Pajak tidak memandang anda kerja dimana. Di dunia industri manapun, standard pajak penghasilan sama : 1. berapa pajak anda setahun: let’s say Rp. W,-; 2. bonus/gaji tidak tetap: Rp. X,-; 3. Remunerasi lain: Rp. Y,-; 4. total: Rp. Z = Rp. W + Rp. X + Rp. Y; 5. dari total no. 4 diatas kemudian dikurangi PTKP (pendapatan tidak kena pajak): Rp. 13,200,000 (mulai tahun depan jadi Rp. 15,600,000). dari sinilah dimulai perhitungan pajak; 6. perhitungan gaji setahun dengan urutan sbb: 6.1. dari point no 5 diatas, kelipatan 25 juta pertama dipotong pajak 5%; 6.2. sisa dari point 6.1. diatas, kelipatan 25 juta pertama dipotong pajak 10%; 6.3. sisa dari point 6.2. diatas, kelipatan 50 juta pertama dipotong pajak 15%; 6.4. sisa dari point 6.3. diatas, kelipatan 100juta pertama dipotong pajak 25%; 6.5. sisa dari point 6.4. diatas, sisanya dari point no. 5 dipotong pajak 35%.
Hasil penjumlahan dari point 6 diatas, adalah pajak penghasilan Anda setahun yang harus dibayar ke negara.

Tanya – Kautsar Amru

Dear rekan-rekan migas,

Mungkin ada yg bisa share breakdown dari pajak penghasilan yg harus kita bayar dari gaji bulanan kita??…Gimana rules atau klasifikasinya?? [Indonesia region aja ya…].

Curious and pengen tau kok tiba2 dipotong segini itu angka ajaib dari mana ya??

NB : Sudah coba searching sendiri ke pajak.go.id dan mempelajari PPh pasal 21. Ngobrol2 dengan pihak HRD payroll kok masih belum nyambung explanation dan logikaku dng PPh pasal 21 ya.. [salah pasal atau salah tafsir ya aku….. Jadi bingung masalah bgmn memotivasi diri kalo ingin berprestasi dan dapat gaji gede, tapi kok ternyata pajak-nya juga gede hehe…..Apa anggap aja itu shadaqoh, dan amal sholeh aja ya 🙂 -hehe management ikhlas. Alhamdulillaah-].

Tanggapan 1- Basuki NLN

Pak Kautsar Amru,

Ini saya dapat dari milist sebelah simulasi perhitungan pajak 2008 dan rencana 2009.

Semoga bermanfaat.

Tanggapan 2 – donny rico m

Dear pa Amru,

Kalau boleh tau kerja dimana pak? kok tidak ada breakdown pajaknya?

He..he..bercanda pak.

Sebenarnya pajak tidak memandang anda kerja dimana. di dunia industri manapun, standard pajak penghasilan sama.

Idealnya gini:

1. berapa pajak anda setahun: let’s say Rp. W,-

2. bonus/gaji tidak tetap: Rp. X,-

3. Remunerasi lain: Rp. Y,-

4. total: Rp. Z = Rp. W + Rp. X + Rp. Y

5. dari total no. 4 diatas kemudian dikurangi PTKP (pendapatan tidak kena pajak): Rp. 13,200,000 (mulai tahun depan jadi Rp. 15,600,000). dari sinilah dimulai perhitungan pajak.

6. perhitungan gaji setahun dengan urutan sbb:

6.1. dari point no 5 diatas, kelipatan 25 juta pertama dipotong pajak 5%

6.2. sisa dari point 6.1. diatas, kelipatan 25 juta pertama dipotong pajak 10%

6.3. sisa dari point 6.2. diatas, kelipatan 50 juta pertama dipotong pajak 15%

6.4. sisa dari point 6.3. diatas, kelipatan 100juta pertama dipotong pajak 25%

6.5. sisa dari point 6.4. diatas, sisanya dari point no. 5 dipotong pajak 35%

Hasil penjumlahan dari point 6 diatas, adalah pajak penghasilan Anda setahun yang harus dibayar ke negara.

Sebagai informasi, semua pendapatan yang dianggap income untuk Anda (mungkin termasuk tunjangan kesehatan, jabatan, transportasi, THR, bonus, dll) dihitung terlebih dahulu sebagai satu nilai.

Semoga membantu. ngomong2, baru dapat THR yah pak? soalnya ada pemotongan 2x pajak penghasilan dengan perhitungan seperti diatas. semoga membantu. mungkin rekan2 lain ada yang lebih bisa membantu.

Tanggapan 3 – Akh. Munawir

Pak Donny,

Selama ini sih saya ‘pasrah’ aja dipotong pajak tanpa mengkritisi breakdown-nya, tetapi setelah membaca break down ini, jd ‘tergelitik’ ingin melanjutkan pertanyaan, Bagaimana perhitungannya untuk yg sdh berkeluarga dgn 1 istri (tdk bekerja) + X anak.

Walau kumpeni beberapa kali memberikan presentasi tp tetep aja ga Ngeh..krn lelet 🙂
Terima kasih pencerahannya pak Donny,

Tanggapan 4 – donny rico m

Pa Munawir,

Itu nanti masuknya ke perhitungan PTKP nya. anda yang belum nikah akan berstatus S/0. artinya single and 0 child. nilainya sebesar Rp. 13,200,000. tapi ketika anda menikah, status anda akan M/0. married and 0 child. Itu akan bertambah Rp. 1,200,000 dari status sebelumnya. begitu anda mempunyai anak, status anda akan M/1. married and 1 child. PTKP anda sekarang jadi Rp. 15,600,000. begitu juga akan bertambah jika anda mempunyai lebih dari 1 anak.

So what? so..pajak penghasilan Anda yang harus anda bayar akan bertambah kecil. jadi penghasilan Anda semakin besar…jadi..mending punya anak banyak2 dong? ga gitu pak. cuma sampai anak ke-3 (mohon koreksi rekan2 dari pajak) yang bisa menambah PTKP.

Yang lebih membawa angin segar adalah jika Anda punya NPWP. Karena persentase pajak penghasilan 5% dan seterusnya dari email yang pertama saya, akan lebih mencakup range yang lebih besar di depan dan seterusnya. Kalau tidak salah (rekan-rekan pajak masih perlu dibantu lagi nih saya), 5% pertama adalah kelipatan 50juta pertama. kemudian 7,5% untuk untuk kelipatan 50 juta kedua, dll yang akhirnya kita mendapatkan penghasilan yang lebih besar setelah dipotong pajak dibandingkan dengan menggunakan pajak penghasilan dnegan kondisi tanpa NPWP.

Semoga membantu.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia ini dapat dilihat dalam file berikut: