Bagimana jika ada permasalahan rejection tinggi diatas 20% dengan latar belakang : Finansial subcontactor sudah senin kamis alias tersendat mereka perusahaan baru tools kurang sedangkan karyawan banyak pada dasarnya welder mereka memiliki skil yang bagus kualitas argon tidak 97-99 % seperti prosedure.

Tanya – adjie prahara

Bagimana jika ada permasalahan rejection tinggi diatas 20% dengan latar belakang :

Finansial subcontactor sudah senin kamis alias tersendat mereka perusahaan baru tools kurang sedangkan karyawan banyak pada dasarnya welder mereka memiliki skil yang bagus kualitas argon tidak 97-99 % seperti prosedure.

Tanggapan 1 – abdi raja

Kenapa financial subcontractor senin kamis ?

1. mungkin invoice mereka belum atau terlambat di bayar

atau mereka tidak punya uang atau ada masalah internal keuangan yang mempengaruhi kinerja subcontractor .

Jawaban di atas:

1.main contractor seharusnya membayar dulu invoice dari subcontractor supaya mereka bisa bernapas.tentu harus mengikuti schedule pembayaran yang telah tertera di dalam contract.
2.ini memang masalah sulit.apalagi ini perusahaan baru,mestinya di awal sewaktu mereka mengajukan penawaran,pihak main contractor harus sudah memperifikasi perusahaan ini.bisa juga meminta daftar pembayaran pajak mereka atau melakukan cross check kepihak lain dimana dulu si subcontractor mendapatkan pekerjaan.dari situ mungkin kita bisa mendapat kesimpulan kemampuan mereka.

Dari pengalaman saya, sering pihak main contractor terpikat dengan pengajuan harga yang rendah dari subcontractor, dan dampaknya akan terasa beberapa lama kemudian seperti : tidak bisa membeli consumable welding dan equipment lainnya. Bahkan membayar welder nya pun mereka sudah sesak napas. Tapi ada juga pihak subcontractor yang nakal, maksudnya boss nya, sehingga uang lari entah kemana.

Saran saya: perkecil dulu volume kerja subcontractor nya, anda bisa estimasi dari pekerjaan dan persediaan equipment mereka.mungkin akan ada pengurangan welder namun itu tidak dapat di hindari. Hal tersebut di atas akan berpengaruh terhadap progress project, sehingga langkah selanjutnya adalah mencari subcontractor ke dua.dan welder2 yang di PHK akan dapat bergabung dengan subcontractor ke dua.
Kalau ini menjadi masalah, sebaiknya pihak main contractor mengerjakan sendiri projectnya.