Select Page

Secara garis besar heat losses tergantung dari material pipe/tube, insulation, kondisi lingkungan (indoor/outdoor), panjang line,support, flange, valve, dll peralatan lainnya.
Perlu diingat, kalikan dengan safety factor.

Tanya – Muiz, Amrullah@talisman-energy

Dear All,

Mohon sharing cara menghitung heat loss fluida (oil, water, gas) dari tubing intake sampai ke Separator. Parameter apa saja yang harus diperhitungkan.

Terima kasih.

Tanggapan 1 – andreas hutagalung

Mungkin yang perlu diperhatikan pada awalnya modus heat transfer nya dulu pak,,

Mulai dari konveksi, konduksi, bahkan klo sampai mau teliti efek radiasi juga perlu diperhatikan, pak..

Konveksi

Bisa ditelaah lagi sebagai konveksi paksa atau konveksi biasa.
dalam modus heat transfer ini kecepatan aliran fluida sangat berpengaruh
kalau konveksi paksa, otomatis force dari luar sangat berpengaruh

Konduksi
Kalau dalam modus heat transfer konduksi, otomatis wall thickness sangat berpengaruh, jenis material nya juga

Radiasi

Kalau dalam modus radiasi, otomatis suhu permukaan sangat berpengaruh, namun biasanya untuk yang bertemperatur yang tidak signifikan tinggi, efek radiasi bisa diabaikan.. mengingat konstanta Plank nya saja seingat saya sudah (10^-12) euy..

Sependek yang saya tahu, Heat Loss bisa diapndang dari 2 sudut pandang.

1. Bila Heat Loss dianggap sebagai suatu kerugian

Perhatikan ttg Insulation

Nah kalau semua modus heat transfer nya sudah kita telah, dan kita jumlah kan, kita perlu juga menghitung insulation nya untuk meminimalkan heat loss yang terjadi, otomatis kita perlu tahu juga berapa kondisi proses yang diijinkan untuk nilai heat loss .

Disini pemilihan material insulator sangat berpengaruh, tebal insulasi juga sangat berpengaruh.

2. Bila Heat Loss adalah sesuatu yang diinginkan

Accesorris
Tambahkan beberapa accesorris seperti fin (‘sirip’ dalam bahasa indonesia), dalam pemilihan fin pun, kita perlu menyesuaikan dengan kebutuhan. Bentuk , luas area, jumlah , dan lokasi penempatan sangat berpengaruh

Turbulence

Buat aliran menjadi turbulence, karena saat fase turbulence heat transfer yang terjadi sangat optimal, otomatis heat transfer ke luar bisa semakin banyak.
prinsip nya ganggu saja aliran yang terjadi agar jadi turbulence.

‘Seperti itulah kira-kira pak, itupun sependek yang saya ketahui pak..’

Tanggapan 2 – TRB

Heat losses pada perpipaan/tubing tentunya bisa di estimasi dari hook-up drawing anda.
dari sana anda dapat menghitung kuantitas potensial losses yg mungkin.

Seberapa besar losesnya dapat diestimasi dari buku2 yang tersedia atau bisa lihat dari tabel dan grafik technical report yg saya lampirkan.

Secara garis besar heat losses tergantung dari material pipe/tube, insulation, kondisi lingkungan (indoor/outdoor), panjang line,support, flange, valve, dll peralatan lainnya.
perlu diingat, kalikan dengan safety factor.

Share This