeskripsikan fosil yang keluar bersama drill cuting memeriksa core yang di potong oleh core bit dan banyak lagi lulusan dr teknik peminyakan atau apa sja yg jadi favorit perusahan minyak tidak lah mempunyai skill yang langsung bisa dipakai di perusahaan mereka juga sama sama merangkak dulu, berdiri, dan sebagai nya.

Tidak ada yg langsung full speed ahead. Di sekolah yang diberikan adalah basik tool kita sebagai scholar supaya bisa melakukan tindakan ekonomi, bukan tidakan yg ngawur, begitukan anda di beri pelajaran calculus, buat predict ahead, matematika yg sudah buntu eh statistik, buat mencari peluang yang paling baik berdasarkan data dan common sense bapak iya kan ???. itu yang bapak pakai jalan kedepan tapi omong bagai mana anda terdampar di biology selama lima tahun, apakah dulu tidak punya rencana mau kemana waktu mulai kuliah, tiba tiba tergerak mke oil and gas pak, atau dulu asal ikut saja. ini saya kira konsekwensi dr apa yg kita tekuni,

Tanggapan 2 – Isra Ismail

Pak Eka,

Saya kenal seorang Biologist yang kerja di oil industry. Dimulainya dengan
bekerja di rig site mendeskripsikan fosil-fosil yang terdapat di drill
cutting. Karena tertarik dengan dunia minyak ini dia melanjutkan studinya
ngambil S2 Geologi. Lulus S2 dia bekerja sebagai Geologist dan sekarang
sudah melanglang buana sampai ke padang pasir sana….. So, don’t worry…
Anda bisa kalau mau……