Select Page

Ceptrum adalah spektrumnya spektrum. Secara lebih teliti ceptrum adalah spektrum dari logaritmik spektrum. Seperti halnya spektrum yang ‘hanya’ powerfull untuk sinyal yang berulang, maka ceptrum ‘hanya’ powerfull untuk sinyal yang spektrumnya berulang (memiliki banyak harmonik).

Tanya – hogeng_julianto

Halo Ibu, Bapak dan Saudara.

Dalam kesempatan ini, saya ingin menanyakan, apakah di antara Ibu,
Bapak dan Saudara pernah mendengar istilah Cepstrum Alanysis untuk
mengidentifikasi kerusakan rotating machinery seperti rolling element
bearing dan gear faults damage.
Apakah ada buku referensi untuk mempelajarinya ?

Tanggapan 1 – Dwi A.S. Utomo

Pak Hogeng,

Apa betul Cepstrum Alanysis?

Apa bukan Spectrum Analysis?

Tapi saya sama sekali nggak nguasain rotating equipment sih…

Tanggapan 2 – julianto hogeng

Iya benar, cepstrum analysis.

Jadi, untuk menganalisis suatu permesinan yang cukup kompleks, misalkan gearbox dengan menggunakan metode analisis spektrum getaran mengalami kesulitan karena frekuensi sidebands yang cukup banyak dan membingungkan serta timbul frekuensi-frekuensi harmoniknya. Dan digunakanlah metode cepstrum analysis ini.
Cuma saya masih belum tau bagaimana cara mengidentifikasinya.
dan saya butuh informasi Ibu, Bapak dan Saudara/i mengenai cepstrum analysis. Karena saya sedang tugas akhir mengenai vibration di rotating machinery, dan mengalami kendala saat menganalisis spektrum getaran yang muncul.

Tanggapan 3 – Puji Harjono

Pak Julianto,

Share aja pak,

Di salah satu alat analyser keluaran B&K Vibro, ada fasilitas cepstrum ini pak. perhitungannya berdasarkan dari spectrum tersebut. dimana satuannya adalah dB dan ms. Saya sendiri jarang menggunakan fasilitas tersebut. Bagi saya lebih enak menganalisa dari spectrumnya saja pak.

terima kasih

Tanggapan 4 – Sigit kumoro bekti

Salam kenal Pak Hogeng, beberapa metode deteksi juga menggunakan cepstrum Anlysis, buku referensi yang saya kumpulkan juga tidak banyak yang membahas ini, tetapi pada dasarnya Cepstrum juga meng-adopsi metode spectrum analysis (FFT)… (lihat saja susunan katanya Cepstrum diambil dari kata Spectrum yang dibalik pada 4 huruf pertama) Seingat saya, Pada cepstrum nilai amplitudo akan dijadikan logaritmic (dB).. biasanya kalo muncul fault pada harmonic ke-sekian (Pada spektrum dan indikasi kerusakan gear atau bearing) kita biasanya tidak banyak perhatian karena nilai nya kecil. tetapi kalo mengunakan dB (log) maka akan keliatan tinggi ini yang dijadikan acuan untuk melihat seberapa besar tingkat kerusakan yg dilakukan periodik sampling pada mesin..

Jadi kelihatan jelas kalo ada forcing frequency dari rolling elemner brg atau gear yang tidak terlihat pada spektra.. biasanya akan tlihat dgn jelas forcing frequency dan side bandsnya.. bisa dicoba koq Pak.. mungkin tinggal diganti aja amplitude linear dengan log.

Semoga membantu

Tanggapan 5 – Zainal Abidin

Pak Hugeng Yth,

Ceptrum adalah spektrumnya spektrum. Secara lebih teliti
ceptrum adalah spektrum dari logaritmik spektrum.

Seperti halnya spektrum yang ‘hanya’ powerfull untuk sinyal
yang berulang, maka ceptrum ‘hanya’ powerfull untuk sinyal
yang spektrumnya berulang (memiliki banyak harmonik).

Berikut ekivalensi antara ceptrum dan spektrum:

Ceptrum <====> Spectrum

Quefrency <====> Frequency

Rahmonics <====> Harmonics

Gamnitude <====> Magnitude

Kegunaan: untuk deteksi sinyal yang spektrumnya memiliki
banyak harmonik atau sideband.

Apa keuntungannya?

1. Meminimalkan kesalahan pemilihan titik ukur. Karena
ceptrum tidak terlalu sensitif terhadap posisi titik ukur.
2. Untuk sinyal spektrum yang banyak memiliki harmonik
atau sideband, ceptrum jauh lebih mudah karena untuk
ceptrum dari sinyal ini lebih sedikit mengandung
harmonics.

Semoga berguna,

julianto hogeng hogeng_julianto@yahoo.com

Terima kasih penjelasan dari Bapak
Puji Harjono,
Bapak Sigit kumoro bekti dan Bapak Zainal Abidin.

Saya ingin menanyakan beberapa hal. Apakah di Cepstrum analysis tetap
berlaku peta waterfall seperti di spectrum analysis? Apa kekurangan
dari cepstrum getaran tersebut? Dan saya pernah dengar mengenai
wavelet analysis, dan kalau boleh saya tahu, itu metode apa ya pak?

apa kiranya buku referensi yang cocok yang dipakai untuk cepstrum analysis?

Terima kasih.

Zainal Abidin za@dynamic.pauir.itb.ac.id

Pak Julianto Hogeng,

Seperti halnya spektrum bisa dikembangkan
menjadi peta waterfall, ceptrum juga bisa
dikembangkan menjadi peta waterfall ceptrum.
Namun, saya tidak tahu apakah di peralatan B&K
fasilitas ini sudah disediakan. Kalau Pak Hogeng
mau mengolah data getaran yang diukur dalam
software, Matlab misalnya, maka peta waterfall
ceptrum dengan mudah dapat diperoleh, wong
tinggal nyusun ceptrum dari beberapa kecepatan
putar saja kok repot2 🙂

Apa kekurangan ceptrum? Seperti halnya spektrum
yang ‘hanya’ cocok untuk sinyal yang periodik, ceptrum
‘hanya’ cocok untuk spektrum yang memiliki banyak
harmonik/sideband. Apa kekurangan peta waterfall
ceptrum? Kalau fasilitas tidak disediakan maka ngolah
datanya buaanyak menghabiskan waktu.

Wavelet analysis sangat cocok untuk menemukan sinyal
yang terkubur dalam noise (ini kata para ahli sinyal
processing). Kalau menurut saya (yang bukan ahli lho),
wavelet dalam bidang getaran sangat penting untuk
mengolah sinyal transien. Gampangnya gini, coba saja
cari spektrum dari sinyal swept sine (sinus yang amplitudonya
tetap tapi frekuensinya berubah). Nanti kan dapatnya
spektrum dengan 1 komponen yang puncaknya mengalami
smearing (gunungnya gemuk). Kalau pakai wavelet maka
kondisinya akan ‘ceto welo-welo’ 🙂

Mau contoh praktis? Coba kita ukur getaran mesin yang
mengalami unbalance tetapi kecepatannya naik turun
secara cepat (misal antara 2900 sd 3000 rpm). Kalau
sinyal ini kita spektrumkan maka sulit bagi kita untuk
mendeteksi bahwa kecepatannya berubah
dengan cepat. Dengan wavelet? ‘cueeeeto buangeeet’ 🙂

Coba download contoh aplikasi wavelet berikut:
http://www.istanbul.edu.tr/eng/ee/jeee/main/pages/issues/is81/81012.pdf

Share This