Indonesia has approved a plan by Chevron Indonesia Co. to develop natural gas reserves in five offshore fields in Makassar Strait, including Gendalo, Maha, Gandang, Gehem, and Ranggas.

Pembahasan – Budhi, Swastioko (Singgar Mulia)

Selamat datang era deepwater drilling di Indonesia…..

LOS ANGELES, Sept. 8 — Indonesia has approved a plan by Chevron Indonesia Co. to develop natural gas reserves in five offshore fields in Makassar Strait, including Gendalo, Maha, Gandang, Gehem, and Ranggas.

‘The government has approved the POD [plan of development], and the company may now start operations,’ said Evita H. Legowo, director general for oil and gas at the ministry for energy and mineral resources.

Gendalo, Maha, and Gendang fields form part of the Ganal Block concession operated by Chevron Ganal Ltd., while Ranggas and Gehem fields are on the Rapak Block operated by contractor Chevron Rapak Ltd.

According to a statement released by the ministry, Chevron is required to file a report with the ministry’s directorate general of oil and gas on progress once every 6 months.

The ministry also said Chevron is required to file any changes it might undertake in its development scenario, back-up plans, production levels, or investment costs.

‘This will be the country’s first deep-sea drilling project,’ said Edy Hermantoro, upstream director at the ministry, who added that parts of the fields lay in concession areas operated separately by Chevron and Eni SPA.

Without elaborating, Edy said the POD in the area will ‘integrate and involve both companies.’

Tanggapan 1 – Awaluddin Berwanto

Indonesia harus segera menuju era deepwater..kalau nggak bakalan makin tertinggal dengan negara tetangga yg sdh sibuk adventure ke deepwater…termasuk merubah struktur organisasi perusahaan milik negaranya agar lebih luwes untuk bermain di deepwater.

‘Conquer the depth, secure the barrel…lets get it done’.

Tanggapan 2 – erickson jhon

Sekarang sepertinya udah mulai era deepwater….Kebetulan saya sedang nanganin deepwater drilling untuk Talisman Indonesia yang tergabung dalam konsorsium dengan 5 perusahaan lainnya untuk explore selat makasar…tahun depan mulai ngebor….

Tanggapan 3 – Crootth Crootth

Pak Awaluddin

Bukankah di Selat Makassar ini ada 5 Multinational Company yang segera main main di deepwater??

Semoga ini sukses, sehingga bisa membuat DPR tidak banyak omong lagi tentang hal yang diluar kompetensi mereka: oil and gas .

Tanggapan 4 – Awaluddin Berwanto

Mas DAM

Kecuali kalau anggota KMI atau Milis Migas ini banyak yg menjadi anggota DPR. Tertarik jadi Ca-Leg..??

Tanggapan 5 – Crootth Crootth

Melihat situasinya, saya belum tertarik menjadi caleg…

mendingan bekerja sesuai bidang saya, Process Safety Engineering, serta menyelesaikan buku saya yang pertama tentang HAZOP, yang akan saya terbitkan awal tahun depan, semoga…

Tanggapan 6 – Pandu Winarno

Caleg? ada atau tidak nya caleg, ngga ada beda nya, bahkan lebih banyak merugikan.
Bener bang, lebih baik kita berkiprah sesuai bidang masing-masing..
terutama generasi muda, mesti menjadi lokomotif perubahan bangsa, dan itu tidak harus dalam bidang politik.

Btw, ada ngga ya buku ekonomi energi dalam bahasa Indonesia?
saya lagi cari nih

Tanggapan 7 – Admin Migas

Ada buku bagus mengenai ekonomi energi yaitu ‘Indonesia Energy Outlook & Statistics’ keluaran Pengkajian Energi Universitas Indonesia. Coba hubungi Bpk. Widodo Wahyu Saputra (ada di cc email ini) untuk mendapatkannya.
Kebetulan kalau untuk saya, Pak Widodo mengirimkan hardcopy + CD buku tersebut langsung ke rumah. Thanks prof…

Tanggapan 8 – rahmat ardiansyah

Bang DAM, tetapi para politisi itu kan punya staf ahli. Saya pernah liat TV, mereka bayar mahal loh untuk para penasehat ini. Gawat juga kalo DPR/politisi semuanya ngawur ya………
Mohon dikoreksi kalau salah.

Terima kasih,

Tanggapan 9 – erickson jhon

Pak DAM,

Ada 7 sebenarnya…..6 perusahaan tergabung dalam satu konsorsium….Exxon memilih sendiri..Exxon mungkin mulai drilling awal tahun ini…
sedangkan kita yang bagian dari konsorsium baru mulai akhir tahun 2009.

Tanggapan 10 – I Gede, Sudarka (Istech)

Sebetulnya MOI atau sekarang EXXON/MOI sudah lama explorasi di daerah selat Makasar.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia pembahasan bulan September 2008 ini dapat dilihat dalam file berikut: