Tokyo Gas Co., yang saat ini mengoperasikan tiga terminal regasification LNG di Jepang, telah memilih coastal city Hitachi di Ibaraki sebagai tempat untuk fasilitas keempat, yang pertama bagi perusahaan dalam 20 tahun.

Penulis : Eric Watkins

Tokyo Gas Co., yang saat ini mengoperasikan tiga terminal regasification LNG di Jepang, telah memilih coastal city Hitachi di Ibaraki sebagai tempat untuk fasilitas keempat, yang pertama bagi perusahaan dalam 20 tahun.

Tokyo Gas, yang mengoperasikan dua fasilitas penerimaan LNG di wilayah Yokohama dan satu di Sodegaura, akan menghabiskan 100 milyar yen pada fasilitas Hitachi, yang akan termasuk dock untuk tanki-tanki, tanki penampungan dan regasification equipment.

Terminal baru dijadwalkan akan memulai pengoperasian pada 2017-18, tapi tidak ada informasi yang dikeluarkan perusahaan dalam ukuran atau sumber penyuplaiannya.

Secara umum, terminal baru diharapkan akan membantu memenuhi pertumbuhan jangka panjang dalam permintaan dari industri karena penjualan gas industrial Tokyo Gas telah dinaikan di rata-rata 7% / tahun sejak 2003-2004 dan saat ini menyanggupi kira-kira 40% dari semua penjualan gasnya.

Lebih tepatnya, keputusan yang diumumkan oleh presiden Tokyo Gas, Mitsunori Torihara—usaha awal berikutnya dari perusahaan untuk meningkatkan suplai gasnya ke wilayah Hitachi.

Pada tahun 2007, Tokyo Gas mengatakan akan menyuplai power station Hitachi Ltd. di kota dengan gas alam dari Juli melalui terminal LNG satelit baru di Ibaraki prefecture—sebuah gerakan yang dimaksud pada perluasan basis pengguna gas alam perusahaan termasuk wilayah yang kekurangan pipeline gas.

Juru bicara Tokyo Gas mengatakan perusahaan akan mengirim LNG ke terminal satelit dengan truk dari terminal LNG utama Sodegaura di perbatasan Chiba prefecture sebelum regasifikasi LNG dan menjualnya di Hitachi.

Tokyo Gas akan menyediakan gas 50,000 ton/tahun untuk power station dan berharap akan double volume dengan mengembangkan customer baru di wilayah, kata juru bicara.

Terminal satelit Ibaraki, yang memiliki tanki 2,400 kl dan tiga 7.5-tonne/hr regasification units adalah terminal LNG satelit perusahaan kedua—juga yang pertama dibangun di Ibaraki pada April 2006, dengan dua tanki 400-kl.

Sumber: www.ogj.com