Presiden Venezuela, Hugo Chavez dan rekanannya dari Cuba, Raul Castro, telah menandatangani perjanjian untuk memperluas kapasitas dari dua kilang minyak di Cuba dan akan membangun yang ketiga.

Penulis : Eric Watkins

Presiden Venezuela, Hugo Chavez dan rekanannya dari Cuba, Raul Castro, telah menandatangani perjanjian untuk memperluas kapasitas dari dua kilang minyak di Cuba dan akan membangun yang ketiga.

Keseluruhan, rencana perluasan akan membicarakan kenaikan kapasitas pengilangan di Cuba pada 350,000 b/ dari saat ini 87,000 b/d, menurut pernyataan dari Petroleos de Venezuela SA (PDVSA) Venezuela.

Berdasarkan perjanjian, kapasitas dari kilang Cienfuegos Cuba akan di mendekati 150,000 b/d dari 65,000 b/d saat ini, sementara kilang minyak Hermanos Diaz di Santiago akan naik 50,000 b/d dari 22,000 b/d.

PDVSA mengatakan kilang yang diusulkan di kota pelabuhan Matanzas akan memiliki kapasitas 150,000 b/d, dan akan dikelola oleh Cuvenpetrol SA—sebuah joint venture baru PDVSA dan Cupet milik Cuba.

PDVSA tidak menyatakan masing-masing saham dari dua sisi dalam joint venture atau jadwal untuk perluasan dari pengilangan yang ada atau pembangunan dari yang baru.

Tetapi, perusahaan Venevuela mengatakan bahwa Cuvenpetrol akan mengontrol semua saham pengilangan di Cuba yang diikuti oleh dua negara, termasuk design dan konstruksi dari plant regasifikasi LNG, pipeline gas, dan fasilitas lainnya.

Perjanjian yang ditandatangani minggu ini mencerminkan perjanjian yang pertama antara dua negara.

Pada April 2006, PDVSA memasuki perjanjian dengan Cupet untuk mendirikan perusahaan joint venture untuk memperbaharui lagi dan memperluas fasilitas yang dibangun Soviet di Cienfuegos yang telah dilupakan sejak dimulai pada 1990an, ketika bantuan Soviet ke Cuba berakhir.

Berdasarkan JV Venezuela-Cuba pertama, kapasitas dari kilang awalnya naik 65,000 b/d. Kilang Cienfuegos yang di up-grade dibuka pada akhir 2007 dan memulai pengoperasian pada bulan Januari.

Kilang Cienfuegos diharapkan akan berakhir 2008 dengan produksi 20 juta bbl bahan bakar, menurut wakil direktur, Raul Perez, yang mengatakan rencana untuk kilang minyak yang mempertimbangkan produksi 19.4 juta bbl untuk tahun ini.

Cuba mengimpor 100,000 b/d dari Venezuela pada minyak dan produk berdasarkan kondisi keuangan yang khusus itu termasuk barter untuk barang-barang Cuba atau service seperti dokter, guru dan pelatih olahraga.

Sumber: www.ogj.com