Select Page

Menteri Perminyakan Iraq telah meluncurkan serangkaian penawaran kedua untuk mengembangkan beberapa dari lahan gas dan minyaknya, yang mengharapkan untuk menambah sebanyak 2.5 juta b/d dari kapasitas produksi minyak.

Penulis : Eric Watkins

Menteri Perminyakan Iraq telah meluncurkan serangkaian penawaran kedua untuk mengembangkan beberapa dari lahan gas dan minyaknya, yang mengharapkan untuk menambah sebanyak 2.5 juta b/d dari kapasitas produksi minyak.

“Dalam rangkaian penawaran ini, 11 grup dari lahan masuk,” kata Menteri Perminyakan Hussein Al Shahristani. Rangkaian lisensi kedua termasuk greenfields yang artinya ditemukan tetapi tidak dikembangkan, dan lahan dari rangkaian lisensi pertama yang akan dipilih untuk keikutsertaan di rangkaian penawaran kedua.

Menteri mengatakan kondisi untuk perusahaan baru yang ingin menjadi qualified untuk serangkaian penawaran kedua akan diumumkan pada 4 Januari 2009.

Lahan dalam penawaran meliputi lahan-lahan minyak Majnoon dan West Qurna Phase 2, yang sanggup lebih dari 12 milyar bbl cadangan, menurut menteri, dan juga lahan gas Siba, semuanya di wilayah Basra.

Lahan lainnya yang sedang ditenderkan adalah Halfaya di provinsi Missan; Gharraf di provinsi Thi Qar; Kifl, West Kifl, dan Merjan di provinsi Najaf dan Kerbala; Badrah di Wasit; East Baghdad; Qayara dan Najmah di provinsi Nineveh; dan Qamar, Gallabiyat, Naudoman, serta Khashm Al Ahmar di provinsi Diyala.

Kontrak untuk rangkaian penawaran kedua diharapkan akan ditandatangani pada akhir tahun 2009 dan akan menjadi service agreements. Iraq mengumumkan serangkaian lisensi pertama pada akhir Juni, yang menawarkan delapan lahan gas dan minyak untuk 35 perusahaan internasional prequalified.

Sumber: www.ogj.com

Share This