Kami saat ini sedang mempertimbangkan untuk memiliki sebuah portable instrument air system dalam container yang removable. Alat ini kami gunakan untuk mengantisipasi kemungkinan failure dari exisiting IA system/facilities yg sudah sangat tua di beberapa platform kita, sehingga bisa meminimalkan downtime sembari menunggu pekerjaan replacement piping dan system yg baru selesai.

Tanya – Mochammad Assegaf

Kami saat ini sedang mempertimbangkan untuk memiliki sebuah portable instrument air system dalam container yang removable. Alat ini kami gunakan untuk mengantisipasi kemungkinan failure dari exisiting IA system/facilities yg sudah sangat tua di beberapa platform kita, sehingga bisa meminimalkan downtime sembari menunggu pekerjaan replacement piping dan system yg baru selesai.

Mohon informasinya jika ada rekan-rekan milis Migas yang memiliki pengalaman mengunakan /membeli alat tersebut.

Terima Kasih.

Tanggapan 1 – Crootth Crootth

Kalau portable, seberapa besar air receivernya?

Ini harus dipikirkan, jangan jangan nanti kalau sedang mengkompres terus shutdown, plant nya malah black out…

Tanggapan 2 – roeddy setiawan

Pak Mohamad,

Interesting idea pak portable air supply, untuk temporary back up. complette dg prime mover accumulator etc.

Mungkin agak berbelit krn hrs naruh electrical or petrol engine, remaping hazardous area , macam macam step yg MOC minta kadang kadang hal ini killing a good idea.. bagai manaa kalau bapak bawa nitrogen saja, its cheap, its dry, its has a pressure control and its 5000 psig container long lasting and its inert.

Tanggapan 3 -Rawindra Sutarto

Pak Mochammad,

Betul sekali saran mas Roeddy.
Botol nitrogen sudah dipakai sbg sumber I/A pada salah satu wellhead
platform Malacca Strait PSC sejak di tahap blue print, awal ’90-an.
Tentunya tidak satu, tapi sedikitnya setengah lusin botol dan dipasangi
manifold.
Seingat saya tidak ada keluhan operasional yang berarti.
Simple and trouble-free.