Design pressure ditentukan oleh komponen terlemah di system tersebut, bisa aja di pipa, fitting, flange connection (including bolting & gasket), inline component (valve, instrument), weld connection, equipment (pump, tank), apakah ada safety devices, dll, dengan mempertimbangkan allowance untuk korosi, threading/grooving dan mechanical allowance lainnya, juga perlu dipertimbangkan derating material strength gara2 peningkatan temperatur, apakah ada kemungkinan terjadi occasional over pressure (liquid hammering, surge pressure, blockage), atau malah vaccuum pressure. Cek juga, selain hoop stress, apakah ada stress lain yang terjadi, misalnya bending stress, torsional stress, dll. Kemudian apakah bebannya nanti statik atau cyclic, untuk penentuan fatigue life dari material ybs. Kalo secara internal udah ok, cek juga external hazzard-nya (angin, gempa, third party), dll.

Tanya – Tengku Syahdilan

Rekan2 Yth,

Mungkin ada yg bisa membantu saya untuk mengerti hal yg terjadi di kasus berikut ini:
Pipeline 6′ Sch 40 A106 Gr B dgn t=0.280 inch digunakan untuk Loading dari Tanker ke Tanki. Trial Discharge Pump di Tanki adalah 100 Psi dengan kapasitas 200 m3/h. Client tidak memberi Referensi bahwa System ini akan dioperasikan pada Pressure berapa, sehingga saya bingung dalam menentukan Design Pressurenya. Kalau dihitung berdasarkan rumus di ASME B31.4 yaitu P= 2t x(Sy x E x F)/Do maka didapatkan Internal design Pressurenya sangat besar yaitu 2130 Psi. Apakah hal ini mungkin terjadi?
Mohon pencerahan dari rekan2 yang sudah berpengalaman.
Terima kasih.

Tanggapan 1 – Crootth Crootth

Info nya kurang..

Pompa nya pompa type apa? ada Performance Curve nya tak? Maunya di tujuan (tanker?) tekanannya berapa?

Tanggapan 2 – Yose Ishak

Coba pakai tabel ini sebagai acuan.

Tanggapan 3 – Anshori Budiono

Pak Tengku,

Kalau Client tidak memberi referensi systemnya akan bekerja pada pressure berapa, adalah kewajiban kontraktor atau konsultan untuk menghitung system tersebut akan bekerja pada pressure berapa.

Menentukan operating pressure and design pressure suatu sistem hendaknya dengan analisis sistem secara proses, bukan secara mekanik seperti yang pak Tengku paparkan di bawah.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia dapat dilihat dalam file berikut: