Untuk HJP, sekarang cenderung untuk pakai Completion dual string/tubing sementara sumur2 di Indonesia mostly menggunakan single string completion (kecuali menggunakan gas lift,dimana gas injected melalui casing/annulus dan product crude oil akan lifted melalui tubing). Hal ini akan berakibat pada saat installasi mesti adanya peralatan2 seperti BOP Dual String, Dual Tubing Hanger, Dual Tubing Slip kombinasi Tubing ukuran tertentu (2 7/8′ & 2 3/8′).

Pengadaan Alat2 ini agak sulit dan Mungkin disini faktor pembengkak budget awal installasinya.

Tanya – Eko Prasetyo

Dear Experts,

Saya mau tanya serius nih (banget-banget-banget, kebangetan deh kalo gak dijawab).

Apa para experts ada yang berpengelaman dalam menginstall dan mengaplikasikan Hydraulic Pump (Power Fluid System) ato Piston Hydraulic Pump (PHP) untuk sistem artificial lift?

Kalo iya, apakah ada supplier pompa dan spesialis yang bisa direferensikan? Lalu berapa kira-kira biaya untuk first installation (downhole n surface) untuk 5 sumur, masing-masing 1200 BFPD ?

Thanks atas pencerahannya,

Tanggapan 1 – Joko Mulyono

Saya sedang meng-instal Hydraulic Jet Pump (HJP). Untuk biaya set up tergantung responsibility pembagian peralatan yg akan disediakan oleh user dan vendornya. Mengingat teknologi ini menggunakan tekanan tinggi maka perencanaan pembangunan surface line dan persiapan sumur harus akurat.

Tanggapan 2 – Deny Breigg

Pak Joko sedang Install HJP dimana pak?

Mau Menambahkan,

Untuk HJP, Skrg cenderung utk pakai Completion dual string/tubing sementara sumur2 di indonesia mostly menggunakan single string completion (kecuali menggunakan gas lift,dimana gas injected melalui casing/annulus dan product crude oil akan lifted melalui tubing).

Hal ini akan berakibat pd saat installasi mesti adanya peralatan2 seperti BOP Dual String, Dual Tubing Hanger, Dual Tubing Slip kombinasi Tubing ukuran tertentu (2 7/8′ & 2 3/8′).

Pengadaan Alat2 ini agak sulit dan Mungkin disini faktor pembengkak budget awal installasinya.

Back To Topic,

Mas Eko,saya sarankan utk mencari info/diskusi dengan orang Medco E&P Sembakung di lapangan mrk populasi HJP sudah sangat banyak (40 lebih).

Dan di beberapa lokasi mereka juga melakukan Paralel 5 sumur menggunakan 1 pompa (sangat optimal).

Silahkan diskusi lebih lanjut dengan saya,jika ada yg bisa saya bantu utk selanjutnya.

Tanggapan 3 – Muiz, Amrullah@talisman-energy

Pak Eko…bisa hubungi saya lewat JAPRI amuiz@talisman-energy.com atau HP 08163288269.

Insya Allah saya bisa bantu.

Tanggapan 4 – Ario Pradana

Pak Eko,

Mungkin bisa menghubungi teman saya, namanya eko jg… di 021-71209856 / 085935039999

Dia punya pump bagus pak, tanpa impeler dan tahan banting jg pak….

jd promosi niy…. hehehe….

Smoga bisa membantu….

Tanggapan 5 – Joko Mulyono

Pak Deny dan Mas Eko,..ikutan sharing lagiSaya sedang melakukan instal tetapi tepatnya uji coba HJP dengan Single String dengan metode pembayaran No Cure No Pay di lapangan Jawa. Benar sekali Pak Deny, investasi teknologi HJP memang besar di awal set up. Selain surface line facilities, tools untuk dual string sangat langka di tanah air. Saat ini saya dibantu oleh 2 teknisi HJP senior (experience lapangan > 12 tahun) dari Sembakung yang menangani instalasinya. Berita dari bapak2 ini, memang kebanyakan HJP di Sembakung di design dengan dual string. Sebagian besar berhasil. Bahkan ada sumur HJP yang sejak tahun 1983 tidak pernah dicabut tubingnya.

Saran saya untuk Pak Eko dalam membuat anggaran instalasi HJP ini adalah mengetahui detil alat2 apa saja yang mesti diadakan oleh user maupun vendor. Jika 100% diadakan oleh vendor maka nilai kontrak akan besar sekali. Untuk diskusi japri bisa ke e-mail maupun 081322662296. Semoga membantu.

Tanggapan 6 – Deny Breigg

Pak Joko,

Sedikit masukan,

(Sebenarnya kl sudah bilang bpk sdg bersama 2 teknisi HJP dr Sembakung,saya lgs angkat topi pak. Mereka memang Proffesornya :p.

Saya Banyak belajar dr mereka) Tp since mrk familiar dgn Double string,mesti hati2 juga pak. Single String lebih ringkih dan risky..

Pd Prinsipnya Sistem Single String,menggunakan Tubing as Injection Fluid dan Casing/Annulus sbg Return/Production Flow (Power Fluid + Crude Oil + Gas).

Disini mesti hati2, Make sure semua equipment working properly.

Surface facility :

– Check System di Vessel skid tdk ada yg failed (mostly di PCV)

– Check Plunger dlm keadaan tdk ada leakage (pengaruhnya ke Power utk inject fluidnya)

– Make Sure utk tutup dulu system Cyclone (yg diantara Power fluid vessel dan Separator Vessel)

SubSurface Facility :

– Make sure Casing can hold up pressure (up to 200-500 Psi).

– Make sure kombinasi Nozzle and Throat nya tepat (utk awal gunakan kombinasi besar,kl ga salah pake B. Bisa di RUN pakai Program National Oilwell. Saya msh punya :p)

– Krn single string make sure Standing Valve really seat on, Dan

Lakukan Test pressure pakai Dummy BHA.

Wah,jd kangen balik lagi ke Dunia Completion…Hehehe.

Salam utk Proffesor2 dr Sembakung pak.

Buat Pak Eko, Saya siap membantu share info2 equipment yg perlu utk installasinya. Rekan2 di lapangan yg pernah saya install msh keep contact dgn saya sampai skrg.