Select Page

Hydrant adalah static equipment dan umumnya adalah Mass Product. Test Certificate dari manufacture saya pikir sudah cuku. Selain itu saya belum pernah tahu jika per-single hydrant harus ada performance test-nya dgn pencatatan performance curve -nya segala. Saya pikir itu tdk umum. Generally, Performance test-nya adalah adalah commissioning per system (not only hydrant, but include Hydraulic System with its component such as FW line, FW Reservoir/Storage Tank, Fire Pump, Fitting & Valve) e.g Ditest jangkauan tembak water dari Monitor ke target, Hose (Reel), Deluge system (sprinkler), Water protection coverage for equipment or area, water consumtion time (from storage)..dll.

Tanya – Nuklindana Darma@tokiomarine

Rekan2 sekalian,

Mohon informasi ttg bagaimana step2 pelaksanaan hydrant performance test, data apa saja yg hrs diambil dan bagaimana cara pengolahan datanya.

Kalau ada link/material yg relevan boleh juga disharing.

Tanggapan 1 – Alvin Alfiyansyah

Mas/Mbak Nuklin,

Kalo mau secara umum dan panduan asli Indonesia, bisa merujuk ke Instruksi Menteri Tenaga Kerja No. Ins.11/M/BW/1997 ttg Pengawasan Khusus K3 Penanggulangan Kebakaran, disitu lengkap dengan contoh form pengujian dan data2 performance yg mesti diambil. Kalo mau versi Amrik bisa merujuk ke NFPA 25 dan 291 utk fire water dan hydrant system.

Secara umum dilakukan performance test per tahun. Maaf, ada detail log2 hasil performance test tersebut lengkap dengan data2 yg diambil yg tidak dapat saya sharing karena property rights. Selain itu biasanya ada weekly inspection, monthly load testing dan setelah digunakan yang dilakukan sebagai uji tambahan pada fire pump. Data tersebut divalidasi apakah coverage curve-nya masih sesuai dengan kondisi normal dan awal designnya. Sedikit gambaran saja, CMIIW.

Semoga membantu.

Tanggapan 2 – Akh. Munawir

SNI 03-6 382-2000 Spesifikasi hidran kebakaran tabung basah, secara specific memberikan penjelasan ttg pengujian hydrant.

Tanggapan 3 – firza subchan

Dear Bung Nuklin,

Kalo gak salah saya performance test itu utk fire pump, bkn spesifik utk pillar hydrant nya.
Performance test pd fire pump dilakukan utk mengetahui karakteristik fire pump secara aktual.

Data yg diambil adalah Flow & Pressure biasanya pada titik Pillar Hydrant terjauh (atau yg direkomendasikan).

Lalu dibuat kurva karakter berdasarkan kapasitas head pompa (kalo tidak salah mulai dr 50% – 150%) & dibandingkan dgn Performance curve fire pump dr vendor atau saat commissioning.

Jika kurva nya jauh berbeda dr Kurva awal (standard utk deviasi nya saya msh blm jelas), disarankan utk mengganti fire pump, krn mgkn sdh deteriorate / tdk optimal lg utk digunakan.

Disarankan utk dilakukan setidaknya 1 th sekali. Tp saya msh blm dpt data pasti kapan performance test mulai dilakukan, krn ada yg bilang kalo Pompa hydrant baru dipasang kurang dr 5 th, blm perlu performance test.

Tapi harus hati2 jg, krn saya ada pengalaman dgn klien (Power plant yg areal nya cukup luas) yg tdk bisa melaksanakan Performance test pd fire pump krn ditakutkan pipa hydrant akan pecah, jika hanya 1 pillar hydrant yg dibuka .

Berikut saya kirimkan dokumen yg berhubungan jg,
Semoga dpt membantu

Tanggapan 4 – Nuklindana Darma@tokiomarine

Mas alvin dan Mas munawir,

thanks atas informasinya.

Udah saya cek

di SNI 03-6 382-2000 tidak menyinggung masalah uji performance yg ada uji mekanis,hidrostatik & tekanan hidran di Menteri Tenaga Kerja No. Ins.11/M/BW/1997 tidak menyinggung bagaimana data yg diambil dihubungkan dgn curve performance.

Saya jg membaca fire protection handbook & FM global (mgkn krn keterbatasan english sy) sampai sekarang blm bs menyimpulkan bagaimana step by step to conduct performance test…

Tanggapan 5 – Akh. Munawir

Hydrant adalah static equipment dan umumnya adalah Mass Product. Test Certificate dari manufacture saya pikir sudah cuku. Selain itu saya belum pernah tahu jika per-single hydrant harus ada performance test-nya dgn pencatatan performance curve -nya segala. Saya pikir itu tdk umum.

Generally, Performance test-nya adalah adalah commissioning per system (not only hydrant, but include Hydraulic System with its component such as FW line, FW Reservoir/Storage Tank, Fire Pump, Fitting & Valve) e.g Ditest jangkauan tembak water dari Monitor ke target, Hose (Reel), Deluge system (sprinkler), Water protection coverage for equipment or area, water consumtion time (from storage)..dll.

That’s my opinion.

Tanggapan 6 – Alvin Alfiyansyah

Mas/Mbak Nuklin,

Yakin nich, masak sich ngga ada hubungannya ?

Wong disitu contoh form spesifikasi hydrant yg bersambung dengan hasil percobaan unit pompa dan operasional hydrant ada semua terutama jika hendak diverifikasi Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Pemadam setempat. Memang tidak tertulis secara explisit bagaimana cara mengujinya satu persatu, coba lihat di bagian IV.Pemeriksaan dan Pengujian kemudian di item 8. g dan h.
Tapi bila lihat detail contoh form dalam peraturan tersebut akan terangkum adanya hubungan dengan uji pompanya itu sendiri. Sekalian saya menyarankan dengan melihat curve tersebut apalagi kalo pompanya sudah sangat lama dan saran ini sih explisit terangkum dalam guideline internal Chevron bukan dalam aturan lain (berapa rpm, berapa gpm dan berapa net pressure di masing2 point dan nozzle), walau benang merah form spesifikasi hydrant dengan form pengujian pompa dan hydrant terangkum hanya secara implisit satu sama lain dalam peraturan tersebut.

Dibawah adalah perbedaan secara umum annual dan monthly inspection/services hanya kalo utk sertifikasi hydran harus lebih lengkap daripada ini step by step lengkapnya, saya yakin hal2 tambahan yg dijelaskan Mas Munawir sudah layak jika untuk keperluan sertifikasi hydran.

The monthly fire hydrant inspection includes these steps:

a) Verify that access to the hydrant is clear and free of obstacles.

b) Verify that the hydrant and valves are not damaged.

c) Check that the valves open easily.

d) Check that the hydrant is not leaking.

e) Verify that thread protector caps are in place. Twist the caps to be sure they are not frozen and are lubricated as necessary.

f) Check that the spanner wrench is on the center valve.

g) Note and follow up on repairs immediately.

h) Record the inspection on the Fire Hydrants Service Checklist

The annual fire hydrant service includes these steps:

a) Review all monthly inspection items.

b) Flush the hydrant out.

c) Perform a pressure test for static pressure and tightness.

d) Lubricate all moving parts.

e) Check packing.

f) Record the inspection on the Fire Hydrants Service Checklist

Ada link menarik yg mungkin berguna :

http://www.fesa.wa.gov.au/internet/upload/-1507811309/docs/Hydrant_Test_Procedure_Manual_Apr-06.pdf

Contoh performance test dari vendor : https://www.rkb.us/download.cfm?id=2478.

Share This