Seputar permaterialan ASME dan ASTM, kodefikasi keduanya baik ASME dan ASTM di dahului dengan huruf A yaitu untuk ferros material dan B untuk non ferros material. Khusus untuk ASME didepan huruf A dan B tsb ditambah dengan huruf S, jadi SA atau SB. Sebagai contoh material plate cs ASTM adalah A 516 Gr. 70 jika di komparasi ke ASME menjadi SA 516 Gr. 70.

Tanya – Fajri Ahmad

Dear milister,

Saya ada sedikit problem untuk ASME material, beberapa bulan lalu saya membeli material CuNi 90:10, UNC C70600. Project ini diperuntukkan untuk sertifikasi U stamp, sedangkan material yang datang adalah ASTM B122, yang menurut Authorize Inspectornya nya ASME, material itu tidak terdaftar di dalam ASME II. Menurut dia seharusnya materialnya itu SB171.

Rekan2 ada yang bisa kasih saya advice nggak, apa yang harus saya lakukan, sehingga material ini bisa dipakai.

Tanggapan 1 – hasanuddin

Pak Fajri,

Saya agak kurang jelas dg pertanyaan anda. Mungkin bisa lebih diperjelas lagi supaya informasinya lebih utuh..

Sekilas sy melihat, kalo anda order material CuNi 10% (tanpa detail requirement lain) dan supplier mengirim ASTM B122 menurut saya supplier-nya ada di posisi yang benar krn ASTM B122 adalah salah satu dr sekian brand yang masuk kategori UNS C70600. Brand lain yg masuk di kategori UNS ini adalah ASTM B111, B151, B171, dll.

Trus kalo AI anda bilang seharusnya specnya SB-171 (ref to ASME sect II), lhaaa..kan SB-171 cakupannya luas, bisa meliputi UNS C36500, C44300/400/500, C46400.

UNS C70600 ada jg kok yg specnya masuk ke SB-171 yaitu material yg produknya berupa plate maupun sheet. Apabila produknya brp tubes atau pipes – either smls atau welded, specnya emang outside SB-171 (see table 1B di ASME II part D).

Jadi, tolong diinformasikan dengan lebih utuh datanya supaya bisa pas inputnya..

Tanggapan 2 – Fajri Ahmad

Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih atas advisenya.

Seperti yang bapak sebutkan tadi, kronologisnya seperti yang bapak jabarkan tadi dan material yang saya order tidak menyebutkan secara spesifik ASME materialnya, dan hanya menyebutkan CuNi 90:10 serta UNC70600 saja.
Sebagai info, material yang datang merupakan plate yang di rolling menjadi pipe.

Pada design kalkulasi yang dibuat, material yang di input adalah SB171, karena design yang dibuat mengacu kepada ASME VII.

Secara tecnical menurut AI tidak ada masalah dengan material ini, tetapi yang menjadi masalah adalah project mengikuti stamp ASME, dan menurut AI material yang saya gunakan ASTM B122 ini tidak terdapat dalam ASME II, jadi secara statutory material ini tidak mengacu kepada ASME.

Tanggapan 3 – hasanuddin_inspector

Ooh..kalo case-nya begitu rasanya bpk dlm posisi sulit karena ASTM B122 memang tdk listed di ASME II. Di ASTM B122 sebenarnya juga ada notasi bahwa untuk aplikasi PV refernya mesti ke ASTM B171. Jadi rasanya anda mau tidak mau hrs menggantinya dengan SB171.

Pengajuan TQ / derogation request ke client (plus ASME third party) bisa juga dicoba, tapi rasanya akan sia sia pak..

Root cause analysis adalah tidak adanya / tidak berjalannya proses kualitas pada saat pembelian material dan adanya lack informasi/komunikasi kerja di internal tim (urgent data bhw matl design adlh B171 semestinya clearly stated di RFQ sewaktu mengorder material).

Semoga material yg bapak butuhkan available di market dan tidak terkategori long lead items…

PS: sy mengasumsikan supplier memasoknya dlm bentuk plate dan anda yg melakukan rolling-nya. Kok bisa sampe tidak ter-detect oleh anda dan AI ya pada saat material receiving inspection? Kan biasanya fase ini hold point buat semua pihak?? Ataukah AI memang masih limited dan masih sama sibuk spt dulu ya?? Hehehe..kidding aja

Tanggapan 4 – Fajri Ahmad

Thanks pak atas advisenya.

Material yang kita beli sudah di rolling dari supplier, jadi AI menginspeksi setelah material nya datang semua. Memang benar menurut Bapak kesalahan pada RFQnya, soalnya saya lihat pada POnya tidak menyebutkan secara spesifik ASME materialnya dan hanya menyebutkan UNC numbernya.

Tanggapan 5 – roeddy setiawan

Dear Millis,

This was a real problem yg sering terjadi. kalau saya owner nya mungkin decision nya go ahead. vessel di bikin menurut aturan untuk mendapat kan U stamp, tapi ngak pake u stamp. then precaution , inspection, repair procedure (future) etc di tulis dlm job book/vessel manual.
tentunya decision ini harus dibuat bukan oleh bapak tapi management, bapak hanya proposing,,,,, ini ada kaitanya dg insurance , liability dll. kalau liability nya besar banget tentunya akan di rule out kita harus bikin yg proper spt yg disaratkan oleh insurance.

Tapi kalau saya contractor yg diserahi tugas, saya rasa memang sulit, sama juga , kita hanya proposed way out ke management dg mengajukan fact dan proposed way out. let them do the rest. its beyound our control lagi.

Apa yg diposting pak Hasan udin was excellent to the point hit the bull eyes.

Tanggapan 6 – Jihan Atthariq

Dear Pak Ahmad,

Maaf ada yang terlewat…..

Material SB-122 memang tidak terdaftar di ASME.
Jadi mungkin Bapak bisa reconfirm lagi ke mill material dan memastikan kembali bahwa fisik material yang dikirim sesuai dengan requirement Bapak.

Demikian ralatnya.

Tanggapan 7 – Fajri Ahmad

Thanks Pak atas advisenya.

Seperti yang Bpk sebutkan tadi, bahwa material SB-122 tidak terdapat pada ASME, dan hal tersebut yang dipermasahkan sama AI nya ASME.
Dari saran bapak tadi, hal apa yang harus saya lakukan?

Tanggapan 8 – Jihan Atthariq

Dear Pak Ahmad…..

Seputar permaterialan ASME dan ASTM, setahu saya
kodefikasi keduanya baik ASME dan ASTM di dahului
dengan huruf A yaitu untuk ferros material dan B untuk
non ferros material. Khusus untuk ASME didepan huruf A
dan B tsb ditambah dengan huruf S, jadi SA atau SB.
Sebagai contoh material plate cs ASTM adalah A 516 Gr.
70 jika di komparasi ke ASME menjadi SA 516 Gr. 70.

Sedangkan untuk mendapatkan sertifikasi U-Stamp
berarti material Bapak harus merefer ke ASME standard.

CuNi 90:10 C70600 jika dilihat di ASME-II part B,
material tsb adalah anggota dari SB-171.
SB 171 adalah material COPPER-ALLOY PLATE AND
SHEET FOR PRESSURE VESSELS, CONDENSERS, AND
HEAT EXCHANGERS, dengan code SB-171/SB-171M
teridentifikasi juga untuk ASTM dengan code
B171/B171M-04.

Kesimpulan saya material Pak Ahmad sudah benar SB-171
cuman mungkin di mill material sertificate nya tidak
tertulis letterleg as SB-171 saja.
Hal ini bisa dikonfirmasikan lagi dengan QC di company
bapak dan Inspector ASME nya. Kalau juga belum ada
titik temu dengan mengemukakan referensi yang ada maka
harus dilakukan uji komposisi material.

Demikian sekelumit dari saya smoga bisa membantu.